@nardwuarthegoat: @baileyspinn @hope_schwing

noor
noor
Open In TikTok:
Region: CA
Wednesday 28 April 2021 00:46:49 GMT
32653
3858
12
4

Music

Download

Comments

avaleary.13
ava :
there’s so many collabs happenings today i can’t keep up
2021-04-28 00:48:24
39
harleyr923
ღHarleyღ :
my first time being early lol😌
2021-04-28 00:48:54
1
makeupby_daje
DaJe!!🩷 :
Y’all just acting up 😂
2021-04-28 00:48:48
3
dofeensmirtz
🦨halen :
the prettiest <3
2021-04-28 00:47:53
0
itz_violet100
𝓥𝓲𝓸𝓵𝓮𝓽♡ :
Beautiful 😅😅😅
2021-04-28 00:48:40
0
p_mpink3n
ᴍᴀᴄᴋᴇɴᴢɪᴇ🥝 :
Hiii early
2021-04-28 00:49:30
0
aylolz
naz ^ - ^ :
GETT ITTR
2021-04-28 00:50:41
0
nottnina_
ηιηα🧋 :
lol not me thinking that was dixie-
2021-04-28 01:42:18
0
katgarciaaaaa
kat :
content house????
2021-04-29 01:21:23
0
sara_addison11
sara addison🫶🏻 :
heheh
2021-05-02 17:58:15
0
disoblige
Leander Osmond :
these shirts are not for you
2021-05-04 09:58:29
0
To see more videos from user @nardwuarthegoat, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Uruma Shun adalah tokoh utama dalam manga Juujika no Rokunin karya Nakatake Shiryuu. Filosofi hidupnya sangat gelap karena terbentuk dari trauma dan balas dendam. Berikut inti filosofi kehidupannya: 1. Balas dendam sebagai tujuan hidup Setelah keluarganya dihancurkan oleh para perundung yang sadis, Uruma melihat hidupnya hanya memiliki satu tujuan: membalas dendam kepada mereka satu per satu. Baginya, keadilan sistem hukum tidak cukup untuk menghukum kejahatan mereka. Makna filosofinya: Ketika seseorang kehilangan segalanya, tujuan hidup bisa berubah menjadi pembalasan. Ini menunjukkan sisi gelap manusia ketika trauma menguasai moral. 2. Keadilan versi pribadi Uruma percaya bahwa orang yang melakukan kejahatan ekstrem pantas mendapatkan hukuman yang sama atau lebih buruk dari apa yang mereka lakukan. Ini mencerminkan konsep “eye for an eye” (mata ganti mata). Makna filosofinya: Ia menggantikan sistem keadilan dengan keadilan personal. Menunjukkan konflik antara moralitas, hukum, dan emosi manusia. 3. Manusia bisa berubah menjadi monster Uruma awalnya anak biasa yang baik. Namun penderitaan membuatnya berubah menjadi seseorang yang sangat dingin dan brutal. Pesan filosofinya: Lingkungan dan trauma dapat mengubah karakter manusia secara drastis. Korban kekerasan kadang bisa berubah menjadi pelaku kekerasan. 4. Harga dari kebencian Semakin jauh Uruma berjalan dalam balas dendamnya, hidupnya semakin kosong. Makna yang tersirat: Balas dendam mungkin memberi kepuasan sementara, tetapi tidak selalu membawa kedamaian. Kebencian dapat menghabiskan kehidupan seseorang. Kesimpulan filosofi Uruma Shun: Hidupnya menggambarkan dilema antara balas dendam, keadilan, dan kemanusiaan. Cerita ini menunjukkan bahwa dendam bisa memberi tujuan hidup, tetapi juga bisa menghancurkan jiwa orang yang menyimpannya. #urumashun #juujikanorokunin #dark #manga #fyp
Uruma Shun adalah tokoh utama dalam manga Juujika no Rokunin karya Nakatake Shiryuu. Filosofi hidupnya sangat gelap karena terbentuk dari trauma dan balas dendam. Berikut inti filosofi kehidupannya: 1. Balas dendam sebagai tujuan hidup Setelah keluarganya dihancurkan oleh para perundung yang sadis, Uruma melihat hidupnya hanya memiliki satu tujuan: membalas dendam kepada mereka satu per satu. Baginya, keadilan sistem hukum tidak cukup untuk menghukum kejahatan mereka. Makna filosofinya: Ketika seseorang kehilangan segalanya, tujuan hidup bisa berubah menjadi pembalasan. Ini menunjukkan sisi gelap manusia ketika trauma menguasai moral. 2. Keadilan versi pribadi Uruma percaya bahwa orang yang melakukan kejahatan ekstrem pantas mendapatkan hukuman yang sama atau lebih buruk dari apa yang mereka lakukan. Ini mencerminkan konsep “eye for an eye” (mata ganti mata). Makna filosofinya: Ia menggantikan sistem keadilan dengan keadilan personal. Menunjukkan konflik antara moralitas, hukum, dan emosi manusia. 3. Manusia bisa berubah menjadi monster Uruma awalnya anak biasa yang baik. Namun penderitaan membuatnya berubah menjadi seseorang yang sangat dingin dan brutal. Pesan filosofinya: Lingkungan dan trauma dapat mengubah karakter manusia secara drastis. Korban kekerasan kadang bisa berubah menjadi pelaku kekerasan. 4. Harga dari kebencian Semakin jauh Uruma berjalan dalam balas dendamnya, hidupnya semakin kosong. Makna yang tersirat: Balas dendam mungkin memberi kepuasan sementara, tetapi tidak selalu membawa kedamaian. Kebencian dapat menghabiskan kehidupan seseorang. Kesimpulan filosofi Uruma Shun: Hidupnya menggambarkan dilema antara balas dendam, keadilan, dan kemanusiaan. Cerita ini menunjukkan bahwa dendam bisa memberi tujuan hidup, tetapi juga bisa menghancurkan jiwa orang yang menyimpannya. #urumashun #juujikanorokunin #dark #manga #fyp

About