@jasmoonbcwx: Would you try this DYNAMITE SHOT?🧨 #abusinessproposal #episode9 #bts #soju #dynamiteshot #dynamitebts #dynamite #ahnhyoseop #kimsejeong #fyp #fypシ

judge
judge
Open In TikTok:
Region: PH
Tuesday 29 March 2022 06:59:21 GMT
5111
137
1
81

Music

Download

Comments

franzyzsz
franzyzsz :
once I'm 18
2022-03-29 07:21:51
0
To see more videos from user @jasmoonbcwx, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Indonesia, Februari 2026 Surat Terbuka untuk Kim Seon woo — Cahaya yang terus bertahan meski pernah berkali-kali diredupkan. Sunoo… Ada cahaya yang lahir dari langit cerah. Dan ada cahaya yang justru tumbuh paling kuat setelah berkali-kali diuji oleh gelap. Kamu adalah yang kedua. Sejak awal langkahmu, hidup seolah tak pernah memberimu jalan yang rata. Tanah yang kamu pijak kerap runtuh tepat saat kamu mulai berdiri. Namun setiap kali jatuh, kamu tak memilih tinggal di bawah—kamu belajar bangkit dengan lutut gemetar, lalu melangkah lagi seolah luka bukan alasan untuk berhenti. Ada masa ketika tubuhmu sendiri menjadi medan pertempuran. Ketika senyummu tetap terbit setiap hari, meski di baliknya ada lelah yang tak sempat kamu ceritakan pada dunia. Dan ada waktu ketika kelembutanmu disalahpahami. Ketika cahaya hangat yang kamu bawa justru dianggap lemah, seolah dunia lupa bahwa matahari pun menyinari tanpa suara. Tapi kamu tidak mengubah dirimu untuk diterima. Kamu memilih bertahan sebagai dirimu sendiri—dan justru dari situlah cahayamu tumbuh semakin luas. Sunoo… Melihatmu terus berdiri meski pernah berkali-kali dijatuhkan, melihatmu tetap tersenyum meski hidup tak selalu ramah, diam-diam mengajarkanku bahwa kekuatan tidak selalu berbentuk keras. Bahwa ada keberanian dalam kelembutan. Ada kemenangan dalam bertahan. Dan ada cahaya yang justru paling terang pada mereka yang pernah diredupkan. Di saat aku sendiri hampir lelah menghadapi dunia, caramu terus melangkah membuatku percaya bahwa jatuh bukan akhir—ia hanya jeda sebelum kita tumbuh lebih tinggi. Jika kamu bisa tetap bercahaya setelah segala yang mencoba memadamkanmu, maka aku pun bisa terus hidup meski tak selalu kuat. Sunoo… Kamu tidak menyelamatkanku lewat nasihat panjang. Kamu menyelamatkanku dengan caramu tetap berdiri. Dengan senyummu yang memilih terbit bahkan ketika hari gelap. Kamu mengajarkanku bahwa menjadi lembut bukan berarti kalah. Bahwa menjadi hangat bukan berarti rapuh. Dan bahwa bertahan, terkadang, adalah bentuk keberanian tertinggi. Dan suatu hari nanti ketika hidup membawamu ke ruang yang lebih sunyi—ke kebahagiaan yang tumbuh tanpa sorotan, ke seseorang yang menggenggam tanganmu bukan sebagai bintang yang disorot ribuan mata, melainkan sebagai rumah. Aku berharap dunia akhirnya memperlakukanmu dengan lembut, sebagaimana lembutnya hatimu selama ini. Semoga cinta menemukanmu tanpa luka. Semoga bahagia datang tanpa harus kamu perjuangkan sendirian. Dan aku… Saat aku melangkah ke hidupku sendiri, menyusun ulang mimpi, luka, dan harapanku, aku tahu namamu akan tetap tinggal—bukan sebagai sesuatu yang ingin kugenggam, melainkan sebagai cahaya yang pernah menuntunku untuk bertahan. Sunoo… Terima kasih telah memilih tetap bersinar, bahkan ketika dunia mencoba meredupkanmu. Karena cahayamu, aku masih di sini—hidup, dan percaya bahwa segala luka bisa dilalui. ib: @si.  #ENHYPEN #SUNOO
