@tame_gi_369: Gallata qabna🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻 #thissong 🥰🥰🤩🤩 #eyesusyadinal🙌🙌🙌 #eritreantiktok🇪🇷🇪🇷 #ethiopian_tik_tok #tame_gi #tame #cristian #protestan #catholic #tame #tame_gi #VIRAL #foryou #fpy #oromotiktok #farfannaafaanoromo #oromia #oromosong #oll

Tame Gi🎼🎶✝️
Tame Gi🎼🎶✝️
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 31 December 2023 12:02:16 GMT
106557
15058
848
372

Music

Download

Comments

eden45810
EDEN :
Ameeeeeeeeeeeeeeeeeeeen ebifam🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-05 00:05:41
0
genet_6717
firrii oro📖✝️📖🎸( Genet) :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰 eebbifamii my bro
2023-12-31 13:20:34
8
ayantu.damalash
Ayyu💝🇬🇧 :
Eebbifamii bro 🥰🥰🙏
2023-12-31 14:53:44
6
meriilv
meri lv :
ebbifamii 🙏❤️
2023-12-31 12:42:13
1
salaam.sala
አሜን የእግዚአብሔር ስጦታ 🙏🫶🫶❤️❤️ :
አሜንንንአሜንንን
2023-12-31 12:47:42
1
meriti12345678
እግዚአብሔር የደስታ ምንጭ ነው🙏❤ :
Amen Amenn🙏🙏
2023-12-31 13:26:40
1
asanti780
oromookooo :
galata qabneera🥰🥰🥰
2024-01-01 06:26:58
2
alem4719856321881
Mesi &siifan ✝️🇪🇹🇯🇴 :
አሜንንን🥰
2023-12-31 12:58:44
1
solemyhadiya
Sole Hadeya :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰my bro
2024-01-02 03:23:23
2
jisusisgood
kiyaye አማሮ :
tebarek
2024-02-24 17:59:09
1
user3653082187668
Darmi farda :
ameeeeeeeeeeeen🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰🥰🥰
2024-02-06 11:35:06
1
fungitii2
fungitii2 :
bro koo🥰
2024-01-01 13:14:42
2
if2goodleena.biftu
biiftuu :
Ameeeeeen Ameeeeeen Ebiifamii bro koo ♥️🥰🥰
2023-12-31 12:46:44
1
mihiretkeyesus43
buze@❤️‍🩹💫 :
blessing 🥰🥰🥰🥰💞💞💞
2023-12-31 13:04:01
1
yefikr.sewu8
ምኞት ምትኩ 🦋💫 :
Amen Amen
2024-01-13 15:37:19
1
seenaa.adanu
Bini ilmaa iluu :
Ameeeeeeeeeeeeee 🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰❤💚❤
2024-03-14 14:11:45
1
chrsti11
Aklil💫 :
tebareklgn bro🥰🥰🙏
2024-01-05 08:51:40
1
zedi.ye.geta.lijii
zedi ye geta Lijii :
አሜንንንንን🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏አሜንንንንንን❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2024-01-01 09:40:45
1
myko650
MYKO🙏 :
Tebarek bro
2023-12-31 12:08:55
2
tseayanseh
ፀሐነኘቨ ኢየሱሰ :
🥰🥰🥰🥰amen amen amen amen amen
2023-12-31 13:17:02
1
free.nagn
Free nagn :
bebzu tebarek
2023-12-31 12:51:18
1
gracetvethiopia
Kidist Kifle :
Stay Blessed🥰🥰🥰😇🙏 I love this song🙏
2024-01-02 20:12:42
2
shra.aliyasi
sahara :
bagubizena..geza.igezabareni.asebakawali..amanii.amanii.amanii.tabarakii.🙏🙏🙏🙏💞💞💞💞
2023-12-31 12:27:47
1
user3662062411665
Tigisti :
Ebbifami 🙏🙏🥰🥰🥰🥰🥰
2023-12-31 12:22:08
3
kas6041
✨Kas0915💫 :
🥰🥰🤌🏾🫶🏾
2024-01-03 01:35:46
1
To see more videos from user @tame_gi_369, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“INGIN TAHU SIAPA YANG SALAH DAN SIAPA YANG BENAR? LIHAT BUKAN HANYA CERITANYA, TAPI JUGA JEJAK KEHIDUPANNYA.” Kadang kebenaran tidak langsung terlihat dari kata-kata. Ada orang yang pandai memainkan cerita, seolah-olah dirinya korban. Ada pula orang yang memilih diam meski sebenarnya dizalimi. Salah satu hal yang sering diperhatikan adalah keadaan hidupnya: apakah hidupnya semakin penuh keberkahan, atau justru banyak masalah, kehilangan ketenangan, dan kerusakan hubungan. Namun, rezeki yang lancar dan kesehatan yang baik tidak boleh dijadikan bukti mutlak bahwa seseorang pasti benar. Begitu juga kesulitan, sakit, atau rezeki sempit tidak otomatis berarti seseorang bersalah. Dalil ‘Aqli (akal) Secara logika, perbuatan meninggalkan jejak. Orang yang terus-menerus berbuat zalim, berdusta, mengkhianati, atau merusak hubungan biasanya akan menghadapi konsekuensi dari perbuatannya—hilangnya kepercayaan, rusaknya hubungan, munculnya konflik, atau kegelisahan. Tetapi kita tetap