@aaronrheins: Come hangout in my stream to watch me play live! Link in bio! #geoguessr #geography #geowizard #streamer #youtube #youtuber

Aaron Rheins
Aaron Rheins
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 20 April 2021 22:52:54 GMT
606
50
3
0

Music

Download

Comments

zane_adams23
Zane Adams :
First
2021-04-21 02:01:28
2
yakov_.07
Yakov • Friends :
You know I’m still watching you out of 10k people
2021-04-21 02:04:10
1
To see more videos from user @aaronrheins, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Perang Salib 9 (1271–1272) – Edward Longshanks Melawan Baibars. Perang Salib Kesembilan atau Lord Edward's Crusade berlangsung pada 1271–1272 dan dipimpin oleh Pangeran Edward dari Inggris, yang kemudian menjadi Raja Edward I (Longshanks). Ekspedisi ini sering dianggap sebagai kelanjutan langsung Perang Salib Kedelapan dan merupakan salah satu ekspedisi besar terakhir ke Tanah Suci.  Latar belakang Setelah Louis IX gagal dalam Perang Salib Kedelapan di Tunis pada 1270, Edward berangkat ke Acre untuk membantu negara-negara Tentara Salib yang semakin terdesak oleh Kesultanan Mamluk di bawah Sultan Baibars.  Pihak Tentara Salib: Edward Longshanks Hugh III dari Siprus Bohemond VI dari Antiokhia-Tripoli, Kesatria Templar, Hospitaller, dan Teuton. Pihak Muslim: Sultan Baibars dan Pasukan Mamluk. Andil Mongol Bagian yang sangat menarik dalam Perang Salib 9 adalah keterlibatan Ilkhanat Mongol. Edward mengirim utusan kepada Abaqa Khan, penguasa Ilkhanat Persia, untuk meminta bantuan melawan Mamluk. Abaqa memang menyetujui kerja sama, tetapi ia tidak dapat mengirim pasukan utama dalam jumlah besar karena sedang menghadapi konflik lain. Ia kemudian mengirim sekitar 10.000 pasukan di bawah Samagar ke Suriah pada akhir 1271.  Pasukan Mongol menyerang wilayah sekitar Aleppo dan menyebabkan pasukan Mamluk mundur dari beberapa posisi. Namun pasukan Mongol kemudian kembali ke wilayah utara Efrat sebelum Baibars dapat melakukan serangan balasan besar.  Jadi, Mongol memang membantu Edward, tetapi kerja sama tersebut tidak berkembang menjadi aliansi militer besar yang mampu menghancurkan Mamluk. Edward melawan Baibars Setelah tiba di Acre, Edward melancarkan beberapa serangan terhadap wilayah Mamluk. Ia juga ikut mempertahankan Acre ketika Baibars menyerangnya pada Desember 1271. Edward berhasil memperoleh beberapa keberhasilan kecil, tetapi pasukannya terlalu sedikit untuk merebut kembali Yerusalem atau menghancurkan kekuatan Baibars. Perjanjian dengan Baibars Pada Mei 1272, Edward dan Baibars akhirnya mencapai gencatan senjata selama sekitar 10 tahun, 10 bulan, dan 10 hari. Perjanjian tersebut memberikan kesempatan bagi negara-negara Tentara Salib yang tersisa untuk bertahan sementara.  Tidak lama kemudian, Edward mengalami percobaan pembunuhan, tetapi selamat. Ia akhirnya meninggalkan Acre dan kembali ke Eropa.  Hasil Perang Salib Kesembilan tidak berhasil merebut Yerusalem. Namun Edward berhasil mempertahankan keberadaan Tentara Salib di sebagian wilayah pesisir untuk sementara dan memaksa Baibars menerima gencatan senjata. Yang lebih penting, ekspedisi ini menunjukkan munculnya kerja sama sementara antara Tentara Salib Eropa dan Ilkhanat Mongol untuk menghadapi Mamluk. Namun bantuan Mongol pada 1271 relatif terbatas dan tidak menghasilkan kemenangan menentukan.  Warisan Perang Salib 9 sering dianggap sebagai Perang Salib besar terakhir yang mencapai Tanah Suci. Setelah itu, kekuatan Mamluk terus berkembang dan pada akhirnya merebut benteng-benteng Tentara Salib yang tersisa. Kejatuhan Acre pada 1291 kemudian mengakhiri keberadaan utama negara-negara Tentara Salib di Levant.  #crusade #ninthcrusade #edwardlongshanks #baybars #fyp