Indonesia, Februari 2026 Surat Terbuka untuk Kim Seon woo — Cahaya yang terus bertahan meski pernah berkali-kali diredupkan. Sunoo… Ada cahaya yang lahir dari langit cerah. Dan ada cahaya yang justru tumbuh paling kuat setelah berkali-kali diuji oleh gelap. Kamu adalah yang kedua. Sejak awal langkahmu, hidup seolah tak pernah memberimu jalan yang rata. Tanah yang kamu pijak kerap runtuh tepat saat kamu mulai berdiri. Namun setiap kali jatuh, kamu tak memilih tinggal di bawah—kamu belajar bangkit dengan lutut gemetar, lalu melangkah lagi seolah luka bukan alasan untuk berhenti. Ada masa ketika tubuhmu sendiri menjadi medan pertempuran. Ketika senyummu tetap terbit setiap hari, meski di baliknya ada lelah yang tak sempat kamu ceritakan pada dunia. Dan ada waktu ketika kelembutanmu disalahpahami. Ketika cahaya hangat yang kamu bawa justru dianggap lemah, seolah dunia lupa bahwa matahari pun menyinari tanpa suara. Tapi kamu tidak mengubah dirimu untuk diterima. Kamu memilih bertahan sebagai dirimu sendiri—dan justru dari situlah cahayamu tumbuh semakin luas. Sunoo… Melihatmu terus berdiri meski pernah berkali-kali dijatuhkan, melihatmu tetap tersenyum meski hidup tak selalu ramah, diam-diam mengajarkanku bahwa kekuatan tidak selalu berbentuk keras. Bahwa ada keberanian dalam kelembutan. Ada kemenangan dalam bertahan. Dan ada cahaya yang justru paling terang pada mereka yang pernah diredupkan. Di saat aku sendiri hampir lelah menghadapi dunia, caramu terus melangkah membuatku percaya bahwa jatuh bukan akhir—ia hanya jeda sebelum kita tumbuh lebih tinggi. Jika kamu bisa tetap bercahaya setelah segala yang mencoba memadamkanmu, maka aku pun bisa terus hidup meski tak selalu kuat. Sunoo… Kamu tidak menyelamatkanku lewat nasihat panjang. Kamu menyelamatkanku dengan caramu tetap berdiri. Dengan senyummu yang memilih terbit bahkan ketika hari gelap. Kamu mengajarkanku bahwa menjadi lembut bukan berarti kalah. Bahwa menjadi hangat bukan berarti rapuh. Dan bahwa bertahan, terkadang, adalah bentuk keberanian tertinggi. Dan suatu hari nanti ketika hidup membawamu ke ruang yang lebih sunyi—ke kebahagiaan yang tumbuh tanpa sorotan, ke seseorang yang menggenggam tanganmu bukan sebagai bintang yang disorot ribuan mata, melainkan sebagai rumah. Aku berharap dunia akhirnya memperlakukanmu dengan lembut, sebagaimana lembutnya hatimu selama ini. Semoga cinta menemukanmu tanpa luka. Semoga bahagia datang tanpa harus kamu perjuangkan sendirian. Dan aku… Saat aku melangkah ke hidupku sendiri, menyusun ulang mimpi, luka, dan harapanku, aku tahu namamu akan tetap tinggal—bukan sebagai sesuatu yang ingin kugenggam, melainkan sebagai cahaya yang pernah menuntunku untuk bertahan. Sunoo… Terima kasih telah memilih tetap bersinar, bahkan ketika dunia mencoba meredupkanmu. Karena cahayamu, aku masih di sini—hidup, dan percaya bahwa segala luka bisa dilalui. ib: @si. #ENHYPEN #SUNOO

About