@debbiestpierre: Always abs Forever #momtok #momsover30

Debbie St. Pierre
Debbie St. Pierre
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 14 February 2023 16:47:58 GMT
19836
362
5
5

Music

Download

Comments

kingkeyz2188
King :
Realtor Dad? 😅😏
2023-02-14 16:57:38
1
pangit77
user2386902741825 :
Dad’s that are into cosplay and Star Wars is a bonus huh? 😂😂
2023-02-14 18:18:59
1
brucej18
trey200011 :
🤩🤩🤩🤩🤩🤩
2023-02-14 19:22:03
1
To see more videos from user @debbiestpierre, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri
Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri

About