@silvinw_: Bagus juga #softlens #softlensviral #softlensrekomen #universalgrey #airynude #fyp

silvinw
silvinw
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 06 May 2023 13:50:52 GMT
57936
544
10
39

Music

Download

Comments

littlegirlnya_kamu
prill :
universal grey bagus tp tipis aku kuku nya panjang jd cepet sobek😭😭
2023-05-18 13:53:18
4
mirandaasiregarr
🍓 :
yg elcoco bgus gsii kak di mata coklat
2024-03-19 13:16:47
0
rhmafr
anthophile :
-1,25 nya abiss;((
2023-07-02 05:46:20
0
moonxlight_1
moonlight :
univ grey sumpah cakep bgt
2023-05-26 05:08:55
0
ellz_920
Ellzz~ :
minusss saya abissss arghhhhhhh🙂
2023-06-27 14:06:18
0
To see more videos from user @silvinw_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

done✨🥀 — Novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan mengisahkan kehidupan tragis seorang perempuan bernama Dewi Ayu, yang bangkit dari kuburnya setelah dua puluh satu tahun meninggal dunia. Kebangkitannya membuka kembali kisah masa lalunya yang kelam, penuh luka, aib, dan penderitaan yang diwariskan kepada empat anak perempuannya. Dewi Ayu adalah perempuan blasteran Belanda-Indonesia yang dipaksa menjadi pelacur di tengah kekacauan zaman kolonial, pendudukan Jepang, dan kemerdekaan Indonesia. Dalam keterpaksaan dan kehancuran, ia menjadi simbol perempuan yang bertahan di tengah dunia yang brutal. Dewi Ayu memiliki empat anak perempuan dari laki-laki yang berbeda. Anak-anaknya mengalami nasib yang tidak kalah pahit. Putri bungsunya, yang diberi nama Cantik, justru lahir dengan rupa yang sangat buruk. Nama “Cantik” menjadi bentuk perlawanan Dewi Ayu terhadap dunia yang menjadikan kecantikan sebagai nilai utama bagi perempuan. Meskipun buruk rupa, Cantik juga tidak lepas dari kekerasan dan tragedi, membuktikan bahwa penderitaan perempuan tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, melainkan oleh sistem yang menindas mereka secara sosial dan historis. Melalui kisah keluarga Dewi Ayu, pembaca diajak menyusuri puluhan tahun sejarah Indonesia—dari masa kolonial, perang kemerdekaan, hingga Orde Baru—dengan penuh kritik dan satire. Eka Kurniawan memadukan unsur realisme magis, humor gelap, dan mitologi lokal untuk memperlihatkan luka-luka yang diwariskan dari generasi ke generasi. Cerita ini juga dipenuhi dengan tokoh-tokoh laki-laki yang merepresentasikan kekuasaan dan kekerasan, seperti Shodancho, seorang mantan pejuang militer yang menjadi lambang penindasan dan dominasi maskulin. Secara keseluruhan, Cantik Itu Luka adalah kisah tentang perempuan, tubuh, trauma, dan sejarah. Melalui gaya bahasa yang puitis dan simbolik, Eka Kurniawan mengajak pembaca merenungkan bagaimana kecantikan bisa menjadi kutukan, dan bagaimana luka-luka personal tak bisa dilepaskan dari luka-luka sejarah bangsa. — @rezadwialfano  #book #novel #jjsastra #foryuuuuuuuuuuuu #fyp #foryou #cantikituluka #CapCut
done✨🥀 — Novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan mengisahkan kehidupan tragis seorang perempuan bernama Dewi Ayu, yang bangkit dari kuburnya setelah dua puluh satu tahun meninggal dunia. Kebangkitannya membuka kembali kisah masa lalunya yang kelam, penuh luka, aib, dan penderitaan yang diwariskan kepada empat anak perempuannya. Dewi Ayu adalah perempuan blasteran Belanda-Indonesia yang dipaksa menjadi pelacur di tengah kekacauan zaman kolonial, pendudukan Jepang, dan kemerdekaan Indonesia. Dalam keterpaksaan dan kehancuran, ia menjadi simbol perempuan yang bertahan di tengah dunia yang brutal. Dewi Ayu memiliki empat anak perempuan dari laki-laki yang berbeda. Anak-anaknya mengalami nasib yang tidak kalah pahit. Putri bungsunya, yang diberi nama Cantik, justru lahir dengan rupa yang sangat buruk. Nama “Cantik” menjadi bentuk perlawanan Dewi Ayu terhadap dunia yang menjadikan kecantikan sebagai nilai utama bagi perempuan. Meskipun buruk rupa, Cantik juga tidak lepas dari kekerasan dan tragedi, membuktikan bahwa penderitaan perempuan tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, melainkan oleh sistem yang menindas mereka secara sosial dan historis. Melalui kisah keluarga Dewi Ayu, pembaca diajak menyusuri puluhan tahun sejarah Indonesia—dari masa kolonial, perang kemerdekaan, hingga Orde Baru—dengan penuh kritik dan satire. Eka Kurniawan memadukan unsur realisme magis, humor gelap, dan mitologi lokal untuk memperlihatkan luka-luka yang diwariskan dari generasi ke generasi. Cerita ini juga dipenuhi dengan tokoh-tokoh laki-laki yang merepresentasikan kekuasaan dan kekerasan, seperti Shodancho, seorang mantan pejuang militer yang menjadi lambang penindasan dan dominasi maskulin. Secara keseluruhan, Cantik Itu Luka adalah kisah tentang perempuan, tubuh, trauma, dan sejarah. Melalui gaya bahasa yang puitis dan simbolik, Eka Kurniawan mengajak pembaca merenungkan bagaimana kecantikan bisa menjadi kutukan, dan bagaimana luka-luka personal tak bisa dilepaskan dari luka-luka sejarah bangsa. — @rezadwialfano #book #novel #jjsastra #foryuuuuuuuuuuuu #fyp #foryou #cantikituluka #CapCut

About