harus berhati-hati: tidak semua kesulitan adalah hukuman dan tidak semua kelancaran adalah tanda seseorang berada di pihak yang benar. Dalil Naqli Allah berfirman: “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.” QS. Al-Anbiya: 35 Artinya, kebaikan berupa kesehatan, kekayaan, kelancaran rezeki maupun keburukan berupa sakit dan kesulitan sama-sama bisa menjadi ujian. Allah juga mengingatkan: “Adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, dia berkata: ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Adapun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, dia berkata: ‘Tuhanku telah menghinakanku.’ Sekali-kali tidak!” QS. Al-Fajr: 15–17 Jadi, jangan menjadikan banyaknya harta sebagai tanda Allah pasti meridai seseorang, dan jangan menjadikan kesempitan hidup sebagai tanda Allah pasti membencinya. Untuk mengetahui siapa yang benar, gunakan tabayyun, lihat fakta, perhatikan akhlak dan konsistensi perbuatannya, serta jangan hanya percaya pada satu sisi cerita. “Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya.” QS. Al-Hujurat: 6 Kebenaran bukan selalu terlihat dari siapa yang paling lancar rezekinya. Kebenaran dicari melalui fakta, keadilan, akhlak, dan bukti—sementara keputusan akhirnya tetap milik Allah. #Tabayyun  #Kebenaran  #NasihatIslam  #IslamItuIndah  #RenunganIslam
“INGIN TAHU SIAPA YANG SALAH DAN SIAPA YANG BENAR? LIHAT BUKAN HANYA CERITANYA, TAPI JUGA JEJAK KEHIDUPANNYA.” Kadang kebenaran tidak langsung terlihat dari kata-kata. Ada orang yang pandai memainkan cerita, seolah-olah dirinya korban. Ada pula orang yang memilih diam meski sebenarnya dizalimi. Salah satu hal yang sering diperhatikan adalah keadaan hidupnya: apakah hidupnya semakin penuh keberkahan, atau justru banyak masalah, kehilangan ketenangan, dan kerusakan hubungan. Namun, rezeki yang lancar dan kesehatan yang baik tidak boleh dijadikan bukti mutlak bahwa seseorang pasti benar. Begitu juga kesulitan, sakit, atau rezeki sempit tidak otomatis berarti seseorang bersalah. Dalil ‘Aqli (akal) Secara logika, perbuatan meninggalkan jejak. Orang yang terus-menerus berbuat zalim, berdusta, mengkhianati, atau merusak hubungan biasanya akan menghadapi konsekuensi dari perbuatannya—hilangnya kepercayaan, rusaknya hubungan, munculnya konflik, atau kegelisahan. Tetapi kita tetap harus berhati-hati: tidak semua kesulitan adalah hukuman dan tidak semua kelancaran adalah tanda seseorang berada di pihak yang benar. Dalil Naqli Allah berfirman: “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.” QS. Al-Anbiya: 35 Artinya, kebaikan berupa kesehatan, kekayaan, kelancaran rezeki maupun keburukan berupa sakit dan kesulitan sama-sama bisa menjadi ujian. Allah juga mengingatkan: “Adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, dia berkata: ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Adapun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, dia berkata: ‘Tuhanku telah menghinakanku.’ Sekali-kali tidak!” QS. Al-Fajr: 15–17 Jadi, jangan menjadikan banyaknya harta sebagai tanda Allah pasti meridai seseorang, dan jangan menjadikan kesempitan hidup sebagai tanda Allah pasti membencinya. Untuk mengetahui siapa yang benar, gunakan tabayyun, lihat fakta, perhatikan akhlak dan konsistensi perbuatannya, serta jangan hanya percaya pada satu sisi cerita. “Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya.” QS. Al-Hujurat: 6 Kebenaran bukan selalu terlihat dari siapa yang paling lancar rezekinya. Kebenaran dicari melalui fakta, keadilan, akhlak, dan bukti—sementara keputusan akhirnya tetap milik Allah. #Tabayyun #Kebenaran #NasihatIslam #IslamItuIndah #RenunganIslam

About