@adelemareee: MILO IN A CAN

adelemareee
adelemareee
Open In TikTok:
Region: AU
Wednesday 10 August 2022 10:29:31 GMT
47587
4406
74
9

Music

Download

Comments

hollysurace
holly :
I’ve been wanting to try these actually hahaha thank you, have a good night guys🤍🤍
2022-08-10 10:39:17
2
amyymawson
amyyy :
Adele hope ur fingers ok 🥰
2022-08-10 10:34:51
13
gabbysandrussi
Gabbysandrussi :
It’s $2 from Woolworths!!! 😁
2022-08-10 10:50:51
6
taradigiulio
Tara :
Hehe told you to shake it x
2022-08-10 10:47:27
3
elizabeth.napoli
elizabethnapoli :
missed commenting on your videos x❤️love this
2022-08-10 10:34:56
2
alannahnestaa
Alannah :
Love your reviews
2022-08-10 10:42:05
5
jessd2504
Jess :
Drinking it out of the can tasted nasty to me
2022-08-10 10:55:57
1
tina_ballerinaaa
Christina :
Love your family reviews 🤍
2022-08-10 10:33:14
1
dinosawwww
RoRo :
Love you Adele 🥰
2022-08-10 10:33:52
1
lindarghhhh
Linda :
my 3 year old says "where's the mum??😂"
2022-08-11 09:26:22
0
gabby.steed
gabby :
it actually looks good! glad it was nice 🥰
2022-08-10 10:59:00
0
emmajoel_
Em :
Hate that milo drink😭
2022-08-11 00:52:27
0
madamesti
✨el :
youse are so beautiful 😍
2022-08-10 10:33:11
1
To see more videos from user @adelemareee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

CNBC Indonesia - Seorang sejarawan baru-baru ini telah mengungkap sosok pembubun berantai yang dikenal sebagai Jack the Ripper. Sejarawan bernama Russell Edwards itu menyebut bahwa identitas Jack the Ripper telah dikonfirmasi lebih dari 136 tahun setelah pembunuhan itu dilakukan. Melansir Newsweek, Sabtu (15/2/2025), Jack the Ripper tetap menarik perhatian publik, bahkan setelah lebih dari satu abad setelah kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Adapun identitas Jack The Ripper belum diidentifikasi secara resmi oleh petugas penegak hukum. Dalam sebuah wawancara dengan program Australian Today Show, Edwards menyebutkan bahwa pembubunnya adalah
CNBC Indonesia - Seorang sejarawan baru-baru ini telah mengungkap sosok pembubun berantai yang dikenal sebagai Jack the Ripper. Sejarawan bernama Russell Edwards itu menyebut bahwa identitas Jack the Ripper telah dikonfirmasi lebih dari 136 tahun setelah pembunuhan itu dilakukan. Melansir Newsweek, Sabtu (15/2/2025), Jack the Ripper tetap menarik perhatian publik, bahkan setelah lebih dari satu abad setelah kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Adapun identitas Jack The Ripper belum diidentifikasi secara resmi oleh petugas penegak hukum. Dalam sebuah wawancara dengan program Australian Today Show, Edwards menyebutkan bahwa pembubunnya adalah "Aaron Kosminski", seorang pria keturunan Polandia yang pindah ke London dan bekerja sebagai tukang cukur berusia 23 tahun. Laporan polisi yang diungkap Sir Melville Macnaghten, Asisten Kepala Polisi Kepolisian Metropolitan London pada tahun 1894, menunjukkan bahwa penyelidik menduga Kosminski sebagai tersangka utama karena ia memiliki kebencian besar terhadap wanita, terutama dari kalangan pekerja seks, serta kecenderungan membubun yang kuat. Kosminski dilaporkan diidentifikasi menggunakan bukti DNA dari selendang yang ditemukan di lokasi salah satu pembubun. Keturunan tersangka dan korban membantu dalam penyelidikan, menurut Edwards. Studi DNA yang menghubungkan Kominski dengan pembubunah tersebut telah menuai kritik karena kurangnya tinjauan sejawat dan ketidakmampuan untuk menghasilkan data asli. Jack the Ripper adalah tersangka pembunuh berantai yang tidak diketahui identitasnya dan aktif pada tahun 1888. Pembubun tersebut dituduh menggorok leher korban sebelum melakukan mutilasi perut. Jack the Ripper menjadi terkenal karena liputan media yang luas tentang pembunuhan yang belum terpecahkan. Ia diyakini telah membubun sedikitnya lima wanita. Kelima korban itu, yakni Mary Ann Nichols, Annie Chapman, Elizabeth Stride, Catherine Eddowes, dan Mary Jane Kelly, semuanya dibubun di London pada tahun 1888. Hingga saat ini pembunuhan mereka tidak pernah terpecahkan. Pada dasarnya kami ingin menutup cerita ini, itulah yang sebenarnya ingin kami lakukan," kata Edwards saat wawancara di Australian Today Show. Edwards mengatakan bahwa sebuah surat telah dikirim ke jaksa agung untuk meminta izin untuk pergi ke pengadilan tinggi dan memulai proses hukum untuk membuka kembali kasus tersebut. Kami sekarang tahu namanya dan kami telah menempatkan pembubunnya di lokasi pembubuhan. Sekarang kami ingin agar hal itu diketahui publik, dan diterima oleh pengadilan," kata Edwards. #allfake⚠️ #fyppppppppppppppppppppppp #fyp #belumfyp #fypシ゚viral #kapanfyp #jacktheripper

About