@abhayjanjua: #trending #tiktok_india #viral #duet#childrenloved@vermapriya826 @styylish__sumit

Abhay Janjua
Abhay Janjua
Open In TikTok:
Region: IN
Tuesday 23 June 2020 10:20:40 GMT
78
18
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @abhayjanjua, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pengisian Awal Waduk (Initial Impounding) Bendungan Jragung resmi dimulai pada Rabu, 9 September 2026, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Momentum ini menandai dimulainya salah satu tahapan penting setelah perjalanan panjang pembangunan Bendungan Jragung yang telah direncanakan sejak 1976 dan konstruksinya dimulai pada 2020. Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan Bendungan Jragung telah mencapai 96,866%, pekerjaan hidromekanikal dan elektrikal di dalam terowongan akan dilanjutkan setelah proses impounding. Proses pengisian akan dilakukan secara bertahap dan terkontrol dengan mengutamakan keamanan bendungan dan keselamatan masyarakat, serta mempertimbangkan kondisi cuaca, hidrologi, kebutuhan air di wilayah hilir, dan Musim Tanam I (MT I). Selama proses impounding, kondisi bendungan dan instrumentasinya akan terus dipantau dan dievaluasi. Berdasarkan rencana, pengisian hingga mencapai Muka Air Normal (MAN) membutuhkan waktu sekitar 210 hari, dengan tetap menyesuaikan kondisi di lapangan. Pengisian awal ini turut dihadiri oleh Bupati Semarang, perwakilan Direktur Jenderal Sumber Daya Air melalui Kasubdit Bendungan dan Danau Wilayah II, Kepala BBWS Pemali Juana, jajaran unit organisasi dan satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Semarang, Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, para pimpinan perusahaan, kontraktor pelaksana dan konsultan supervisi pembangunan Bendungan Jragung, serta perwakilan masyarakat sekitar Bendungan Jragung. Atas nama BBWS Pemali Juana, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, kerja sama, dan kontribusi dalam pembangunan Bendungan Jragung hingga mencapai tahapan ini. Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kerja bersama yang perlu terus dijaga hingga tahap operasi dan pemeliharaan bendungan nantinya. Dengan kapasitas tampung sekitar 90 juta m³, Bendungan Jragung diharapkan dapat mendukung irigasi seluas 4.528 hektare, penyediaan air baku 1 m³/detik, pengendalian banjir, serta pengembangan energi terbarukan melalui PLTMH 1,4 MW dan PLTS terapung 90,2 MW. Bendungan ini juga memiliki potensi pengembangan kawasan pariwisata yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Melalui tahapan initial impounding ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen memastikan proses pengisian berlangsung aman, terukur, dan sesuai ketentuan teknis, disertai pemantauan terhadap kondisi bendungan dan waduk. Bendungan Jragung diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di wilayah tersebut. @Badan Komunikasi Pemerintah RI @Kementerian PU @Kementerian Sekretariat Negara  #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #PU608 #InitialImpounding #BendunganJragung #JawaTengah
Pengisian Awal Waduk (Initial Impounding) Bendungan Jragung resmi dimulai pada Rabu, 9 September 2026, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Momentum ini menandai dimulainya salah satu tahapan penting setelah perjalanan panjang pembangunan Bendungan Jragung yang telah direncanakan sejak 1976 dan konstruksinya dimulai pada 2020. Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan Bendungan Jragung telah mencapai 96,866%, pekerjaan hidromekanikal dan elektrikal di dalam terowongan akan dilanjutkan setelah proses impounding. Proses pengisian akan dilakukan secara bertahap dan terkontrol dengan mengutamakan keamanan bendungan dan keselamatan masyarakat, serta mempertimbangkan kondisi cuaca, hidrologi, kebutuhan air di wilayah hilir, dan Musim Tanam I (MT I). Selama proses impounding, kondisi bendungan dan instrumentasinya akan terus dipantau dan dievaluasi. Berdasarkan rencana, pengisian hingga mencapai Muka Air Normal (MAN) membutuhkan waktu sekitar 210 hari, dengan tetap menyesuaikan kondisi di lapangan. Pengisian awal ini turut dihadiri oleh Bupati Semarang, perwakilan Direktur Jenderal Sumber Daya Air melalui Kasubdit Bendungan dan Danau Wilayah II, Kepala BBWS Pemali Juana, jajaran unit organisasi dan satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Semarang, Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, para pimpinan perusahaan, kontraktor pelaksana dan konsultan supervisi pembangunan Bendungan Jragung, serta perwakilan masyarakat sekitar Bendungan Jragung. Atas nama BBWS Pemali Juana, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, kerja sama, dan kontribusi dalam pembangunan Bendungan Jragung hingga mencapai tahapan ini. Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kerja bersama yang perlu terus dijaga hingga tahap operasi dan pemeliharaan bendungan nantinya. Dengan kapasitas tampung sekitar 90 juta m³, Bendungan Jragung diharapkan dapat mendukung irigasi seluas 4.528 hektare, penyediaan air baku 1 m³/detik, pengendalian banjir, serta pengembangan energi terbarukan melalui PLTMH 1,4 MW dan PLTS terapung 90,2 MW. Bendungan ini juga memiliki potensi pengembangan kawasan pariwisata yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Melalui tahapan initial impounding ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen memastikan proses pengisian berlangsung aman, terukur, dan sesuai ketentuan teknis, disertai pemantauan terhadap kondisi bendungan dan waduk. Bendungan Jragung diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di wilayah tersebut. @Badan Komunikasi Pemerintah RI @Kementerian PU @Kementerian Sekretariat Negara #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #PU608 #InitialImpounding #BendunganJragung #JawaTengah

About