@thanesraocreations: Anyone Favourite ? ๐Ÿƒโค #JerantutNinaivugal #MalaysiaTamilSong #ThanesRaoCreations

Thanes Rao Creations
Thanes Rao Creations
Open In TikTok:
Region: MY
Sunday 24 April 2022 15:20:42 GMT
232741
14547
126
2118

Music

Download

Comments

his_theveena
๐“ก๐“ช๐“ญ๐“ฑ๐“ช๐“ญ๐“ฎ๐“ฟ๐“ฒ๐Ÿฆš๐Ÿ’—๐Ÿชˆ :
Thinam thinam un nyabagam๐Ÿ’”๐Ÿซ 
2024-10-03 11:20:05
18
m.custom.cars
deva@83 :
superb acting... very natural.... the song... the best
2026-07-23 18:58:22
1
lankesh_kesh
Lankeshwarraj๐Ÿค“ :
All timee bruh all timeeee favourite ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ anthe feel irukkey๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ
2022-04-24 16:41:44
35
thanesraocreations
Thanes Rao Creations :
Wear Earpiece For Better Experience ๐ŸŽงโค
2022-04-25 12:55:38
13
sh4r4n_10
sh4r4n_10 :
Yesโค๏ธ๐Ÿ˜ฉ
2022-04-24 17:25:23
3
yuksss.__
yuksss.__ :
this songgg โ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธ
2022-04-25 00:35:47
5
sarathy_sara
Sarathy Priya 92 :
bro enna keelvi Bro ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐall time favorite bro
2022-04-25 01:46:49
3
lishabi179
๐Ÿ–ค๐ŸผLishaabi๐Ÿผโค :
๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ญ๐˜บ ๐˜ฏ๐˜ธ(๐˜ด) ๐˜ง๐˜ข๐˜ท ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฐ๐Ÿ˜Œ
2022-04-24 23:21:36
3
sujiegirl
๐ŸŒผโ€ขBlablablaliciouSโ€ข๐ŸŒผ :
fav song ever ..โ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธ
2022-04-29 15:54:30
2
pohwisaa
๐‘ท๐’๐’‰๐’˜๐’Š๐’”๐’‚๐’‚ ๐Ÿค๐Ÿชท๐Ÿชฌ :
till now ๐Ÿฅบโ™ฅ๏ธ
2022-04-25 06:53:01
2
shatheesh23
PILLAY8990 :
my favorite lyrics Anna
2022-04-25 00:03:15
2
kxttechy_21
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡นLolitha๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡น :
Yesโค Most of favy๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ
2022-04-24 22:01:55
1
sasi04054
TVK SASI 0405 :
my favorite song ji ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ
2022-04-24 19:40:27
1
ms.priya30
Ms.Priya :
mine๐Ÿ˜
2022-04-24 15:29:51
1
warannis
Waran Nis :
๐Ÿ™‹โ€โ™‚๏ธpain full memory song
2022-04-25 03:21:30
1
k_malar.98
เฎฎเฎฒเฎฐเฏ ๐Ÿฆ‹โœจ :
Yes ๐Ÿฅบ๐Ÿ’ฏ๐Ÿ™Œ๐Ÿป
2022-04-24 16:41:47
1
nishuu428
๐Ÿ˜ปะผั”ฯƒฯ‰ ะฒฮฑะฒัƒ๐Ÿ’ซ :
ฦ’ฮฑฮฝ๐Ÿ˜๐Ÿ’•
2022-04-24 16:41:38
1
nesh86_
๐Ÿ–ค :
fav๐Ÿฅฐ
2022-04-24 15:48:54
1
mrblack1605
๐Ÿ”ฅ๐Ÿ–คMr.Black 21๐Ÿ–ค๐Ÿ”ฅ :
All time my fav ๐Ÿฅฐ
2022-04-25 01:59:58
1
iamlinges7
LingeswaranSundaras :
All time bro๐Ÿฅฐ
2022-04-26 00:29:50
1
nanthini1502
Nanthini Arikrisnasamy :
Mine
2022-04-24 16:18:46
1
darshh.r
๐““๐“ช๐“ป๐“ผ๐“ฑ๐“ฑเฅ :
Thatโ€™s my love song ๐Ÿ–คโœจ๐Ÿซ€
2022-04-25 13:27:10
1
ladyboss.66
เฎšเฎฟเฎตเฎฉเฏ‡เฎธเฏเฎตเฎฐเฎฟ ๐Ÿค๐Ÿฃ๐Ÿชฌ :
๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฆ ๐˜ง๐˜ข๐˜ท๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จโค๏ธ
2023-06-01 13:53:24
3
arulg801
arul G :
allways bro.......๐Ÿฅฐ my mom hometown
2022-05-25 00:22:36
1
