@vxvi__03: wisch die Tränen weg mit deim Anorak✨#sarahconnor #teamcee #ceemoments #glücksblase♥️ #fypシ #foryoupage #misscee #concert #herzkraftwerkelive2023 #herzkraftwerke #teamsarahconnor #takemeback #viral #badsegeberg #safeplace #sarahconnorfan #sarahconnorlive #anorak

vxvi__
vxvi__
Open In TikTok:
Region: DE
Thursday 25 May 2023 16:25:06 GMT
62002
1266
19
45

Music

Download

Comments

typisch_jana2105_
typisch_Jana2105♡ :
Wie ich sie liebeeee 🥰🥰
2023-05-25 17:12:30
7
safetdemirovicofficial
Safet demirovic🎤 :
bravo super lied
2025-03-04 21:19:46
0
tomasz.tadeusz6
Tomasz Tadeusz :
🥰
2025-08-26 16:19:53
0
sebastianschwesi
Sebastian Schwesi398 :
🥰🥰🥰
2023-05-25 21:27:22
1
manuelakonrad
Manuela Konrad 37🇦🇹 :
😁
2025-06-26 17:45:51
0
manuelakonrad
Manuela Konrad 37🇦🇹 :
👍🏻
2025-06-26 17:45:50
0
manuelakonrad
Manuela Konrad 37🇦🇹 :
🥰
2025-06-26 17:45:49
0
ttazas
ttazas :
😫😫😫
2025-04-16 20:39:51
0
fp_misscee_1306
Alessa :
ich liebesie unendlich
2023-05-26 15:10:20
3
i_love_you_for_ever_1
I❤️Helene Fischer :
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
2023-05-25 16:46:50
1
atanasyordanovruflari
atanasyordanovruflari :
🥰🥰🥰
2023-07-14 00:38:18
0
lucreziaketsitsid
lucrezia Anna :
Ich liebe sie einfach ‼️🌞🌞🌞mein Sonnenschein ☀️☀️☀️☀️☀️
2023-07-13 12:10:03
0
jannikprobst
jannikprobst :
🥰🥰🥰
2025-04-09 08:55:28
0
siegfriedsurke
SISU :
🔥
2025-04-19 04:45:10
0
To see more videos from user @vxvi__03, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

