@thechosentvbr: Fizemos algumas leves alterações no estilo da Temporada 4... #thechosen #thechosenbrasil #séries #manga #animetiktok #demonslayer #paravoce

The Chosen Brasil
The Chosen Brasil
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 01 July 2023 14:06:28 GMT
341461
48845
1101
5436

Music

Download

Comments

dihhgraysonnnn
SolomonGrundihhBornOnAMondihh :
Jesus is the real demon slayer 🔥
2025-04-28 00:48:46
295
sr.castello
𝑺𝒓. 𝑪𝒂𝒔𝒕𝒆𝒍𝒍𝒐 :
Beleza, agora quero um anime de The Chosen na minha mesa 👍
2023-07-02 00:46:34
555
salodiaz1525
★彡 𝑺𝒂𝒍𝒐 彡★ :
se me juntaron los fandoms, y para rematar los 2 que mas me gustan 😭😭😭
2025-04-18 23:48:52
821
leylarosas136
Leyla Rosas ✨💖 :
Los 12 apóstoles se volvieron los 12 pilares, aunque no cambia el objetivo de eliminar a los demonios 🤭
2025-04-19 01:22:54
1098
privv.clee
𝕮𝖊𝖑𝖊𝖘𝖙𝖊 🇨🇴🐣 :
ya no es San Juan es Juan-san
2025-04-30 18:02:14
365
ro__dr.._i
C A R R E 💍💞 :
30 monedas d plata a q Judas fue el de la idea
2025-04-19 11:49:14
504
bieuzz
Bieu :
KKKKKKKKKKKKKKK sinto que os atores amam participar dessa série
2023-07-01 16:59:01
1030
lenatk8
☆ leo ☆ :
Os verdadeiros caçadores de oni
2023-08-28 14:33:15
538
verynofunjess
Jess França :
Tomé em: respiração do vinho
2023-07-01 16:57:32
315
beniciopoa
Benicio Magalhães660 :
respiração da fé: segunda forma, labareta de fogo
2023-08-29 13:35:08
192
guilherme_rodrigueess
Guilherme 🇻🇦 :
kimetsu Chosen? 😳 kkkkkkk adorei 🧡
2023-07-01 16:57:37
176
thays.santos010
タイス :
Ele correndo igual Naruto, o outro se transformando em super Sayajin, enquanto toca a música de Kimetsu kkkkkkkk Asmei ❤️
2023-07-01 16:42:47
190
d_lainez7
Diego Lainez :
Este debería ser el opening de la cuarta temporada 🤭😅😎✌️
2023-09-15 07:05:44
63
jack.ees
Jack.ees :
la sangre de cristo tiene ¡ POODEEEER !
2025-10-13 19:05:12
15
_matttw
Mateus Gomes :
mano, eu amo esse elenco KKKKKKKKKKKK
2023-07-01 18:01:44
41
sam.936
Samuel Teodoro :
Os verdadeiros Demon Slayers
2023-08-25 11:32:35
19
wz.havy01
Wz.havy01 :
Slayer Chosen😂😂
2023-08-14 14:47:14
5
salodiaz1525
★彡 𝑺𝒂𝒍𝒐 彡★ :
Tomas: respiración del vino... 4ta postura... se nos acabó el vino 😂😂😂
2025-04-20 19:35:44
85
morgan.afton7
Morgan! :
Ngm: a tradução NTLH:
2023-08-30 19:09:03
80
leelanaoi
Lea :
Un X: El anime es del enemigo.//Los de The Chosen:
2025-04-19 14:48:00
147
mozita1215
Alejandrina Moreno O :
reclutamiento de los 12 pilares 😂🥰
2023-09-19 21:00:16
62
itwlilice
maria :
mano,kkkkkk o tanto que eu amo esse elenco kkkkk
2023-07-03 18:49:47
19
isa.__.tec
¡໑:₊˚✿ 🥐 ꒱ 𝐈𝐬𝐚𝐡 !𖡡 𓂃 :
direto de Kimetsu no Yaba vem aí Respira e confie em Deus
2023-08-30 16:04:42
18
anap1117
Ana :
O JESUS NO FINAL KKKKKKKKKKKKKKKKKK
2023-07-02 04:18:38
5
To see more videos from user @thechosentvbr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sunan Gunung Jati :  Wali Songo Pendiri Kesultanan Cirebon Syarif Hidayatullah, yang kelak dikenal luas sebagai Sunan Gunung Jati, lahir di Tanah Suci Mekkah tahun 1448 Masehi, dari pasangan Syarif Abdullah Al‑Hasyimi—bangsawan dan penguasa wilayah Mesir—dengan Nyai Rara Santang, putri Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran, yang kemudian berganti nama menjadi Syarifah Mudaim setelah masuk Islam. Bersama kakaknya, Pangeran Cakrabuana, Nyai Rara Santang berhaji dan berguru kepada Syekh Bayanillah; di sanalah pertemuan yang mengubah jalannya sejarah Jawa Barat terjadi. Meski berhak mewarisi kekuasaan ayahnya