@gibigrafi: Seni kim, niye temsil etsin oğlum ya? #gibi #gibidizisi #gibiexxen #feyyazyiğit #yılmaz #ersoy #ilkkan #gibisahneleri

Gibigrafi
Gibigrafi
Open In TikTok:
Region: TR
Tuesday 28 February 2023 14:17:05 GMT
433340
5478
20
377

Music

Download

Comments

ladyonur19
onurcınbarcı :
😂😂😂 Saçlar yakıyor 😂😂
2023-03-02 09:27:52
8
reisoglukadirr
kadir :
taş devrinde siyaset 😁 devirden dolayı toplayacak başka birsey yokki
2023-03-03 22:11:57
1
45252es
cp :
o yıllarda bile sorgulama var şimdi nerdeee
2023-03-15 06:48:27
0
senyor_0_6
Caneffect :
Hangi film bu
2023-03-01 22:07:13
0
1980baranbey
şahin bey :
survivorda aynısı yaşanıyor 😅😅😅
2023-03-12 05:23:50
0
sedi_1989
Sedi_1989 :
filmin ismi ne
2023-03-15 02:49:01
0
zoharel
pluton :
hangi bölüm bu ?
2023-03-30 01:09:01
0
cylmz08
C Yılmaz :
😂😂😂😂
2023-02-28 19:27:03
1
devrank40
devrank40 :
😂
2023-02-28 14:29:31
1
mustafa.cengiz.cel
Mustafa cengiz celik :
😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅
2023-02-28 19:25:37
1
denizcan1313
Denizcan Coşkun :
😅
2023-03-01 13:01:53
0
ilayda.alar75
ilayda çağlar :
🤣🤣
2025-04-22 10:51:07
0
muratkaptan4810
soryy4810 :
😁😁😁
2023-03-01 04:28:28
0
e52.52c
Ertuğrul Cörüt52Ordu🙏 :
😁
2023-03-01 20:14:20
0
handankutlu203
Handan Kutlu203 :
😂😂😂
2023-03-07 06:20:00
0
por.que.not.to.ca
por que not to callas :
🥰
2025-06-25 00:15:02
0
adnkrk
adnkrk :
gibi
2023-03-15 10:06:42
0
kendliheyati
Kendli Heyatı :
Təmsilən Ərdoğan
2023-03-11 08:40:07
0
fly_mgg
Fly_mgg :
Atın Keşfi
2023-03-01 07:37:45
0
fresh_form_07
FRESH FORM :
Kadın erkek ilişkisinde hala taş devrindeyiz! 😂
2023-03-01 21:09:38
0
To see more videos from user @gibigrafi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di era gempuran media sosial hari ini, kita setiap hari disuguhi dengan flexing kemewahan, gaya hidup hedonis, dan standar kesuksesan materi yang tampak begitu menyilaukan. Tanpa sadar, kita sering kali terjebak dalam perlombaan melelahkan: mencoba menyamakan langkah, memaksakan diri membeli apa yang orang lain beli, dan meniru mereka yang terlihat memiliki segalanya. Namun, lewat logika makrifatnya yang selalu renyah, santai, tapi menukik tajam, KH. Ahmad Bahauddin Noer Salim (Gus Baha) hadir memberikan kita sebuah rem darurat yang sangat menenangkan jiwa. Gus Baha mengajak kita untuk kembali ke hakekat kebahagiaan yang sejati, yaitu menikmati apa yang ada. Kebahagiaan itu bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan tentang seberapa pandai kita mengelola rasa syukur atas nikmat yang sudah eksis di tangan kita. Meniru gaya hidup orang yang punya segalanya hanya akan melahirkan penyakit hati yang akut—mulai dari rasa kufur nikmat, cemas yang tiada habisnya, hingga memaksakan diri berutang demi sebuah gengsi yang semu. Ketika kita mampu menyederhanakan standar kepuasan hidup kita pada hal-hal yang seadanya, di situlah letak kemerdekaan jiwa yang sesungguhnya. Kita tidak lagi bisa didekte oleh harta orang lain, dan kita bisa menikmati secangkir kopi dengan ketenangan yang sama besarnya dengan mereka yang memiliki segalanya. Di antara hal-hal sederhana yang kamu miliki saat ini, hal apa yang paling sering membuatmu sadar bahwa bahagia itu sebenarnya murah dan tidak perlu meniru orang lain? Yuk, mari kita diskusikan di kolom komentar. 👇 📌 SAVE postingan ini sebagai pengingat batin harianmu agar tetap tenang, membumi, dan merdeka dari tekanan standar hidup orang lain. ✈️ SHARE ke keluarga, pasangan, atau sahabat perjuanganmu agar mereka juga bisa menemukan ketenangan dalam ruang syukur yang sederhana. 🚀 FOLLOW @dawuhguru untuk siraman hikmah ringkas, kedalaman logika fiqih yang mencerahkan, dan untaian nasihat penyejuk jiwa dari para ulama setiap hari.
Di era gempuran media sosial hari ini, kita setiap hari disuguhi dengan flexing kemewahan, gaya hidup hedonis, dan standar kesuksesan materi yang tampak begitu menyilaukan. Tanpa sadar, kita sering kali terjebak dalam perlombaan melelahkan: mencoba menyamakan langkah, memaksakan diri membeli apa yang orang lain beli, dan meniru mereka yang terlihat memiliki segalanya. Namun, lewat logika makrifatnya yang selalu renyah, santai, tapi menukik tajam, KH. Ahmad Bahauddin Noer Salim (Gus Baha) hadir memberikan kita sebuah rem darurat yang sangat menenangkan jiwa. Gus Baha mengajak kita untuk kembali ke hakekat kebahagiaan yang sejati, yaitu menikmati apa yang ada. Kebahagiaan itu bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan tentang seberapa pandai kita mengelola rasa syukur atas nikmat yang sudah eksis di tangan kita. Meniru gaya hidup orang yang punya segalanya hanya akan melahirkan penyakit hati yang akut—mulai dari rasa kufur nikmat, cemas yang tiada habisnya, hingga memaksakan diri berutang demi sebuah gengsi yang semu. Ketika kita mampu menyederhanakan standar kepuasan hidup kita pada hal-hal yang seadanya, di situlah letak kemerdekaan jiwa yang sesungguhnya. Kita tidak lagi bisa didekte oleh harta orang lain, dan kita bisa menikmati secangkir kopi dengan ketenangan yang sama besarnya dengan mereka yang memiliki segalanya. Di antara hal-hal sederhana yang kamu miliki saat ini, hal apa yang paling sering membuatmu sadar bahwa bahagia itu sebenarnya murah dan tidak perlu meniru orang lain? Yuk, mari kita diskusikan di kolom komentar. 👇 📌 SAVE postingan ini sebagai pengingat batin harianmu agar tetap tenang, membumi, dan merdeka dari tekanan standar hidup orang lain. ✈️ SHARE ke keluarga, pasangan, atau sahabat perjuanganmu agar mereka juga bisa menemukan ketenangan dalam ruang syukur yang sederhana. 🚀 FOLLOW @dawuhguru untuk siraman hikmah ringkas, kedalaman logika fiqih yang mencerahkan, dan untaian nasihat penyejuk jiwa dari para ulama setiap hari.

About