@dinosauwur: этот тренд гениален #властелинколец #lotr #lordoftherings #лотр #noroots

☀️ агафья 🌙
☀️ агафья 🌙
Open In TikTok:
Region: RU
Thursday 06 May 2021 19:10:57 GMT
118914
8976
64
219

Music

Download

Comments

itsmadlaufeyson
дед, просто дед :
а как же леголас, у которого закончились стрелы? 😅 и да, я знаю, что это момент из хоббита
2021-05-06 23:43:11
264
aura_mirabelle
aura_mirabelle :
клянусь волосами Галадриэль - это прекрасно. дайте вторую часть)
2021-05-07 07:16:32
92
el_end_il
Андрей :
Гендальф упал со скалы, Сэм свалился с лестницы, Фродо чуть не утонул, Пиппин чуть морковку в опу не засунул
2021-05-07 17:44:16
46
s.o.b.aka1
S.O.B.aka :
господи, я хочу чтобы кто-то из моих друзей шарил за этот фандом, но нет они выбирают шарить за игру кальмара и подобное
2025-10-10 14:19:14
1
oxydiablo
🍃Лотосовый теремок 🍃 :
это шикарно!!!! 😂
2021-05-07 07:26:25
1
dkun3
Hello there :
Я так ждала, когда кто-нибудь сделает этот тренд с ними. Прекрасно 🥰
2021-05-07 12:49:52
4
jaimealmostoliver
Jamie :
Класс! Можно вторую часть 😁
2021-05-06 21:06:50
10
user5421521951239
я :
уиии мои любимые.
2021-05-06 21:39:36
1
eva.ignis
ТгкДизайнер Драконов Ева Игнис :
шик😂
2021-05-08 00:27:31
1
mr_dprsv_cactus
. :
долго орала, прочитав православный вместо прославленный
2022-01-11 12:59:44
1
ana_morgan
_carpe diem_ :
о, я на нужной стороне тт🥰
2021-05-07 19:37:42
4
shir0baka
KakuzuSenpai :
Требую вторую часть!!!😁
2021-05-07 19:28:05
1
grommkaya
Любовь Громова :
Любимый тренд тиктока. жду вторую часть)
2021-05-07 16:01:40
1
lois1c.so2
Алекса :
мне нравится сын Арагона очень,очень,но все хороши его друзья💋💋💋
2024-07-19 15:19:28
2
xlgtimx
_gavrilyyev :
В какой серии Арагорн еду Эовен попробовал?
2021-11-08 08:16:05
0
schmal_____5
шмаль :
прекрасно ❤️мните,когда выйдет 2 часть😅
2021-05-07 06:16:43
0
pol_tergeist
pol_tergeist💞 :
можно пожалуйста туториал как останавливать и делать такой чёрно-белый экран🥺
2021-05-07 04:20:03
2
wow.kater
Катетер :
Это просто лучшее в этом тренде!!!
2021-05-07 19:40:12
3
nikapani
Nika pany :
Прикольно😅😅😅
2021-10-30 08:09:28
0
joker86182
Panni Anikó :
Aragorn😂😂😂😂
2022-06-16 17:47:32
0
endryetr
Andryha :
боромир сын денатора, не только прославленый воин.
2022-07-30 20:21:17
0
himmar1
соль :
*Гиви
2022-07-20 19:30:45
0
alimagamedchubano
alimagamedchubano :
хорош чел 🥰🥰🥰
2022-07-15 12:56:55
0
falcon_gb
Sokol :
ахахахахах на гимли чуть не умер аххахахахаха
2022-07-17 15:30:54
0
vsa_v_garmonii
Garmonia :
Я одна фанат Гимли?😅
2021-05-07 06:46:06
0
To see more videos from user @dinosauwur, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Keramba Waduk Kedung Ombo Geger Temuan Ikan Pauma, Diduga Membuat Ikan Ternak Stres hingga Mati Mendadak SRAGEN – Para pengusaha dan pembudidaya ikan keramba di kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO) kembali dibuat resah. Kali ini, muncul temuan ikan yang oleh pembudidaya setempat disebut sebagai ikan pauma, yang ditemukan berada di sekitar kawasan keramba. Keberadaan ikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah pembudidaya mengkhawatirkan keberadaannya dapat membuat ikan ternak di dalam keramba mengalami stres. Dalam kondisi tertentu, ikan yang mengalami stres dapat menjadi lebih rentan terhadap perubahan kualitas air maupun gangguan lainnya. Keresahan semakin meningkat setelah ditemukan adanya ikan ternak yang tiba-tiba mati. Namun demikian, hubungan langsung antara keberadaan ikan pauma dengan kematian ikan budidaya tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan kajian lebih lanjut. Salah seorang pembudidaya mengungkapkan bahwa kemunculan ikan yang disebut pauma tersebut menjadi perhatian serius bagi para pemilik keramba. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat mengganggu ikan yang selama ini menjadi sumber penghasilan. “Temuan ini membuat kami khawatir. Ikan ternak tiba-tiba ada yang mati, sementara di sekitar keramba ditemukan ikan yang kami sebut pauma. Kami berharap ada pemeriksaan agar diketahui sebenarnya apa penyebabnya,” ungkap salah seorang pembudidaya. Minta Pemeriksaan Kondisi Air dan Ikan Para pembudidaya berharap pihak terkait tidak hanya melihat dari sisi keberadaan ikan tersebut, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi perairan Waduk Kedung Ombo. Pemeriksaan kualitas air, kondisi ikan yang mati, serta identifikasi jenis ikan yang ditemukan dinilai penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Sebab, kematian ikan keramba di Waduk Kedung Ombo sebelumnya juga pernah terjadi akibat berbagai faktor lingkungan. Pada Juli 2026, misalnya, fenomena upwelling dilaporkan menyebabkan puluhan ton ikan budidaya mati mendadak di sejumlah kawasan WKO. Fenomena tersebut berkaitan dengan perubahan massa air dan kondisi kualitas air yang dapat berdampak terhadap ikan keramba. Karena itu, pembudidaya meminta agar temuan terbaru