di Timur Tengah, Syarif Hidayatullah memilih menyerahkan tahta kepada adiknya Syarif Nurullah dan berangkat bersama ibunya ke Nusantara untuk menyebarkan ajaran Islam. Sebelum menjejak tanah Cirebon, ia menuntut ilmu secara luas: berguru kepada Syekh Tajudin Al‑Qurthubi di Mekkah, Syekh Muhammad Athaillah Al‑Syadzili di Mesir, lalu ke Pasai, Kudus, hingga Ampeldenta Surabaya di bawah bimbingan Sunan Ampel. Atas anjuran gurunya, ia kemudian ditunjuk untuk meneruskan dakwah Syekh Datuk Kahfi di wilayah Gunung Sembung, Cirebon—tempat yang kelak menjadi pusat syiar Islam di Jawa Barat. Pada tahun 1479 M, Pangeran Cakrabuana menyerahkan kekuasaan Cirebon kepada Syarif Hidayatullah, yang kemudian menikah dengan Nyimas Pakungwati, putri Pangeran Cakrabuana. Ia diangkat menjadi pemimpin sekaligus mendapatkan gelar Sunan Gunung Jati, dan mendirikan Kesultanan Cirebon sebagai negara Islam yang merdeka. Ia juga dinobatkan sebagai pemimpin Wali Songo dalam musyawarah di Tuban tahun 1478, memindahkan pusat kegiatan para wali ke wilayah yang kini bernama Kecamatan Gunung Jati. Dalam dakwahnya, Sunan Gunung Jati menerapkan pendekatan lunak dan akulturatif—menggabungkan ajaran Islam dengan kearifan lokal agar mudah diterima masyarakat yang saat itu masih banyak menganut agama Hindu‑Buddha. Ia membangun masjid, pesantren, serta menjalin hubungan persahabatan dan perkawinan dengan penguasa sekitar, termasuk Nyai Kawunganten dari Banten dan Ong Tien—putri Kaisar Ming Tiongkok—yang kemudian berganti nama menjadi Nyai Mas Rara Sumanding. Dari perkawinan dengan Nyai Kawunganten lahir Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten, yang turut memperluas pengaruh Islam hingga pesisir barat Jawa. Di bawah kepemimpinannya, Cirebon tumbuh menjadi pelabuhan dagang yang ramai dan pusat peradaban Islam yang mempertemukan pedagang dari Arab, India, Tiongkok, dan Eropa. Ia juga berperan penting dalam menggalang kekuatan bersama Kesultanan Demak untuk mengusir pengaruh Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527 M. Setelah memimpin lebih dari satu abad, Sunan Gunung Jati wafat pada tanggal 26 Rajab 969 Hijriyah/1568 Masehi di usia 120 tahun. Makamnya kini berada di Komplek Astana Gunung Sembung, Desa Astana, Cirebon Utara, dan menjadi tujuan ziarah umat Islam dari seluruh Indonesia. Hingga kini, jejak ajaran dan kebijaksanaannya masih terasa kuat dalam budaya, seni, dan kehidupan masyarakat Cirebon. Referensi : 1. Pusat Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dakwah Sunan Gunung Jati dalam Proses Islamisasi di Kesultanan Cirebon 1479‑1568. th.2024.pdf 2. Hernawan, W. & Kusdiana, A. (2020). Sunan Gunung Djati: Sang Penata Agama di Tanah Sunda. Cirebon: Pustaka Cirebon. Dikutip dalam Tirto.id, 13 April 2021.  3. Repositori UIN Syekh Nurjati Cirebon. Cirebonologi: Kajian Sejarah dan Budaya. 2022. Buku_Cirebonologi.pdf 4. Aria Carbon. (1972). Purwaka Caruban Nagari. Terjemahan P.S. Sulendraningrat. Jakarta: Bhratara. Sumber naskah asli sejarah Cirebon karya Pangeran Arya Cirebon (1720 M) #fyp  #viral  #foryoupage  #sunangunungjati  #cirebon