To see more videos from user @thanesraocreations, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Cut Nyak Dhien adalah salah satu pahlawan perempuan terbesar dalam sejarah Indonesia yang dikenal karena keberanian dan keteguhannya dalam melawan penjajahan Belanda, khususnya dalam Perang Aceh. Ia lahir sekitar tahun 1848 di Aceh Besar dari keluarga bangsawan yang religius. Sejak kecil, ia telah dididik dengan nilai-nilai agama, keberanian, serta kepemimpinan, yang kemudian membentuk karakter kuat dalam dirinya. Ketika Belanda mulai menyerang Aceh pada tahun 1873, perang besar pun pecah. Pada masa itu, Cut Nyak Dhien telah menikah dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga, seorang pejuang Aceh. Suaminya turut berperang melawan Belanda, namun gugur pada tahun 1878. Peristiwa ini tidak membuat Cut Nyak Dhien menyerah, justru semakin membakar semangatnya untuk melawan penjajah dan mempertahankan tanah airnya. Beberapa tahun kemudian, ia menikah dengan Teuku Umar, seorang tokoh perlawanan Aceh yang terkenal dengan strategi cerdasnya. Bersama Teuku Umar, Cut Nyak Dhien terlibat langsung dalam perjuangan melawan Belanda. Mereka menggunakan taktik perang gerilya, bahkan pernah menjalankan strategi berpura-pura bekerja sama dengan Belanda untuk mendapatkan senjata, yang kemudian digunakan kembali untuk melawan penjajah. Strategi ini menunjukkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga kecerdikan. Namun, ujian berat kembali datang ketika Teuku Umar gugur dalam pertempuran pada tahun 1899. Dalam kondisi yang sangat sulit, di usia yang tidak lagi muda dan dengan kesehatan yang mulai menurun, Cut Nyak Dhien tetap melanjutkan perjuangan. Ia memimpin pasukan kecil dan bergerilya di hutan-hutan Aceh, hidup dalam keterbatasan, kekurangan makanan, serta terus diburu oleh pasukan Belanda. Meski demikian, semangatnya tidak pernah padam. Ia lebih memilih terus berjuang daripada menyerah kepada penjajah. Pada akhirnya, karena kondisi fisiknya yang semakin melemah dan rasa iba dari salah satu pengikutnya, lokasi persembunyian Cut Nyak Dhien diketahui oleh Belanda. Ia ditangkap pada tahun 1901. Karena khawatir pengaruhnya masih dapat membangkitkan perlawanan rakyat Aceh, Belanda kemudian mengasingkannya jauh dari tanah kelahirannya, yaitu ke Sumedang. Di tempat pengasingan tersebut, ia menjalani sisa hidupnya dengan lebih banyak beribadah dan hidup dalam pengawasan. Cut Nyak Dhien wafat pada tahun 1908 di Sumedang. Meskipun hidupnya berakhir jauh dari tanah Aceh, semangat perjuangannya tetap hidup dan dikenang hingga kini. Ia bukan hanya simbol perlawanan terhadap penjajahan, tetapi juga bukti bahwa perempuan memiliki kekuatan, keberanian, dan peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan. Kisah hidup Cut Nyak Dhien mengajarkan bahwa perjuangan tidak selalu mudah, penuh kehilangan dan penderitaan, namun dengan keteguhan hati, kecintaan terhadap tanah air, dan keimanan yang kuat, seseorang mampu bertahan dan melawan ketidakadilan hingga akhir hayatnya. #cutnyakdhien#pahlawannasional#aceh#perang#sumedang
