@claricremaschi: Ig: Clari_cremaschi >>> dc @katteyes 💗

claricremaschi✈️
claricremaschi✈️
Open In TikTok:
Region: AR
Saturday 22 April 2023 18:38:15 GMT
328910
29105
175
307

Music

Download

Comments

paketa8689
Alejandro 8689 :
sos relinda 😈holi
2023-04-22 20:29:21
1
adrianmoguel01
AMM :
no 💖 nadie se iguala 🥰
2023-04-22 19:28:02
2
talalbo1925
Talalbo 🤟🏼 :
Saludoss desde Chile 🇨🇱
2023-04-22 18:45:41
9
morafisch
mora :
pailita lo subioo
2023-04-23 16:08:19
3
pabloemiliano_m
🅿🅰🅱🅻🅾 :
que hermosuraaa😍😍😍
2023-04-23 03:55:54
3
vallorimartin
Martin Vallori :
se puede ser tan hermosa?
2023-04-23 00:43:58
2
nuhuelmolina
lalala :
ganaste el trend Clari 🆙
2023-04-24 15:25:44
2
jon_gomez_milan
jon_gomez_milan :
Que preciosa eres 😍❤️
2023-04-24 10:34:58
1
juliomarceloarg
JuliomarceloARG :
dioss!!
2023-04-23 16:07:24
1
diegoda940
Diegooooo :
ahí que hermosa está mí BB hermosa 😍
2023-04-22 18:42:37
4
julii.pallares
juli :
holaaa
2023-04-22 18:41:43
1
alonso._1205
しかし| คlonso :
Holaa
2023-04-22 18:52:02
1
aitana_mansilla13
Aitana Mansilla⚕️ :
Que hermosa 💗💗💗
2023-04-24 16:51:21
3
.ytiel
Yti3| 😮‍💨 :
primero 😍❤️
2023-04-22 18:40:08
2
fedezammitto
federico🧢 :
Que capa la clari
2023-04-24 00:58:29
2
mmelaniiieee_
𝓶𝓮𝓵𝓪𝓷𝓲𝓮 🧚🏼‍♀️ :
qué hermosa 💗
2023-04-23 04:01:24
2
cristianrojas3989
cristianrojas3989 :
linda baby🥰🥰
2023-04-22 23:51:10
1
vale9434
Vale :
Clari respondesss
2023-04-22 22:02:03
1
sebastianquevedo60
sebastian23 :
Hola hermosa 🥰
2023-04-22 19:06:06
1
luis_antonio_mm
Luis M. :
Se me antojo limonada 😁
2023-04-22 20:26:07
2
maxinuezz
maxinuez :
alguien me puede explicar lo que tanto me gusta ella 🥰🥰
2023-04-22 19:15:31
2
mayrincastillo32
mairyncastillo❤️ :
preciosa 😘😻😻
2023-04-28 21:33:58
1
codyanalyst
CODY :
Mi platónico 😳
2023-04-22 20:38:37
1
mrale75
Liquid Snake :
La perfezione ❤️
2023-04-22 18:48:30
1
To see more videos from user @claricremaschi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Karbon monoksida adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau, yang dihasilkan terutama dari proses pembakaran tidak sempurna bahan organik  seperti kebakaran hutan dan lahan. Data yang ditampilkan berasal dari CAMS (Copernicus Atmosphere Monitoring Service), program pengamatan atmosfer Uni Eropa, yang diakses melalui platform Windy.com.   Pusat tertinggi di wilayah Kalimantan Tengah, sekitar Palangka Raya.    Nilai konsentrasi mencapai 22.063 ppbv  angka ini jauh melampaui skala maksimum pada legenda peta yaitu 1.200 ppbv Waktu pemantauan Minggu, 20 September 2026, pukul 19.00 WIB   Penyebaran meluas ke seluruh wilayah Kalimantan, dengan konsentrasi menurun secara bertahap ke arah Jawa dan Semenanjung Malaysia.     Warna langit yang terlihat kemerahan atau jingga pekat disebabkan oleh hamburan cahaya Matahari melalui partikel halus asap yang melimpah di atmosfer.      Cahaya Matahari terdiri dari berbagai panjang gelombang. Partikel asap dan debu halus di udara menghamburkan gelombang cahaya pendek seperti biru, ungu ke segala arah, sehingga cahayanya tersaring.   Gelombang cahaya yang lebih panjang merah, jingga, dan kuning justru dapat menembus lapisan asap tersebut, sehingga ketika kita melihat ke langit, yang terlihat adalah dominasi warna merah dan jingga.    Semakin tebal dan padat lapisan asap, semakin kuat efek ini, sehingga langit tampak berwarna merah tua hingga kemerahan pekat sepanjang hari, bukan hanya saat terbit atau terbenam Matahari.    