TransUnion, salah satu dari tiga lembaga pelaporan kredit terbesar di Amerika Serikat, telah secara resmi mengungkapkan terjadinya insiden pelanggaran data yang berdampak pada informasi pribadi lebih dari 4,4 juta pelanggannya. Menurut pengajuan perusahaan kepada pihak berwenang, insiden yang terjadi pada 28 Juli ini berasal dari akses tidak sah ke aplikasi pihak ketiga yang digunakan untuk menyimpan data operasional layanan pelanggan mereka di AS. Meskipun TransUnion mengklaim bahwa tidak ada informasi kredit yang diakses, pengajuan lebih lanjut mengonfirmasi bahwa data yang dicuri termasuk informasi pribadi yang sangat sensitif, seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan Nomor Jaminan Sosial (Social Security numbers). Pelanggaran data di TransUnion ini merupakan bagian dari gelombang serangan siber yang lebih luas yang baru-baru ini menargetkan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat di berbagai sektor, termasuk asuransi dan ritel. Pihak perusahaan sejauh ini belum memberikan banyak detail mengenai insiden tersebut dan belum diketahui siapa pelaku di balik serangan ini atau apakah ada tuntutan tebusan yang diajukan. Insiden ini sekali lagi menyoroti risiko keamanan dalam rantai pasokan digital dan betapa rentannya data pribadi jutaan orang yang tersimpan di tangan agregator data skala besar. Sumber : techrucnch --- Jangan Lupa untuk Mendaftar dengan Promo 1jt Bisa Kuliah di STMIK
TransUnion, salah satu dari tiga lembaga pelaporan kredit terbesar di Amerika Serikat, telah secara resmi mengungkapkan terjadinya insiden pelanggaran data yang berdampak pada informasi pribadi lebih dari 4,4 juta pelanggannya. Menurut pengajuan perusahaan kepada pihak berwenang, insiden yang terjadi pada 28 Juli ini berasal dari akses tidak sah ke aplikasi pihak ketiga yang digunakan untuk menyimpan data operasional layanan pelanggan mereka di AS. Meskipun TransUnion mengklaim bahwa tidak ada informasi kredit yang diakses, pengajuan lebih lanjut mengonfirmasi bahwa data yang dicuri termasuk informasi pribadi yang sangat sensitif, seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan Nomor Jaminan Sosial (Social Security numbers). Pelanggaran data di TransUnion ini merupakan bagian dari gelombang serangan siber yang lebih luas yang baru-baru ini menargetkan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat di berbagai sektor, termasuk asuransi dan ritel. Pihak perusahaan sejauh ini belum memberikan banyak detail mengenai insiden tersebut dan belum diketahui siapa pelaku di balik serangan ini atau apakah ada tuntutan tebusan yang diajukan. Insiden ini sekali lagi menyoroti risiko keamanan dalam rantai pasokan digital dan betapa rentannya data pribadi jutaan orang yang tersimpan di tangan agregator data skala besar. Sumber : techrucnch --- Jangan Lupa untuk Mendaftar dengan Promo 1jt Bisa Kuliah di STMIK "AMIKBANDUNG" dan Dapatkan Beasiswa Sampai Lulus! Mau booking promonya ? Yuk hubungi admin kami ya! 📞 : 0822 - 61 - 400200 📞 : 0811 - 239 - 1136 #pmbSAB #SatujutaSAB #stmikamikbandung
Microsoft telah merilis VibeVoice-1.5B, sebuah model kecerdasan buatan (AI) teks-ke-suara (Text-to-Speech - TTS) open-source yang secara signifikan meningkatkan standar dalam generasi audio sintetis. Inovasi utamanya terletak pada kemampuannya untuk menghasilkan audio berdurasi panjang hingga 90 menit tanpa putus, serta mendukung simulasi percakapan hingga empat pembicara yang berbeda dalam satu sesi. Kemampuan ini jauh melampaui batasan model TTS tradisional. Selain itu, VibeVoice-1.5B juga dilengkapi dengan kapabilitas canggih seperti kontrol emosi, sintesis lintas bahasa (antara Inggris dan Mandarin), bahkan kemampuan untuk menghasilkan nyanyian, menjadikannya sebuah terobosan untuk aplikasi seperti podcast AI dan audio naratif. Dirilis di bawah lisensi MIT yang sangat permisif, teknologi canggih ini kini tersedia secara bebas untuk digunakan oleh para peneliti dan pengembang, termasuk untuk tujuan komersial. VibeVoice-1.5B dibangun di atas arsitektur yang efisien, menggabungkan Large Language Model (LLM) dengan decoder difusi yang ringan, sehingga dapat dijalankan bahkan pada perangkat keras kelas konsumen. Meskipun model saat ini memiliki beberapa batasan—seperti hanya terlatih dalam bahasa Inggris dan Mandarin serta belum dioptimalkan untuk aplikasi real-time—rilis ini dipandang sebagai sebuah tonggak sejarah. Ini membuka jalan bagi pengembangan aplikasi audio percakapan generasi baru dan menegaskan komitmen Microsoft dalam mendorong inovasi di ranah AI open-source. Sumber : marktechpost --- Jangan Lupa untuk Mendaftar dengan Promo 1jt Bisa Kuliah di STMIK
Microsoft telah merilis VibeVoice-1.5B, sebuah model kecerdasan buatan (AI) teks-ke-suara (Text-to-Speech - TTS) open-source yang secara signifikan meningkatkan standar dalam generasi audio sintetis. Inovasi utamanya terletak pada kemampuannya untuk menghasilkan audio berdurasi panjang hingga 90 menit tanpa putus, serta mendukung simulasi percakapan hingga empat pembicara yang berbeda dalam satu sesi. Kemampuan ini jauh melampaui batasan model TTS tradisional. Selain itu, VibeVoice-1.5B juga dilengkapi dengan kapabilitas canggih seperti kontrol emosi, sintesis lintas bahasa (antara Inggris dan Mandarin), bahkan kemampuan untuk menghasilkan nyanyian, menjadikannya sebuah terobosan untuk aplikasi seperti podcast AI dan audio naratif. Dirilis di bawah lisensi MIT yang sangat permisif, teknologi canggih ini kini tersedia secara bebas untuk digunakan oleh para peneliti dan pengembang, termasuk untuk tujuan komersial. VibeVoice-1.5B dibangun di atas arsitektur yang efisien, menggabungkan Large Language Model (LLM) dengan decoder difusi yang ringan, sehingga dapat dijalankan bahkan pada perangkat keras kelas konsumen. Meskipun model saat ini memiliki beberapa batasan—seperti hanya terlatih dalam bahasa Inggris dan Mandarin serta belum dioptimalkan untuk aplikasi real-time—rilis ini dipandang sebagai sebuah tonggak sejarah. Ini membuka jalan bagi pengembangan aplikasi audio percakapan generasi baru dan menegaskan komitmen Microsoft dalam mendorong inovasi di ranah AI open-source. Sumber : marktechpost --- Jangan Lupa untuk Mendaftar dengan Promo 1jt Bisa Kuliah di STMIK "AMIKBANDUNG" dan Dapatkan Beasiswa Sampai Lulus! Mau booking promonya ? Yuk hubungi admin kami ya! 📞 : 0822 - 61 - 400200 📞 : 0811 - 239 - 1136 #stmikamikbandung #SatujutaSAB #pmbSAB

About