@txcjosh: Color Grading tutorial in your mobile #fyp #foryou #capcut #LearnOnTikTok #howto #colorgrade #beforeandafter #tutorialbyjosh #videoediting #mobilevideography

Joshua Chua
Joshua Chua
Open In TikTok:
Region: PH
Friday 25 November 2022 08:14:45 GMT
617423
39001
70
907

Music

Download

Comments

kimmarquilencia19
kim :
please historical color grading PO sana,,para ma apply ko sa short film nmon 😁
2022-12-08 10:27:14
25
eggnogs69
️ :
what drone are you using bro
2022-11-25 08:52:38
2
mekuioqi
mk :
negative not minus
2023-02-04 14:06:48
0
localweird00d
localweird00d :
it’s capcut guys
2022-11-25 13:23:40
1
me112345678
Me :
What app po?
2022-11-25 08:40:11
1
palawan_backpacker
Jeboy || Palawan backpacker IG :
Salamat idol sa pag share😁
2022-11-25 10:03:00
1
lorenzolognut
Lorenzo Luxxlight :
Anong app po ito?
2022-11-26 13:53:20
0
mr.principio
@Mr.Principio🌈 :
pwede po ba ma copy yan para isang ayusan nalang sa lahat ng vids
2023-01-30 15:33:57
1
salomon_echooo
Echo Salomon :
this is what I'm looking for😍
2022-12-22 03:15:00
0
gellybeansmay
Gellybeansmay :
sa phone lng po ito?
2022-11-26 04:35:33
1
pillow_talk21
𝙼𝚊𝚛𝚜𝚑𝚖𝚊𝚕𝚕𝚘𝚠 :
Tapos dapat may drone ka for last adjustment 🙂
2022-11-26 09:40:26
0
glooomie
glooomie :
sa lightroom ata pwede mag edit ng video eh
2022-11-26 11:35:51
0
jastineandag
jastineandag :
pa edit ser
2023-10-17 08:55:35
0
inok0933
Janus Hallig :
galing naman po how about romantic?
2023-02-04 13:49:45
0
kenramos110
siken :
negative po hehe
2022-11-26 04:33:48
0
mika_scarfly55
mikayy :
😁
2025-10-18 12:03:24
0
proxyn_
froiskie :
@who
2023-05-31 11:07:23
0
d3rll_
Haven :
Contrast:20 brightness:-25 highlight:-26 temp:-50 (HSL) green sat:-61 lumi:-49 hue:-71
2023-04-10 05:53:48
1
joadrian17
AdrianO :
Koloro ba to sir?
2022-11-25 12:06:54
1
nicklausponte
Trashboat :
4k straight to ur phone?
2022-12-05 14:35:59
47
mrgp1690
mrgp :
Your content deserves more than 100 likes.. Thanks man..
2022-11-25 09:50:20
26
_arkisha_
🍀 :
I want anime/Japanese movie color grading.
2023-02-15 14:21:00
4
krizantabarbara
Krizanta :
thank you po
2022-11-26 06:51:02
2
bossiiingg
CEOofWhat :
more of theeese
2022-11-26 05:46:57
2
omzie.me
Omzie :
galing! sir paturo naman po sa night shots color grading hehehe. 😁
2022-11-25 11:14:21
2
louiedelossantos_
Louie🇵🇭 :
MORE OF THIS ABOUT KHIRAPAN PO PLS ON CUPCUT🥰🥺
2022-11-26 14:09:55
2
anessucitra
Anes :
Kirain tadi @Idoel imoets
2023-02-16 23:19:17
2
tiewxdrone
เที่ยวกับโดรน :
can you teach how to do that color grading slide motion?
2023-01-05 04:18:53
2
jerome_agbanlog
Snap by Jero🎥 :
sana may tuts din pano gumawa ng earth tone color grading
2022-11-26 04:01:39
2
juddahh_
Juddahh :
Pano naman kuya pag dramatic at romantic po gagawa po kac kami ng trailer ng ang kuba ng notre dame
2022-11-26 09:58:56
1
russelrama15
Russ Rama :
@iannn
2022-11-26 12:23:48
1
dronenish
🍄 HIGH - VIBRATION ✈️ :
Hi question for ya was the footage used in the clip raw file to begin with?
