@hongtin94: Trả làn da nám mảng tàn nhang nút ruồi sau sinh cho chi gái sau khi điều trj tại spa Hồng Tín 𝗞𝗵𝗶 𝗯𝗮̣𝗻 𝘆𝗲̂𝘂 𝗯𝗮̉𝗻 𝘁𝗵𝗮̂𝗻 𝗺𝗶̀𝗻𝗵 𝘁𝗵𝗲̂𝗺 𝗺𝗼̣̂𝘁 𝗰𝗵𝘂́𝘁 🖤 𝗖𝘂𝗼̣̂𝗰 đ𝗼̛̀𝗶 𝘁𝘂̛̣ 𝗸𝗵𝗮̆́𝗰 𝘁𝗿𝗼̛̉ 𝗻𝗲̂𝗻 𝘅𝗶𝗻𝗵 đ𝗲̣𝗽 𝗻𝗵𝗶𝗲̂̀𝘂 𝗽𝗵𝗮̂̀𝗻 🖤 Cảm ơn chi đã tin tưởng ủng hộ e

Shop Hồng Tín
Shop Hồng Tín
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 12 August 2023 14:52:58 GMT
324
11
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @hongtin94, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[1] Beberapa tahun lalu, kamu dan Jungwon menjalin hubungan.   Kalian saling mencintai, saling mengerti, saling percaya. Suatu hari, kamu mendengar gosip. Katanya, Jungwon berselingkuh di belakangmu.   Mendengar itu, kamu langsung memutuskannya. Tanpa mau mendengar penjelasan darinya, sama sekali. Padahal, dia tidak berselingkuh. Semua gosip itu... palsu. Sejak kamu memutuskannya, dia menghilang tanpa jejak.   Rumah yang dulu dia tempati, kini kosong.   Tidak ada orang. Tidak ada penghuni. --- Suatu hari, teman dekatmu, Yana, mengajakmu datang ke arena pertempuran.   Awalnya, kamu menolak. Tapi dia terus memaksa.
[1] Beberapa tahun lalu, kamu dan Jungwon menjalin hubungan. Kalian saling mencintai, saling mengerti, saling percaya. Suatu hari, kamu mendengar gosip. Katanya, Jungwon berselingkuh di belakangmu. Mendengar itu, kamu langsung memutuskannya. Tanpa mau mendengar penjelasan darinya, sama sekali. Padahal, dia tidak berselingkuh. Semua gosip itu... palsu. Sejak kamu memutuskannya, dia menghilang tanpa jejak. Rumah yang dulu dia tempati, kini kosong. Tidak ada orang. Tidak ada penghuni. --- Suatu hari, teman dekatmu, Yana, mengajakmu datang ke arena pertempuran. Awalnya, kamu menolak. Tapi dia terus memaksa. "Ayolah, Y/N. Temenin gue, plis, plis," ucap Yana, sambil memegang lenganmu. Memohon agar kamu tidak menolaknya. "Ck. Iya, iya, gue ikut," ujarmu, memutar bola mata. Malas melihat tingkahnya, lalu terpaksa ikut. Kamu pergi ke arena itu, hanya karena paksaan dari Yana. Sekadar mengantar temannya. --- Sesampainya di arena, tempat itu dipenuhi sorakan penonton. Yana mengajakmu ke barisan paling depan. Tapi kamu menolak. Karena kamu tidak suka keramaian. "Yan, gue nggak nyaman di sini. Berisik. Gue pergi ya?" ucapmu, sambil menyumpal telingamu dengan ujung jari telunjuk. "Aelah, lu nggak seru banget. Yaudah deh, sana, huss, huss," ujar Yana, sambil menyuruhmu pergi. Kamu melihat ada lorong kecil di ujung arena, tidak jauh dari sana. Kemudian, kamu berjalan menuju lorong itu. Kamu menelusuri lorong yang gelap. Sepi, tapi tenang. Kamu suka. Kamu masuk ke ruangan kecil, tidak jauh dari arena. Duduk di kursi, sambil memegang ponsel. Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar dari ujung lorong. Mendekat ke arah ruangan ini. Kamu tidak menyadarinya. Lalu, seorang laki-laki muncul. Membuka pintu. Tubuhnya dipenuhi luka, dan darah segar. Laki-laki itu berjalan ke hadapanmu, yang sedang menunduk sambil bermain ponsel. "Sedang apa kau di sini?" ucapnya, dingin dan rendah. Refleks, kamu menatapnya. Dan ternyata... itu Jungwon. Mantan pacarmu. "J-Jungwon?" "Y/N..." Kalian berdua saling bertatap-tatapan. Lalu, kamu menyadari luka di sekitar wajahnya. Lukanya cukup banyak, sekitar 3-4 titik. Kamu memberanikan diri bertanya, "Jungwon, mengapa wajahmu penuh luka? Siapa yang melakukan ini padamu?" Dia hanya menatapmu. Tatapan dingin, datar, tanpa menjawab. Hanya... mengamati ekspresi terkejutmu. "Lo bisa bantu gue?" ujar Jungwon. "B-bantuin... apa?" ucapmu, sedikit canggung dan gugup. "Obatin luka gue..." #pov #fiksi #enhypen #au #jungwon

About