@taniacurls: Así es como logro que mi cabello se vea largo al definirlo 🫶🏽🤩🥰 #rizosperfectos #curlyhairtutorial #rizosnaturales #rizos #cabellorizado #curls #curlygirl

Tania Curls
Tania Curls
Open In TikTok:
Region: CO
Monday 13 November 2023 23:14:21 GMT
54938
1450
3
12

Music

Download

Comments

lahy1920
🌺Lahy🌺 :
yo quiero comprar el difusor de rizos 🥺
2024-12-31 03:15:39
1
millaaa331
millAA :
🥰🥰
2024-07-09 02:23:17
0
magda.cavallini
magda.cavallini :
🥺🥺🥺
2024-12-12 15:11:47
0
To see more videos from user @taniacurls, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26
Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26

About