2023-02-21 01:07:45
1
isadora_galaera2
Isadora Galaera :
Thanks. Bless you
2023-03-14 05:08:20
1
ayshav_
chynn :
@castenewlangmagawa
2023-04-20 09:01:44
1
jaspergojit
Jasper Gojit :
Saan loc mo neto?
2023-05-25 14:09:05
1
serius_carten
Serius :
anong app po gamit niyo po sa pag eedit sir
2022-11-25 11:53:39
1
super_toshiii07
supertoshiii_. :
sa Christmas nman
2022-11-26 04:19:02
1
neil.angstrom
subzero1113 :
Galing!!
2022-11-25 08:25:20
1
jr.brionesss
jr.brionesss :
solid
2022-11-26 02:45:09
1
fonzaerialvision
Alfonz LJ Basul :
unsay app ani idol?
2022-11-25 08:45:49
1
bevzeez
🧚🏼‍♀️ :
👏👏👏👏👏👏
2023-05-05 08:31:47
0
wenla36
ok. :
contrast: 20 brightness: -25 highlight: -26 temp: -50 green saturation: -51 Luminance: -49 Hue: -71 horror color grading
2023-04-01 14:55:04
0
kyleeee_d
Kyle_D :
@pilyn.yah
2023-04-04 10:11:07
0
txcjosh
Joshua Chua :
visit my profile on CapCut for more: @txcjosh
2023-04-11 14:59:43
0
chessca.fit
𝐂𝐇𝐄𝐒𝐒 :
@amber
2023-04-13 06:30:00
0
zyroabang
Zyro_Abang🦋🌈 :
@felchavz2
2023-05-02 04:35:09
0
xxzuliahz
🪐Zuliah✨ :
Salamat poo
2023-08-24 09:35:07
0
rynmndz7
N4ssty :
Save ko to 😇
2023-09-19 12:49:12
0
alfonso.villaseor
Alfonso Villaseñor :
INDIE Contrast +25 HSL Green Saturation -50 Yellow Hue -95 Highlight -50 Shadow - 20 temp +50
2023-09-23 03:14:12
0
aizenyulores
Irenea Yulores :
🥰🥰🥰
2025-02-07 08:07:36
0
bye_madfat
marasiganhaide :
shesh
2022-11-26 08:20:01
0
jreyes.co
jreyes.co :
app po?
2022-11-26 05:25:51
0
ewanbasta13
kevin :
galing
2022-11-26 18:35:13
0
To see more videos from user @txcjosh, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Sean bukan sekedar aa Bandung biasa. Nama Sean Arya Winata, cukup dikenal di sekolahnya. Bukan hanya karena keluarganya yang masih memiliki darah menak Sunda, tetapi juga karena tingkahnya yang jauh dari bayangan orang-orang tentang seorang keturunan keluarga terpandang. Sean seharusnya tumbuh menjadi laki-laki yang tenang, berwibawa, dan penuh tata krama. Namun justru ia tumbuh menjadi anak tongkrongan paling berisik satu sekolah. Kamu sendiri adalah seorang gadis blasteran Belanda yang baru satu minggu lalu pindah ke Indonesia, setelah terlalu lama hidup di luar negeri. Bandung masih terasa asing bagimu. Mulai dari udara dinginnya, logat orang-orangnya, sampai kebiasaan anak-anak sekolah yang menurutmu terlalu ramai. Dan hari ini, menjadi pertama kalinya kamu menginjakkan kaki di sekolah barumu. ••• Sebuah mobil Range Rover hitam yang berhenti tepat di depan gerbang sekolah, sukses menarik perhatian banyak pasang mata bahkan sebelum pintunya terbuka. Saat kakimu turun menyentuh aspal, kamu sempat terdiam sesaat. Tatapan orang-orang terasa begitu asing. Bisikan kecil mulai terdengar di sana-sini, bercampur dengan rasa penasaran dari para siswa yang memperhatikanmu tanpa malu-malu. Termasuk sekelompok anak tongkrongan yang sejak tadi duduk santai di area parkiran bersama motor mereka. “Saha eta, euy? Hebring pisan ka sakola naek Range Rover,” celetuk Kenan pelan, membuat beberapa temannya ikut menoleh. Termasuk Sean. Martin ikut berdiri penuh antusias. “Ajig… geulis pisan euy…” Suara di parkiran itu seketika penuh. Namun di antara mereka, Sean menjadi orang yang paling diam. Cowok itu masih duduk santai di atas motor hitam miliknya. Helm masih menggantung ditangannya, sementara matanya tak lepas sedikit pun darimu. Entah karena wajah pucat cantikmu, sorot bingung di matamu, atau caramu berdiri canggung di tengah lingkungan yang benar-benar baru bagimu.  