@ayaz_sarkar: dear tiktok tem unfreeze my account🥺#foryoupage #foryou #fyb #whatsappstatus #viral #video #illu #100k #duet #ayazsarkar #unfrezzmyaccount

SARKAR 🤞✌
SARKAR 🤞✌
Open In TikTok:
Region: PK
Friday 11 August 2023 01:54:37 GMT
79913
7773
28
410

Music

Download

Comments

awaljan869
zidullah Afghan :
🥰🥰🥰🥰🥰
2023-08-13 04:39:32
11
umarkhanswati5
Umar Khan Swati :
hab di
2023-08-13 12:08:31
11
adial278
Adil Khan :
🥰🥰🥰🥰
2023-08-11 13:36:41
11
raeesjan088
raeesjan888 :
had 😏
2023-08-13 18:15:23
8
xahoo.....ghalji
AhMaDzAi✌️GhAlJi👊 :
✌️✌️
2023-08-13 16:57:13
7
amjid.khan.6
user277099390718 :
😳😳😳😳
2023-08-13 17:31:07
7
zafarkhan49123
Zafar Khan :
💔💔💔
2023-08-14 01:39:48
6
zainulabidin973
zain ul abidin :
stunning
2023-08-15 17:13:36
4
nadiakha51
꧁༒☬𝓝𝓪𝓭𝓲𝓪 𝓚𝓱𝓪𝓷☬༒꧂ :
🥰
2023-08-14 20:24:03
3
luqmanqasmi
Luqman Qasmi :
der ha Sarkar 🌼🌿🍂
2023-08-14 21:50:27
3
abusaeed440
abusaeed440 :
🥰🥰🥰😛😋😜🤪
2023-08-14 18:13:54
3
janzaib6025
janzaib6025 :
@shazii__1
2023-08-21 00:39:42
3
m_ishaq313
⚔️⚔️➳ᴹᴿ᭄ƗSĦȺⵕ JȺṈƗ :
Wow🥰🥰🥰
2023-09-04 07:09:27
2
siadzamin1122
said Zamin khan :
so beautiful the Great lines Qurban sham vvvvvvvvvv
2023-09-03 18:31:12
1
nasir_.3
NaسRoo🩸 :
so beautiful💔
2023-09-04 06:28:38
1
kamaran______king07
😈maidan king,💪😈 :
@talha___khan03
2023-09-04 07:43:43
0
itsmoosajano
moosa jano :
of had kary dy yaro
2023-09-05 13:38:25
0
niazkha158
niazkhan4410 :
ڈیری سری شونڈی دی
2023-09-05 17:13:37
0
thekamrankami123
kamran khan :
@M.SD
2023-09-07 10:12:24
0
kingkhan1122561
sadqat khan :
🥰🥰🥰🥰🥰
2023-11-04 16:39:16
0
inamhassan31
❤️inam Hassan ❤️ :
💔💔💔
2024-09-03 19:43:00
0
To see more videos from user @ayaz_sarkar, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“The Pied Piper” versi [Brothers Grimm - Hameln]   Pada tahun 1284, seorang pria asing dan misterius datang ke kota Hameln. Ia mengenakan pakaian berwarna-warni dan dikenal sebagai penangkap tikus karena ia berjanji akan membebaskan kota dari wabah tikus dan mencit dengan imbalan sejumlah uang.  Penduduk kota setuju membayarnya. Maka pria itu memainkan serulingnya. Tak lama kemudian, semua tikus dan mencit keluar dari rumah-rumah dan mengikuti alunan musiknya. Setelah memastikan semuanya mengikuti dirinya, ia berjalan keluar kota menuju Sungai Weser. Semua tikus itu terjun ke sungai dan tenggelam.  Namun setelah kota terbebas dari tikus, warga Hameln menyesali janji mereka dan menolak membayar sang peniup seruling. Pria itu pun pergi dengan penuh kemarahan.  Pada tanggal 26 Juni tahun yang sama, ia kembali ke Hameln. Kali ini ia mengenakan pakaian pemburu dengan topi merah aneh dan wajah muram. Saat warga sedang berada di gereja, ia kembali memainkan serulingnya di jalan-jalan kota.  Tetapi kali ini bukan tikus yang keluar, melainkan anak-anak. Banyak anak laki-laki dan perempuan berusia di atas empat tahun mengikuti suara seruling itu, termasuk putri wali kota. Mereka dibawa melewati gerbang Ostertor menuju sebuah bukit, lalu menghilang di dalamnya.  