@user38639965:

sierah_e
sierah_e
Open In TikTok:
Region: US
Monday 27 February 2023 05:02:04 GMT
17572
3279
10
143

Music

Download

Comments

johnnyolivaress
johnnyolivaress :
pretty ma
2023-02-28 00:10:05
0
idk122332255555
idk122332255555 :
Stunningg
2023-02-27 05:32:34
0
fuckkcalebb
♱ :
Top 2 nd not 2
2023-02-27 07:25:24
0
chris_86tt
chris :
yeh
2023-02-27 05:12:11
0
che_is_devin
Devin Bennett :
Gosh
2023-03-06 02:25:00
0
yaanixaa
yanixa 𐙚 :
😍😍😍
2023-02-27 05:11:15
1
tx.masonn1
￴ ￴￴￴￴ ￴￴ ￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴ ￴ ￴￴￴￴ :
😍😍
2023-03-12 20:37:56
0
unknown2346677
🥷🏽 :
@gurteggg
2023-02-27 05:13:04
0
jdotfrmdaland
1n0nly🌎 :
shi u so fine😩
2023-05-11 20:30:41
0
To see more videos from user @user38639965, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bunda, jadwal makan yang berantakan bisa membuat anak sulit mendapatkan asupan yang cukup. Namun, wasting tidak bisa dipastikan hanya karena jam makan tidak teratur, ya. Kondisi ini dipengaruhi oleh kecukupan gizi, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. 🍽️ Ini 4 kebiasaan makan yang perlu Bunda perhatikan: ⏰ 1. Jam makan sering berubah-ubah Rutinitas makan yang konsisten membantu anak mengenali waktu makan dan membangun kebiasaan makan yang lebih baik. 🥛 2. Terlalu banyak susu atau camilan menjelang makan Anak bisa menjadi kurang lapar saat waktu makan utama tiba. Atur pemberiannya sesuai usia dan kebutuhan si kecil. 📱 3. Anak harus dialihkan dengan HP agar mau makan Kebiasaan ini bisa membuat anak kurang fokus mengenali rasa lapar dan kenyang. Coba bangun suasana makan yang tenang tanpa layar. 📉 4. Berat badan tidak naik atau justru turun Jangan hanya memperbaiki jadwal makan. Periksakan pertumbuhan anak di Posyandu atau Puskesmas agar penyebabnya dapat dievaluasi. 💡 Apa yang bisa Bunda lakukan? - Buat jadwal makan utama dan camilan yang teratur. - Sajikan makanan bergizi dengan porsi sesuai usia. - Dampingi anak makan tanpa memaksa. - Pantau berat dan tinggi badan secara berkala. ⚠️ Jika anak tampak sangat kurus, berat badannya terus turun, sulit minum, lemas, atau mengalami pembengkakan pada kedua kaki, segera cari pertolongan medis. 💬 Bunda, di rumah jadwal makan si kecil sudah teratur atau masih mengikuti kapan anak mau makan? Yuk, berbagi pengalaman di kolom komentar! Sumber terpercaya: - UNICEF Indonesia – Faktor Risiko Wasting pada Balita menjelaskan bahwa risiko wasting berkaitan dengan kecukupan asupan, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya.    - WHO – Panduan Pemberian Makan Pendamping ASI membahas frekuensi makan sesuai usia serta pemberian makan yang responsif terhadap tanda lapar dan kenyang anak. #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Bunda, jadwal makan yang berantakan bisa membuat anak sulit mendapatkan asupan yang cukup. Namun, wasting tidak bisa dipastikan hanya karena jam makan tidak teratur, ya. Kondisi ini dipengaruhi oleh kecukupan gizi, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. 🍽️ Ini 4 kebiasaan makan yang perlu Bunda perhatikan: ⏰ 1. Jam makan sering berubah-ubah Rutinitas makan yang konsisten membantu anak mengenali waktu makan dan membangun kebiasaan makan yang lebih baik. 🥛 2. Terlalu banyak susu atau camilan menjelang makan Anak bisa menjadi kurang lapar saat waktu makan utama tiba. Atur pemberiannya sesuai usia dan kebutuhan si kecil. 📱 3. Anak harus dialihkan dengan HP agar mau makan Kebiasaan ini bisa membuat anak kurang fokus mengenali rasa lapar dan kenyang. Coba bangun suasana makan yang tenang tanpa layar. 📉 4. Berat badan tidak naik atau justru turun Jangan hanya memperbaiki jadwal makan. Periksakan pertumbuhan anak di Posyandu atau Puskesmas agar penyebabnya dapat dievaluasi. 💡 Apa yang bisa Bunda lakukan? - Buat jadwal makan utama dan camilan yang teratur. - Sajikan makanan bergizi dengan porsi sesuai usia. - Dampingi anak makan tanpa memaksa. - Pantau berat dan tinggi badan secara berkala. ⚠️ Jika anak tampak sangat kurus, berat badannya terus turun, sulit minum, lemas, atau mengalami pembengkakan pada kedua kaki, segera cari pertolongan medis. 💬 Bunda, di rumah jadwal makan si kecil sudah teratur atau masih mengikuti kapan anak mau makan? Yuk, berbagi pengalaman di kolom komentar! Sumber terpercaya: - UNICEF Indonesia – Faktor Risiko Wasting pada Balita menjelaskan bahwa risiko wasting berkaitan dengan kecukupan asupan, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya. - WHO – Panduan Pemberian Makan Pendamping ASI membahas frekuensi makan sesuai usia serta pemberian makan yang responsif terhadap tanda lapar dan kenyang anak. #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About