Sunan Gunung Jati : Wali Songo Pendiri Kesultanan Cirebon Syarif Hidayatullah, yang kelak dikenal luas sebagai Sunan Gunung Jati, lahir di Tanah Suci Mekkah tahun 1448 Masehi, dari pasangan Syarif Abdullah Al‑Hasyimi—bangsawan dan penguasa wilayah Mesir—dengan Nyai Rara Santang, putri Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran, yang kemudian berganti nama menjadi Syarifah Mudaim setelah masuk Islam. Bersama kakaknya, Pangeran Cakrabuana, Nyai Rara Santang berhaji dan berguru kepada Syekh Bayanillah; di sanalah pertemuan yang mengubah jalannya sejarah Jawa Barat terjadi. Meski berhak mewarisi kekuasaan ayahnya di Timur Tengah, Syarif Hidayatullah memilih menyerahkan tahta kepada adiknya Syarif Nurullah dan berangkat bersama ibunya ke Nusantara untuk menyebarkan ajaran Islam. Sebelum menjejak tanah Cirebon, ia menuntut ilmu secara luas: berguru kepada Syekh Tajudin Al‑Qurthubi di Mekkah, Syekh Muhammad Athaillah Al‑Syadzili di Mesir, lalu ke Pasai, Kudus, hingga Ampeldenta Surabaya di bawah bimbingan Sunan Ampel. Atas anjuran gurunya, ia kemudian ditunjuk untuk meneruskan dakwah Syekh Datuk Kahfi di wilayah Gunung Sembung, Cirebon—tempat yang kelak menjadi pusat syiar Islam di Jawa Barat. Pada tahun 1479 M, Pangeran Cakrabuana menyerahkan kekuasaan Cirebon kepada Syarif Hidayatullah, yang kemudian menikah dengan Nyimas Pakungwati, putri Pangeran Cakrabuana. Ia diangkat menjadi pemimpin sekaligus mendapatkan gelar Sunan Gunung Jati, dan mendirikan Kesultanan Cirebon sebagai negara Islam yang merdeka. Ia juga dinobatkan sebagai pemimpin Wali Songo dalam musyawarah di Tuban tahun 1478, memindahkan pusat kegiatan para wali ke wilayah yang kini bernama Kecamatan Gunung Jati. Dalam dakwahnya, Sunan Gunung Jati menerapkan pendekatan lunak dan akulturatif—menggabungkan ajaran Islam dengan kearifan lokal agar mudah diterima masyarakat yang saat itu masih banyak menganut agama Hindu‑Buddha. Ia membangun masjid, pesantren, serta menjalin hubungan persahabatan dan perkawinan dengan penguasa sekitar, termasuk Nyai Kawunganten dari Banten dan Ong Tien—putri Kaisar Ming Tiongkok—yang kemudian berganti nama menjadi Nyai Mas Rara Sumanding. Dari perkawinan dengan Nyai Kawunganten lahir Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten, yang turut memperluas pengaruh Islam hingga pesisir barat Jawa. Di bawah kepemimpinannya, Cirebon tumbuh menjadi pelabuhan dagang yang ramai dan pusat peradaban Islam yang mempertemukan pedagang dari Arab, India, Tiongkok, dan Eropa. Ia juga berperan penting dalam menggalang kekuatan bersama Kesultanan Demak untuk mengusir pengaruh Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527 M. Setelah memimpin lebih dari satu abad, Sunan Gunung Jati wafat pada tanggal 26 Rajab 969 Hijriyah/1568 Masehi di usia 120 tahun. Makamnya kini berada di Komplek Astana Gunung Sembung, Desa Astana, Cirebon Utara, dan menjadi tujuan ziarah umat Islam dari seluruh Indonesia. Hingga kini, jejak ajaran dan kebijaksanaannya masih terasa kuat dalam budaya, seni, dan kehidupan masyarakat Cirebon. Referensi : 1. Pusat Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dakwah Sunan Gunung Jati dalam Proses Islamisasi di Kesultanan Cirebon 1479‑1568. th.2024.pdf 2. Hernawan, W. & Kusdiana, A. (2020). Sunan Gunung Djati: Sang Penata Agama di Tanah Sunda. Cirebon: Pustaka Cirebon. Dikutip dalam Tirto.id, 13 April 2021. 3. Repositori UIN Syekh Nurjati Cirebon. Cirebonologi: Kajian Sejarah dan Budaya. 2022. Buku_Cirebonologi.pdf 4. Aria Carbon. (1972). Purwaka Caruban Nagari. Terjemahan P.S. Sulendraningrat. Jakarta: Bhratara. Sumber naskah asli sejarah Cirebon karya Pangeran Arya Cirebon (1720 M) #fyp #viral #foryoupage #sunangunungjati #cirebon

About