@hussainyousra_ll: age duita tiktok koren then bad comments kmon lage bujhben🙂i love my fam❤#team71 #tiktokbangladesh #foryoupage #lovebangladesh #tiktokindia_ #Love

❤yousra hussain saima❤
❤yousra hussain saima❤
Open In TikTok:
Region: BD
Thursday 23 April 2020 15:58:29 GMT
12039
500
15
2

Music

Download

Comments

abhi1234saha
Äbhî Śåhâ Øvřó :
আপনি অনেক সুন্দর কি ক্রিম ইউজ করেন বলতে পারেন 😁😁
2020-04-23 17:54:27
8
imranzakir0664
Zakir Imran :
Excellent thanks
2020-04-23 16:03:14
2
nazmul415
Nazmul❤️Monira Akter Moni :
Nice
2020-04-23 16:12:23
2
rashed.haider.201
rashed.haider.2018 :
Looking pretty
2020-04-24 11:35:00
2
simplygirls23
❤️Sweety Borsha❤️ :
সব ভিডিও সুন্দর তোমার
2020-04-25 10:24:54
2
althea_bd
Althea by Mickey :
You looking so beautiful 😍
2020-04-27 09:45:27
2
peligrosa069
Shokh sharif :
tmi joss.. manusher kothay kan dio nah babe
2020-04-28 19:09:55
2
sumon_hossain_
Sumon :
wow
2020-04-23 16:27:35
1
sanjitbasak69
Sanjit Basak :
by the way ''fam''
2020-04-28 21:20:35
1
roseyyy097
luvmin :
plz give a makeup tutorial plz
2020-05-12 21:38:04
1
aariananik
Dr.A. Anik :
ektu besi e cute
2020-05-12 17:10:25
0
prince_muhammad
Prince Muhammad 🇲🇾 :
🙄
2020-05-15 22:03:30
0
To see more videos from user @hussainyousra_ll, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn
Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn

About