@papanonkebenaran: #malaysianupdate #pmx #perikatannasional #merdeka23 #pakatanharapan #prn2023malaysia #barisannasional #anwaribrahim

KelabpenyokongMadani
KelabpenyokongMadani
Open In TikTok:
Region: MY
Saturday 22 July 2023 13:29:52 GMT
350
46
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @papanonkebenaran, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#Adriano_Leite_Ribeiro  ( lahir 17 Februari 1982, Rio de Janeiro, #brasil🇧🇷 ) ia umumnya dikenal hanya sebagai Adriano, adalah mantan pemain sepak bola profesional Brasil. Dia bermain sebagai striker dan dikenal karena serangan kaki kiri jarak jauhnya. Adriano menjalani empat musim yang produktif di Italia bersama klub Italia Parma dan Inter Milan, dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia selama ini dan mendapat julukan L'Imperatore (
#Adriano_Leite_Ribeiro  ( lahir 17 Februari 1982, Rio de Janeiro, #brasil🇧🇷 ) ia umumnya dikenal hanya sebagai Adriano, adalah mantan pemain sepak bola profesional Brasil. Dia bermain sebagai striker dan dikenal karena serangan kaki kiri jarak jauhnya. Adriano menjalani empat musim yang produktif di Italia bersama klub Italia Parma dan Inter Milan, dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia selama ini dan mendapat julukan L'Imperatore ("Kaisar"). Adriano finis di 10 besar Ballon d'Or di 2004 dan 2005 dan dianugerahi IFFHS World's Top Goal Scorer tahun 2005 dan juga merupakan pemenang tiga kali penghargaan Bidone d'Oro. Dia adalah tokoh kunci dalam kemenangan scudetto Inter 2005–06 sebelum kariernya, bagaimanapun, ditandai dengan inkonsistensi dan penurunan penampilannya yang bertepatan dengan kematian ayahnya. Dia pindah kembali ke negara asalnya Brasil pada tahun 2009 dan memenangkan Brasileirão bersama Flamengo dan Corinthians. Dia pensiun pada tahun 2016 pada usia 34 tahun. Dengan tidak adanya Ronaldo, ia memimpin Brasil ke Copa América 2004, menerima Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi dengan tujuh gol. Dia juga memenangkan Piala Konfederasi FIFA 2005 bersama Brasil, menerima Penghargaan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi dengan lima gol. Sebelum Piala Dunia 2006 ia adalah bagian dari "kuartet ajaib" Brasil yang terdiri dari para pemain ofensif bersama Ronaldo, Ronaldinho dan Kaká, yang pada akhirnya tidak berhasil di turnamen.

About