Perang Salib 9 (1271–1272) – Edward Longshanks Melawan Baibars. Perang Salib Kesembilan atau Lord Edward's Crusade berlangsung pada 1271–1272 dan dipimpin oleh Pangeran Edward dari Inggris, yang kemudian menjadi Raja Edward I (Longshanks). Ekspedisi ini sering dianggap sebagai kelanjutan langsung Perang Salib Kedelapan dan merupakan salah satu ekspedisi besar terakhir ke Tanah Suci. Latar belakang Setelah Louis IX gagal dalam Perang Salib Kedelapan di Tunis pada 1270, Edward berangkat ke Acre untuk membantu negara-negara Tentara Salib yang semakin terdesak oleh Kesultanan Mamluk di bawah Sultan Baibars. Pihak Tentara Salib: Edward Longshanks Hugh III dari Siprus Bohemond VI dari Antiokhia-Tripoli, Kesatria Templar, Hospitaller, dan Teuton. Pihak Muslim: Sultan Baibars dan Pasukan Mamluk. Andil Mongol Bagian yang sangat menarik dalam Perang Salib 9 adalah keterlibatan Ilkhanat Mongol. Edward mengirim utusan kepada Abaqa Khan, penguasa Ilkhanat Persia, untuk meminta bantuan melawan Mamluk. Abaqa memang menyetujui kerja sama, tetapi ia tidak dapat mengirim pasukan utama dalam jumlah besar karena sedang menghadapi konflik lain. Ia kemudian mengirim sekitar 10.000 pasukan di bawah Samagar ke Suriah pada akhir 1271. Pasukan Mongol menyerang wilayah sekitar Aleppo dan menyebabkan pasukan Mamluk mundur dari beberapa posisi. Namun pasukan Mongol kemudian kembali ke wilayah utara Efrat sebelum Baibars dapat melakukan serangan balasan besar. Jadi, Mongol memang membantu Edward, tetapi kerja sama tersebut tidak berkembang menjadi aliansi militer besar yang mampu menghancurkan Mamluk. Edward melawan Baibars Setelah tiba di Acre, Edward melancarkan beberapa serangan terhadap wilayah Mamluk. Ia juga ikut mempertahankan Acre ketika Baibars menyerangnya pada Desember 1271. Edward berhasil memperoleh beberapa keberhasilan kecil, tetapi pasukannya terlalu sedikit untuk merebut kembali Yerusalem atau menghancurkan kekuatan Baibars. Perjanjian dengan Baibars Pada Mei 1272, Edward dan Baibars akhirnya mencapai gencatan senjata selama sekitar 10 tahun, 10 bulan, dan 10 hari. Perjanjian tersebut memberikan kesempatan bagi negara-negara Tentara Salib yang tersisa untuk bertahan sementara. Tidak lama kemudian, Edward mengalami percobaan pembunuhan, tetapi selamat. Ia akhirnya meninggalkan Acre dan kembali ke Eropa. Hasil Perang Salib Kesembilan tidak berhasil merebut Yerusalem. Namun Edward berhasil mempertahankan keberadaan Tentara Salib di sebagian wilayah pesisir untuk sementara dan memaksa Baibars menerima gencatan senjata. Yang lebih penting, ekspedisi ini menunjukkan munculnya kerja sama sementara antara Tentara Salib Eropa dan Ilkhanat Mongol untuk menghadapi Mamluk. Namun bantuan Mongol pada 1271 relatif terbatas dan tidak menghasilkan kemenangan menentukan. Warisan Perang Salib 9 sering dianggap sebagai Perang Salib besar terakhir yang mencapai Tanah Suci. Setelah itu, kekuatan Mamluk terus berkembang dan pada akhirnya merebut benteng-benteng Tentara Salib yang tersisa. Kejatuhan Acre pada 1291 kemudian mengakhiri keberadaan utama negara-negara Tentara Salib di Levant. #crusade #ninthcrusade #edwardlongshanks #baybars #fyp

About