@werguiyaram: #senegal#tiktok #fyp #pourtoi #dakar #africa #france🇫🇷 #italy🇮🇹 #kanada🇨🇦 #españa🇪🇸 #almanya🇩🇪 #pourtigal🇵🇹🇵🇹 #eroupa🇲🇫🇩🇿 #amierieca #foryou #eroupa🇲🇫🇩🇿 #@Thiopetalima Diarra #

Wérgui yaram
Wérgui yaram
Open In TikTok:
Region: SN
Monday 18 December 2023 19:31:11 GMT
827381
37888
169
3226

Music

Download

Comments

hawacoulibaly643
Hawa❤️‍🔥 :
Je ne comprends pas
2023-12-27 21:49:03
18
el.xalif7
El Xalif L'ami de DIEU ❤️ :
kariñ bi nak ?
2023-12-18 19:41:13
15
assanendong407
assanendong407 :
lorié dimznche
2023-12-21 03:29:05
15
toulayeba60
user7509954572534 :
la suite
2023-12-30 13:34:45
7
grande.talibe.chei
Grande 💯Talibe Cheikh ❤️ :
Merci
2023-12-23 21:42:51
6
fatoubintoundiaye80
fatoubintoundiaye80 :
Comprendre wouma dara légui keurigne bi nk nouniou kay déf
2024-01-22 13:09:55
6
mamitashopp
Mamitashopp👖👔👕👟🩴 :
Louy ndibere
2023-12-28 09:02:15
4
hamidougajigo
Hamidou :
Merci
2023-12-21 00:29:04
4
mm.say.seck
Gueye❤️❤️❤️ :
machlla
2023-12-18 21:25:57
3
amadousadiodiallo12
amadousadiodiall52 :
Merci
2023-12-25 01:23:11
3
ndeyepro
ndeyepro :
Delole sama abonnés guir yalla ♥️♥️♥️
2024-01-23 21:18:24
3
dou.ndow
Dou Ndow :
🙏
2023-12-27 14:18:10
2
fall1234516
Fall1234516 :
🥰🥰🥰
2023-12-19 14:08:13
2
maimunakujabie
maimuna :
masala
2023-12-24 07:59:35
2
adja.badiane5
adja badiane :
@ko
2024-01-24 14:19:59
2
salyseydi637
Saly Seydi :
merci
2023-12-30 02:48:46
2
khoudia1831
khoudia1833 :
machlla
2023-12-19 20:39:58
2
magget.badjie
Magget Badjie :
🤝🤝🤝🤝🤲🤲🤲
2023-12-29 18:45:44
2
user2431529652930
daouda55 :
merci
2024-01-13 02:58:36
2
adamesarrr
adamesarrr :
🥰🥰🥰
2023-12-18 22:53:50
2
bboumousamba
❤️❤️❤️bb Oumou🇸🇳♥️ ❤️❤️ :
merci beaucoup 🙏🙏
2024-01-23 02:38:47
2
user3839301179224
user3839301179224 :
Merci
2024-01-25 01:49:06
2
n__dg024
N__dg024 :
🥰🥰🥰
2023-12-28 20:52:09
1
bbroze7
bbroze :
🥰🥰🥰🥰
2023-12-29 04:39:54
1
memegorediouf
memegorediouf :
🥰🥰
2023-12-30 02:27:58
1
To see more videos from user @werguiyaram, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