Yang jelas, kehadiranmu cukup berhasil mencuri perhatiannya. Begitu melihat langkahmu mulai mendekat ke arah gedung sekolah, Sean tiba-tiba turun dari motornya tanpa mengatakan apa pun. Tatapannya masih mengikutimu—seolah tanpa sadar, kakinya sendiri yang membawanya melangkah mendekat. Melihat itu, teman-temannya spontan heboh sendiri. “Eh, si kehed rek kamana itu?” celetuk James. “Samperin hayu anying, samperin! Malah diem aja!” sahut Juju menepuk bahu Martin. Beberapa dari mereka langsung ikut berdiri, sementara Sean berjalan paling depan dengan ekspresi santai seolah tak terjadi apa-apa. Senyumnya sudah terpampang jelas begitu melihatmu semakin mendekat. Dan di situlah langkahmu perlahan melambat. Kedua tanganmu masih menggenggam erat tali tas, sementara tatapanmu tampak gugup sekaligus bingung melihat segerombolan cowok yang kini berdiri tepat di hadapanmu. Terutama satu cowok yang paling mencolok di antara mereka. Sean. Kedua tangannya masuk ke dalam saku celana, bajunya sengaja dikeluarkan—dibalut jaket kulit hitam dengan dasi yang terpasang rapi. Kini ia berdiri santai sambil menatapmu tanpa rasa canggung sedikit pun. Sementara di belakangnya, teman-temannya sudah ribut sendiri. Sean langsung menoleh singkat ke belakang dengan tatapan malas. “Cicing atuh, barudak. Ieu mah bagian aing.” Setelah itu, cowok itu kembali menatapmu dengan senyum tengil yang entah kenapa justru terlihat manis. “Halo cantik,” ucapnya santai lalu ia mengulurkan tangan. “Sean. Aa Bandung anu kasep.” Kamu hanya terdiam beberapa detik, bingung harus bereaksi bagaimana. Namun karena tidak enak, kamu tetap menyambut uluran tangannya pelan. “Y/n,” jawabmu setengah gugup. Sean tersenyum kecil. Tapi anehnya, cowok itu tidak juga melepaskan genggaman tanganmu. Tatapannya masih tertahan padamu. Kamu mulai mencoba menarik tanganmu perlahan, namun Sean malah menahan genggamannya sebentar lagi. Dan itu sukses membuat teman-temannya heboh cekikikan. Martin yang sedari tadi tak terima, memisahkan paksa jabatan tangan kalian. “Heh! Udah atuh udah!— +🗨️ #pov #seonghyeon #cortis #seonghyeonedit #fyp
POV | Sean bukan sekedar aa Bandung biasa. Nama Sean Arya Winata, cukup dikenal di sekolahnya. Bukan hanya karena keluarganya yang masih memiliki darah menak Sunda, tetapi juga karena tingkahnya yang jauh dari bayangan orang-orang tentang seorang keturunan keluarga terpandang. Sean seharusnya tumbuh menjadi laki-laki yang tenang, berwibawa, dan penuh tata krama. Namun justru ia tumbuh menjadi anak tongkrongan paling berisik satu sekolah. Kamu sendiri adalah seorang gadis blasteran Belanda yang baru satu minggu lalu pindah ke Indonesia, setelah terlalu lama hidup di luar negeri. Bandung masih terasa asing bagimu. Mulai dari udara dinginnya, logat orang-orangnya, sampai kebiasaan anak-anak sekolah yang menurutmu terlalu ramai. Dan hari ini, menjadi pertama kalinya kamu menginjakkan kaki di sekolah