Hanya dua anak yang kembali karena mereka tidak dapat mengikuti rombongan: satu anak buta sehingga tidak tahu ke mana anak-anak lain pergi, dan satu lagi bisu sehingga tidak bisa menceritakan apa yang terjadi. Ada juga seorang anak kecil yang selamat karena kembali untuk mengambil jaketnya.  Total 130 anak hilang.  Jalan tempat anak-anak itu lewat kemudian dikenal sebagai “Bungelose”, jalan sunyi tempat musik dan tarian dilarang. Bahkan rombongan pengantin yang melewati jalan itu harus menghentikan musik mereka.  Bukit tempat anak-anak menghilang disebut Poppenberg. Beberapa orang percaya anak-anak itu dibawa ke sebuah gua dan muncul kembali di Transylvania.  Penduduk Hameln mencatat peristiwa itu dalam buku sejarah kota mereka dan terus mengenangnya selama bertahun-tahun #enggisartchives #lukisan #sejarah #cerita
“The Pied Piper” versi [Brothers Grimm - Hameln] Pada tahun 1284, seorang pria asing dan misterius datang ke kota Hameln. Ia mengenakan pakaian berwarna-warni dan dikenal sebagai penangkap tikus karena ia berjanji akan membebaskan kota dari wabah tikus dan mencit dengan imbalan sejumlah uang. Penduduk kota setuju membayarnya. Maka pria itu memainkan serulingnya. Tak lama kemudian, semua tikus dan mencit keluar dari rumah-rumah dan mengikuti alunan musiknya. Setelah memastikan semuanya mengikuti dirinya, ia berjalan keluar kota menuju Sungai Weser. Semua tikus itu terjun ke sungai dan tenggelam. Namun setelah kota terbebas dari tikus, warga Hameln menyesali janji mereka dan menolak membayar sang peniup seruling. Pria itu pun pergi dengan penuh kemarahan. Pada tanggal 26 Juni tahun yang sama, ia kembali ke Hameln. Kali ini ia mengenakan pakaian pemburu dengan topi merah aneh dan wajah muram. Saat warga sedang berada di gereja, ia kembali memainkan serulingnya di jalan-jalan kota. Tetapi kali ini bukan tikus yang keluar, melainkan anak-anak. Banyak anak laki-laki dan perempuan berusia di atas empat tahun mengikuti suara seruling itu, termasuk putri wali kota. Mereka dibawa melewati gerbang Ostertor menuju sebuah bukit, lalu menghilang di dalamnya. Hanya dua anak yang kembali karena mereka tidak dapat mengikuti rombongan: satu anak buta sehingga tidak tahu ke mana anak-anak lain pergi, dan satu lagi bisu sehingga tidak bisa menceritakan apa yang terjadi. Ada juga seorang anak kecil yang selamat karena kembali untuk mengambil jaketnya. Total 130 anak hilang. Jalan tempat anak-anak itu lewat kemudian dikenal sebagai “Bungelose”, jalan sunyi tempat musik dan tarian dilarang. Bahkan rombongan pengantin yang melewati jalan itu harus menghentikan musik mereka. Bukit tempat anak-anak menghilang disebut Poppenberg. Beberapa orang percaya anak-anak itu dibawa ke sebuah gua dan muncul kembali di Transylvania. Penduduk Hameln mencatat peristiwa itu dalam buku sejarah kota mereka dan terus mengenangnya selama bertahun-tahun #enggisartchives #lukisan #sejarah #cerita

About