tersebut ditindaklanjuti secara ilmiah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat. Pembudidaya Khawatir Kerugian Bertambah Bagi pengusaha keramba, kematian ikan bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha. Modal yang dikeluarkan untuk membeli benih, pakan, perawatan keramba hingga masa panen cukup besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kematian ikan secara massal di WKO dapat menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya. Pada 2026, fenomena upwelling di wilayah WKO Boyolali dilaporkan menyebabkan sekitar 10 ton ikan mati dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Para pembudidaya berharap kejadian kali ini segera mendapat perhatian dari instansi terkait, termasuk pemeriksaan terhadap ikan yang ditemukan dan kualitas air di sekitar lokasi keramba. Mereka juga berharap ada penjelasan yang jelas mengenai jenis ikan yang disebut pauma tersebut serta apakah benar keberadaannya berkaitan dengan ikan budidaya yang mengalami stres dan mati. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian ikan ternak dan hubungan antara temuan ikan pauma dengan kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang maupun tenaga ahli perikanan.#sragen24jam #smsisoloraya #officialmatajateng #wko #karamba @SUARA SRAGEN
Keramba Waduk Kedung Ombo Geger Temuan Ikan Pauma, Diduga Membuat Ikan Ternak Stres hingga Mati Mendadak SRAGEN – Para pengusaha dan pembudidaya ikan keramba di kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO) kembali dibuat resah. Kali ini, muncul temuan ikan yang oleh pembudidaya setempat disebut sebagai ikan pauma, yang ditemukan berada di sekitar kawasan keramba. Keberadaan ikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah pembudidaya mengkhawatirkan keberadaannya dapat membuat ikan ternak di dalam keramba mengalami stres. Dalam kondisi tertentu, ikan yang mengalami stres dapat menjadi lebih rentan terhadap perubahan kualitas air maupun gangguan lainnya. Keresahan semakin meningkat setelah ditemukan adanya ikan ternak yang tiba-tiba mati. Namun demikian, hubungan langsung antara keberadaan ikan pauma dengan kematian ikan budidaya tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan kajian lebih lanjut. Salah seorang pembudidaya mengungkapkan bahwa kemunculan ikan yang disebut pauma tersebut menjadi perhatian serius bagi para pemilik keramba. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat mengganggu ikan yang selama ini menjadi sumber penghasilan. “Temuan ini membuat kami khawatir. Ikan ternak tiba-tiba ada yang mati, sementara di sekitar keramba ditemukan ikan yang kami sebut pauma. Kami berharap ada pemeriksaan agar diketahui sebenarnya apa penyebabnya,” ungkap salah seorang pembudidaya. Minta Pemeriksaan Kondisi Air dan Ikan Para pembudidaya berharap pihak terkait tidak hanya melihat dari sisi keberadaan ikan tersebut, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi perairan Waduk Kedung Ombo. Pemeriksaan kualitas air, kondisi ikan yang mati, serta identifikasi jenis ikan yang ditemukan dinilai penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Sebab, kematian ikan keramba di Waduk Kedung Ombo sebelumnya juga pernah terjadi akibat berbagai faktor lingkungan. Pada Juli 2026, misalnya, fenomena upwelling dilaporkan menyebabkan puluhan ton ikan budidaya mati mendadak di sejumlah kawasan WKO. Fenomena tersebut berkaitan dengan perubahan massa air dan kondisi kualitas air yang dapat berdampak terhadap ikan keramba. Karena itu, pembudidaya meminta agar temuan terbaru tersebut ditindaklanjuti secara ilmiah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat. Pembudidaya Khawatir Kerugian Bertambah Bagi pengusaha keramba, kematian ikan bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha. Modal yang dikeluarkan untuk membeli benih, pakan, perawatan keramba hingga masa panen cukup besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kematian ikan secara massal di WKO dapat menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya. Pada 2026, fenomena upwelling di wilayah WKO Boyolali dilaporkan menyebabkan sekitar 10 ton ikan mati dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Para pembudidaya berharap kejadian kali ini segera mendapat perhatian dari instansi terkait, termasuk pemeriksaan terhadap ikan yang ditemukan dan kualitas air di sekitar lokasi keramba. Mereka juga berharap ada penjelasan yang jelas mengenai jenis ikan yang disebut pauma tersebut serta apakah benar keberadaannya berkaitan dengan ikan budidaya yang mengalami stres dan mati. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian ikan ternak dan hubungan antara temuan ikan pauma dengan kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang maupun tenaga ahli perikanan.#sragen24jam #smsisoloraya #officialmatajateng #wko #karamba @SUARA SRAGEN

About