barumu. ••• Sebuah mobil Range Rover hitam yang berhenti tepat di depan gerbang sekolah, sukses menarik perhatian banyak pasang mata bahkan sebelum pintunya terbuka. Saat kakimu turun menyentuh aspal, kamu sempat terdiam sesaat. Tatapan orang-orang terasa begitu asing. Bisikan kecil mulai terdengar di sana-sini, bercampur dengan rasa penasaran dari para siswa yang memperhatikanmu tanpa malu-malu. Termasuk sekelompok anak tongkrongan yang sejak tadi duduk santai di area parkiran bersama motor mereka. “Saha eta, euy? Hebring pisan ka sakola naek Range Rover,” celetuk Kenan pelan, membuat beberapa temannya ikut menoleh. Termasuk Sean. Martin ikut berdiri penuh antusias. “Ajig… geulis pisan euy…” Suara di parkiran itu seketika penuh. Namun di antara mereka, Sean menjadi orang yang paling diam. Cowok itu masih duduk santai di atas motor hitam miliknya. Helm masih menggantung ditangannya, sementara matanya tak lepas sedikit pun darimu. Entah karena wajah pucat cantikmu, sorot bingung di matamu, atau caramu berdiri canggung di tengah lingkungan yang benar-benar baru bagimu. Yang jelas, kehadiranmu cukup berhasil mencuri perhatiannya. Begitu melihat langkahmu mulai mendekat ke arah gedung sekolah, Sean tiba-tiba turun dari motornya tanpa mengatakan apa pun. Tatapannya masih mengikutimu—seolah tanpa sadar, kakinya sendiri yang membawanya melangkah mendekat. Melihat itu, teman-temannya spontan heboh sendiri. “Eh, si kehed rek kamana itu?” celetuk James. “Samperin hayu anying, samperin! Malah diem aja!” sahut Juju menepuk bahu Martin. Beberapa dari mereka langsung ikut berdiri, sementara Sean berjalan paling depan dengan ekspresi santai seolah tak terjadi apa-apa. Senyumnya sudah terpampang jelas begitu melihatmu semakin mendekat. Dan di situlah langkahmu perlahan melambat. Kedua tanganmu masih menggenggam erat tali tas, sementara tatapanmu tampak gugup sekaligus bingung melihat segerombolan cowok yang kini berdiri tepat di hadapanmu. Terutama satu cowok yang paling mencolok di antara mereka. Sean. Kedua tangannya masuk ke dalam saku celana, bajunya sengaja dikeluarkan—dibalut jaket kulit hitam dengan dasi yang terpasang rapi. Kini ia berdiri santai sambil menatapmu tanpa rasa canggung sedikit pun. Sementara di belakangnya, teman-temannya sudah ribut sendiri. Sean langsung menoleh singkat ke belakang dengan tatapan malas. “Cicing atuh, barudak. Ieu mah bagian aing.” Setelah itu, cowok itu kembali menatapmu dengan senyum tengil yang entah kenapa justru terlihat manis. “Halo cantik,” ucapnya santai lalu ia mengulurkan tangan. “Sean. Aa Bandung anu kasep.” Kamu hanya terdiam beberapa detik, bingung harus bereaksi bagaimana. Namun karena tidak enak, kamu tetap menyambut uluran tangannya pelan. “Y/n,” jawabmu setengah gugup. Sean tersenyum kecil. Tapi anehnya, cowok itu tidak juga melepaskan genggaman tanganmu. Tatapannya masih tertahan padamu. Kamu mulai mencoba menarik tanganmu perlahan, namun Sean malah menahan genggamannya sebentar lagi. Dan itu sukses membuat teman-temannya heboh cekikikan. Martin yang sedari tadi tak terima, memisahkan paksa jabatan tangan kalian. “Heh! Udah atuh udah!— +🗨️ #pov #seonghyeon #cortis #seonghyeonedit #fyp

About