@nixxweq: песня комфортик #ялюблюхисына #рекомендации #fyp

тгк: nixxxweq/ника ким
тгк: nixxxweq/ника ким
Open In TikTok:
Region: UZ
Saturday 11 March 2023 21:20:07 GMT
5556
525
9
10

Music

Download

Comments

nahuinahuiteby
женя :
мои шутки:
2023-03-12 09:18:30
6
balbesskka
balbesskka :
лучшая
2023-03-11 21:29:15
4
bingowqq
яйкй :
ты тоже комфортик, никусь
2023-03-11 22:50:13
2
marrtixxvv
мур :
11-я
2023-04-01 10:57:58
0
wirr1iw
wirr1iw :
никуль ты классная 🌍💫
2023-03-22 16:19:08
0
To see more videos from user @nixxweq, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

👩 Keputihan amis dan banyak? Jangan buru-buru menggunakan sabun khusus, pewangi, atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina. Penggunaan produk tertentu, terutama douching atau menyemprot bagian dalam vagina, justru dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami di area tersebut. 🦠 Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan keputihan berbau amis adalah bacterial vaginosis (BV), yaitu ketika keseimbangan bakteri alami di vagina mengalami perubahan. 🔬 Menariknya, sebuah uji klinis yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada 2025 meneliti penggunaan nano-kurkumin pada perempuan dengan BV. Dalam penelitian tersebut, peserta secara acak mendapatkan kapsul nano-kurkumin 40 mg setiap 12 jam selama 7 hari, atau metronidazole 500 mg setiap 12 jam selama 7 hari. Kondisi mereka kemudian dievaluasi kembali sekitar 2 minggu setelah terapi. 🫚 Hasilnya cukup menarik. Pada kelompok nano-kurkumin, setelah terapi: • 86% menunjukkan hasil negatif pada pemeriksaan clue cells
• 66% menunjukkan perbaikan pada whiff test yang berkaitan dengan bau amis
• 54% menunjukkan perbaikan pada karakteristik cairan vagina
• 46% menunjukkan perbaikan pH vagina   🌸 Peneliti juga melaporkan complete improvement yang lebih tinggi pada kelompok nano-kurkumin. Dalam abstrak penelitian, angkanya dilaporkan 82% pada kelompok nano-kurkumin dibanding 42% pada kelompok metronidazolesetelah 2 minggu.   📌 Keputihan yang banyak dan berbau amis tidak selalu disebabkan oleh bacterial vaginosis. Keputihan dapat memiliki berbagai penyebab, sehingga jangan mendiagnosis sendiri hanya berdasarkan warna, jumlah, atau bau. Jika keputihan berubah secara tidak biasa, berbau menyengat, disertai gatal, rasa terbakar, nyeri, atau terus berulang, sebaiknya periksakan ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan terapinya sesuai. 📚 Referensi: Mohamadi S, Behboodi Moghadam Z, Godarzi S, Rezaei E. (2025). A clinical trial of curcumin effect in comparison to metronidazole on the treatment of bacterial vaginosis. Scientific Reports. 15:7479.
👩 Keputihan amis dan banyak? Jangan buru-buru menggunakan sabun khusus, pewangi, atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina. Penggunaan produk tertentu, terutama douching atau menyemprot bagian dalam vagina, justru dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami di area tersebut. 🦠 Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan keputihan berbau amis adalah bacterial vaginosis (BV), yaitu ketika keseimbangan bakteri alami di vagina mengalami perubahan. 🔬 Menariknya, sebuah uji klinis yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada 2025 meneliti penggunaan nano-kurkumin pada perempuan dengan BV. Dalam penelitian tersebut, peserta secara acak mendapatkan kapsul nano-kurkumin 40 mg setiap 12 jam selama 7 hari, atau metronidazole 500 mg setiap 12 jam selama 7 hari. Kondisi mereka kemudian dievaluasi kembali sekitar 2 minggu setelah terapi. 🫚 Hasilnya cukup menarik. Pada kelompok nano-kurkumin, setelah terapi: • 86% menunjukkan hasil negatif pada pemeriksaan clue cells
• 66% menunjukkan perbaikan pada whiff test yang berkaitan dengan bau amis
• 54% menunjukkan perbaikan pada karakteristik cairan vagina
• 46% menunjukkan perbaikan pH vagina 🌸 Peneliti juga melaporkan complete improvement yang lebih tinggi pada kelompok nano-kurkumin. Dalam abstrak penelitian, angkanya dilaporkan 82% pada kelompok nano-kurkumin dibanding 42% pada kelompok metronidazolesetelah 2 minggu. 📌 Keputihan yang banyak dan berbau amis tidak selalu disebabkan oleh bacterial vaginosis. Keputihan dapat memiliki berbagai penyebab, sehingga jangan mendiagnosis sendiri hanya berdasarkan warna, jumlah, atau bau. Jika keputihan berubah secara tidak biasa, berbau menyengat, disertai gatal, rasa terbakar, nyeri, atau terus berulang, sebaiknya periksakan ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan terapinya sesuai. 📚 Referensi: Mohamadi S, Behboodi Moghadam Z, Godarzi S, Rezaei E. (2025). A clinical trial of curcumin effect in comparison to metronidazole on the treatment of bacterial vaginosis. Scientific Reports. 15:7479.

About