•download polosan di slide 3 •masuk gemini upload foto kalian + polosan (untuk cewek tinggal ubah ke wanita dan outfit nya)  lalu masukkan prompt berikut ⬇️ [SUBJEK & ADEGAN UTAMA] Foto jepretan smartphone yang sangat realistis, mentah, dan belum dipoles, menunjukkan seorang wisatawan pria muda Indonesia berusia awal 20-an sedang beristirahat di puncak Gunung Merbabu yang berbatu dan berdebu di Indonesia. Identitas wajah dipertahankan persis seperti pada gambar referensi wajah yang diunggah. Subjek masih memegang papan penunjuk puncak logam merah yang sama secara alami sambil duduk santai di antara bebatuan vulkanik yang tidak rata. [KAMERA & PEMBINGKAIAN] Foto smartphone amatir dengan rasio aspek vertikal 3:4, diambil dari ketinggian dada oleh seorang teman. Pembingkaian agak canggung dengan terlalu banyak langit kosong di atas papan penunjuk dan jarak yang tidak rata di sisi kanan. Cakrawala sedikit miring tanpa disengaja. Papan penunjuk triangulasi Gunung Merbabu harus tetap terlihat sepenuhnya persis seperti pada gambar referensi lokasi yang diunggah. Tidak ada kedalaman bidang sinematik, tidak ada tampilan DSLR, ketajaman autofokus smartphone standar. [TUBUH & POSTUR] Duduk santai di atas bebatuan yang tidak rata dengan satu kaki terentang ke depan dengan canggung sementara lutut lainnya menekuk ke atas secara alami untuk keseimbangan. Tubuh sedikit condong ke samping karena bebatuan tidak stabil.  Bahu tidak simetris dan rileks. Postur terasa lelah, acak, dan secara alami tidak nyaman, bukannya estetis atau tenang. [AKSI & GERAKAN MIKRO] Tanda puncak berwarna merah dipegang secara diagonal di tubuh dengan satu tangan mencengkeram sudut atas dengan ceroboh sementara tangan lainnya menopang tepi bawah dengan longgar. Jari-jari diposisikan secara acak dan tidak sempurna. Sedikit ketegangan tubuh karena menyeimbangkan diri di medan yang tidak rata. [WAJAH & ARAH MATA] Melihat langsung ke arah kamera dengan ekspresi datar dan sedikit lelah karena kesal. Tidak tersenyum. Bibir rileks secara alami. Mata sedikit menyipit karena sinar matahari yang terik dan kelelahan. Ekspresi harus terasa jujur ​​dan tertangkap secara tidak sengaja, bukan dibuat-buat. [RAMBUT & PENUTUP KEPALA] Rambut hitam yang berantakan alami karena angin gunung dan aktivitas mendaki. Dahi sedikit berkeringat dan tekstur kulit yang realistis terlihat. Tidak ada perawatan sempurna atau penataan yang rapi. [PAKAIAN & TEKSTUR] Mengenakan jaket hiking luar ruangan gelap yang sama persis dengan kerutan alami dan kain mengembang, dilapisi di atas kemeja dalam polos berwarna netral.  Celana hiking longgar dan berdebu yang menggumpal tidak nyaman di sekitar pergelangan kaki. Sepatu hiking tertutup debu vulkanik kering dan tanah jalur pendakian. Pakaian harus terasa alami, berantakan, fungsional, dan sedikit bergaya tanpa menjadi terlalu berfokus pada mode. [LINGKUNGAN & DETAIL LOKAL] Pertahankan lingkungan puncak Gunung Merbabu yang asli persis seperti gambar referensi lokasi yang diunggah: papan penunjuk triangulasi berwarna kuning kusam dan hijau pudar yang tertutup stiker hiking yang tumpang tindih secara acak, goresan, cat yang mengelupas, tanda yang pudar, debu, dan kerusakan akibat cuaca. Latar depan dipenuhi bebatuan yang tidak rata dan jelek, jejak kaki acak, debu yang tersebar, dan tekstur vulkanik yang kacau. [PENCAHAYAAN & SUASANA] Sinar matahari siang tropis yang terik langsung mengenai puncak. Bayangan gelap yang kuat jatuh tajam ke sisi kanan. Langit sedikit terlalu terang dan sorotan yang pudar khas dari eksposur otomatis smartphone yang tidak sempurna. Suasana harus terasa panas, berdebu, berangin, canggung, lelah, dan didokumentasikan secara alami seperti kenangan hiking nyata yang difoto secara santai oleh seorang teman.  [DETAIL] Butiran alami smartphone, sedikit artefak kompresi, rentang dinamis yang tidak sempurna, tekstur berdebu pada sepatu dan bebatuan, ketegangan kain yang realistis.  #merbabu #merbabuviasuwanting #pendakigunung #pendaki #gunungindonesia