Cut Nyak Dhien adalah salah satu pahlawan perempuan terbesar dalam sejarah Indonesia yang dikenal karena keberanian dan keteguhannya dalam melawan penjajahan Belanda, khususnya dalam Perang Aceh. Ia lahir sekitar tahun 1848 di Aceh Besar dari keluarga bangsawan yang religius. Sejak kecil, ia telah dididik dengan nilai-nilai agama, keberanian, serta kepemimpinan, yang kemudian membentuk karakter kuat dalam dirinya. Ketika Belanda mulai menyerang Aceh pada tahun 1873, perang besar pun pecah. Pada masa itu, Cut Nyak Dhien telah menikah dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga, seorang pejuang Aceh. Suaminya turut berperang melawan Belanda, namun gugur pada tahun 1878. Peristiwa ini tidak membuat Cut Nyak Dhien menyerah, justru semakin membakar semangatnya untuk melawan penjajah dan mempertahankan tanah airnya. Beberapa tahun kemudian, ia menikah dengan Teuku Umar, seorang tokoh perlawanan Aceh yang terkenal dengan strategi cerdasnya. Bersama Teuku Umar, Cut Nyak Dhien terlibat langsung dalam perjuangan melawan Belanda. Mereka menggunakan taktik perang gerilya, bahkan pernah menjalankan strategi berpura-pura bekerja sama dengan Belanda untuk mendapatkan senjata, yang kemudian digunakan kembali untuk melawan penjajah. Strategi ini menunjukkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga kecerdikan. Namun, ujian berat kembali datang ketika Teuku Umar gugur dalam pertempuran pada tahun 1899. Dalam kondisi yang sangat sulit, di usia yang tidak lagi muda dan dengan kesehatan yang mulai menurun, Cut Nyak Dhien tetap melanjutkan perjuangan. Ia memimpin pasukan kecil dan bergerilya di hutan-hutan Aceh, hidup dalam keterbatasan, kekurangan makanan, serta terus diburu oleh pasukan Belanda. Meski demikian, semangatnya tidak pernah padam. Ia lebih memilih terus berjuang daripada menyerah kepada penjajah. Pada akhirnya, karena kondisi fisiknya yang semakin melemah dan rasa iba dari salah satu pengikutnya, lokasi persembunyian Cut Nyak Dhien diketahui oleh Belanda. Ia ditangkap pada tahun 1901. Karena khawatir pengaruhnya masih dapat membangkitkan perlawanan rakyat Aceh, Belanda kemudian mengasingkannya jauh dari tanah kelahirannya, yaitu ke Sumedang. Di tempat pengasingan tersebut, ia menjalani sisa hidupnya dengan lebih banyak beribadah dan hidup dalam pengawasan. Cut Nyak Dhien wafat pada tahun 1908 di Sumedang. Meskipun hidupnya berakhir jauh dari tanah Aceh, semangat perjuangannya tetap hidup dan dikenang hingga kini. Ia bukan hanya simbol perlawanan terhadap penjajahan, tetapi juga bukti bahwa perempuan memiliki kekuatan, keberanian, dan peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan. Kisah hidup Cut Nyak Dhien mengajarkan bahwa perjuangan tidak selalu mudah, penuh kehilangan dan penderitaan, namun dengan keteguhan hati, kecintaan terhadap tanah air, dan keimanan yang kuat, seseorang mampu bertahan dan melawan ketidakadilan hingga akhir hayatnya. #cutnyakdhien#pahlawannasional#aceh#perang#sumedang

About