Konsentrasi CO yang sangat tinggi ini berkaitan erat dengan pembakaran biomassa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi secara luas di wilayah Kalimantan. Saat vegetasi terbakar dalam kondisi kurang pasokan oksigen, gas CO dihasilkan dalam jumlah besar dan terakumulasi di atmosfer bawah. Angin yang tenang menyebabkan gas dan partikel asap tidak tersebar dengan cepat, sehingga konsentrasinya meningkat tajam di atas wilayah sumber kebakaran dan sekitarnya.      Karbon monoksida berbahaya karena terhirup, gas ini masuk ke dalam aliran darah dan mengganggu kemampuan sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Paparan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mual, sesak napas, dan pada kondisi ekstrem dapat berakibat fatal. Partikel halus yang menyertai asap juga dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memperburuk penyakit paru maupun jantung yang sudah ada sebelumnya.   Sumber Data: Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), diakses melalui Windy.com, 20 September 2026 #bencanaalam #langit #kebakaranhutan #masukberanda #fypp
Karbon monoksida adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau, yang dihasilkan terutama dari proses pembakaran tidak sempurna bahan organik seperti kebakaran hutan dan lahan. Data yang ditampilkan berasal dari CAMS (Copernicus Atmosphere Monitoring Service), program pengamatan atmosfer Uni Eropa, yang diakses melalui platform Windy.com. Pusat tertinggi di wilayah Kalimantan Tengah, sekitar Palangka Raya. Nilai konsentrasi mencapai 22.063 ppbv angka ini jauh melampaui skala maksimum pada legenda peta yaitu 1.200 ppbv Waktu pemantauan Minggu, 20 September 2026, pukul 19.00 WIB Penyebaran meluas ke seluruh wilayah Kalimantan, dengan konsentrasi menurun secara bertahap ke arah Jawa dan Semenanjung Malaysia. Warna langit yang terlihat kemerahan atau jingga pekat disebabkan oleh hamburan cahaya Matahari melalui partikel halus asap yang melimpah di atmosfer. Cahaya Matahari terdiri dari berbagai panjang gelombang. Partikel asap dan debu halus di udara menghamburkan gelombang cahaya pendek seperti biru, ungu ke segala arah, sehingga cahayanya tersaring. Gelombang cahaya yang lebih panjang merah, jingga, dan kuning justru dapat menembus lapisan asap tersebut, sehingga ketika kita melihat ke langit, yang terlihat adalah dominasi warna merah dan jingga. Semakin tebal dan padat lapisan asap, semakin kuat efek ini, sehingga langit tampak berwarna merah tua hingga kemerahan pekat sepanjang hari, bukan hanya saat terbit atau terbenam Matahari. Konsentrasi CO yang sangat tinggi ini berkaitan erat dengan pembakaran biomassa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi secara luas di wilayah Kalimantan. Saat vegetasi terbakar dalam kondisi kurang pasokan oksigen, gas CO dihasilkan dalam jumlah besar dan terakumulasi di atmosfer bawah. Angin yang tenang menyebabkan gas dan partikel asap tidak tersebar dengan cepat, sehingga konsentrasinya meningkat tajam di atas wilayah sumber kebakaran dan sekitarnya. Karbon monoksida berbahaya karena terhirup, gas ini masuk ke dalam aliran darah dan mengganggu kemampuan sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Paparan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mual, sesak napas, dan pada kondisi ekstrem dapat berakibat fatal. Partikel halus yang menyertai asap juga dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memperburuk penyakit paru maupun jantung yang sudah ada sebelumnya. Sumber Data: Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), diakses melalui Windy.com, 20 September 2026 #bencanaalam #langit #kebakaranhutan #masukberanda #fypp

About