•download polosan di slide 3 •masuk gemini upload foto kalian + polosan (untuk cewek tinggal ubah ke wanita dan outfit nya) lalu masukkan prompt berikut ⬇️ [SUBJEK & ADEGAN UTAMA] Foto jepretan smartphone yang sangat realistis, mentah, dan belum dipoles, menunjukkan seorang wisatawan pria muda Indonesia berusia awal 20-an sedang beristirahat di puncak Gunung Merbabu yang berbatu dan berdebu di Indonesia. Identitas wajah dipertahankan persis seperti pada gambar referensi wajah yang diunggah. Subjek masih memegang papan penunjuk puncak logam merah yang sama secara alami sambil duduk santai di antara bebatuan vulkanik yang tidak rata. [KAMERA & PEMBINGKAIAN] Foto smartphone amatir dengan rasio aspek vertikal 3:4, diambil dari ketinggian dada oleh seorang teman. Pembingkaian agak canggung dengan terlalu banyak langit kosong di atas papan penunjuk dan jarak yang tidak rata di sisi kanan. Cakrawala sedikit miring tanpa disengaja. Papan penunjuk triangulasi Gunung Merbabu harus tetap terlihat sepenuhnya persis seperti pada gambar referensi lokasi yang diunggah. Tidak ada kedalaman bidang sinematik, tidak ada tampilan DSLR, ketajaman autofokus smartphone standar. [TUBUH & POSTUR] Duduk santai di atas bebatuan yang tidak rata dengan satu kaki terentang ke depan dengan canggung sementara lutut lainnya menekuk ke atas secara alami untuk keseimbangan. Tubuh sedikit condong ke samping karena bebatuan tidak stabil. Bahu tidak simetris dan rileks. Postur terasa lelah, acak, dan secara alami tidak nyaman, bukannya estetis atau tenang. [AKSI & GERAKAN MIKRO] Tanda puncak berwarna merah dipegang secara diagonal di tubuh dengan satu tangan mencengkeram sudut atas dengan ceroboh sementara tangan lainnya menopang tepi bawah dengan longgar. Jari-jari diposisikan secara acak dan tidak sempurna. Sedikit ketegangan tubuh karena menyeimbangkan diri di medan yang tidak rata. [WAJAH & ARAH MATA] Melihat langsung ke arah kamera dengan ekspresi datar dan sedikit lelah karena kesal. Tidak tersenyum. Bibir rileks secara alami. Mata sedikit menyipit karena sinar matahari yang terik dan kelelahan. Ekspresi harus terasa jujur ​​dan tertangkap secara tidak sengaja, bukan dibuat-buat. [RAMBUT & PENUTUP KEPALA] Rambut hitam yang berantakan alami karena angin gunung dan aktivitas mendaki. Dahi sedikit berkeringat dan tekstur kulit yang realistis terlihat. Tidak ada perawatan sempurna atau penataan yang rapi. [PAKAIAN & TEKSTUR] Mengenakan jaket hiking luar ruangan gelap yang sama persis dengan kerutan alami dan kain mengembang, dilapisi di atas kemeja dalam polos berwarna netral. Celana hiking longgar dan berdebu yang menggumpal tidak nyaman di sekitar pergelangan kaki. Sepatu hiking tertutup debu vulkanik kering dan tanah jalur pendakian. Pakaian harus terasa alami, berantakan, fungsional, dan sedikit bergaya tanpa menjadi terlalu berfokus pada mode. [LINGKUNGAN & DETAIL LOKAL] Pertahankan lingkungan puncak Gunung Merbabu yang asli persis seperti gambar referensi lokasi yang diunggah: papan penunjuk triangulasi berwarna kuning kusam dan hijau pudar yang tertutup stiker hiking yang tumpang tindih secara acak, goresan, cat yang mengelupas, tanda yang pudar, debu, dan kerusakan akibat cuaca. Latar depan dipenuhi bebatuan yang tidak rata dan jelek, jejak kaki acak, debu yang tersebar, dan tekstur vulkanik yang kacau. [PENCAHAYAAN & SUASANA] Sinar matahari siang tropis yang terik langsung mengenai puncak. Bayangan gelap yang kuat jatuh tajam ke sisi kanan. Langit sedikit terlalu terang dan sorotan yang pudar khas dari eksposur otomatis smartphone yang tidak sempurna. Suasana harus terasa panas, berdebu, berangin, canggung, lelah, dan didokumentasikan secara alami seperti kenangan hiking nyata yang difoto secara santai oleh seorang teman. [DETAIL] Butiran alami smartphone, sedikit artefak kompresi, rentang dinamis yang tidak sempurna, tekstur berdebu pada sepatu dan bebatuan, ketegangan kain yang realistis. #merbabu #merbabuviasuwanting #pendakigunung #pendaki #gunungindonesia

About