@qamarjawad:

Qamar
Qamar
Open In TikTok:
Region: IQ
Tuesday 02 January 2024 14:35:15 GMT
631
125
5
9

Music

Download

Comments

99tarq
طارق الكردی :
جوانه ده س خوش
2024-01-02 14:38:17
1
mkjls8
مشتاق العراقي :
💔💔💔
2024-01-02 14:53:10
1
surchym...147
Surchy.H.K.R :
💖🖤💖🖤💖🖤💖🖤💖💖🖤💖🖤
2024-01-03 13:33:43
1
To see more videos from user @qamarjawad, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

HQ-11 adalah sistem pertahanan udara bergerak buatan Tiongkok yang dirancang untuk pertahanan titik (terminal air defense) terhadap ancaman udara jarak pendek hingga menengah. Sistem ini mulai diperkenalkan kepada publik pada Airshow China 2022 dan mulai memasuki dinas sekitar tahun 2022. � Default + 1 Spesifikasi utama Jenis: Sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) dengan meriam CIWS. Jangkauan rudal: Sekitar 30 km terhadap pesawat. Sekitar 20 km terhadap rudal jelajah dan senjata berpemandu. � Wikipedia + 1 Peluncur: 8 tabung peluncur vertikal (VLS). Radar: Menggunakan radar AESA (Active Electronically Scanned Array). Kemampuan: Dapat melacak dan menghadapi puluhan sasaran secara bersamaan. � Wikipedia Komponen sistem HQ-11 menggabungkan beberapa elemen menjadi satu jaringan pertahanan: Kendaraan peluncur rudal dengan 8 sel VLS. Kendaraan LD-3000 CIWS, meriam Gatling 30 mm 11 laras sebagai lapisan pertahanan terakhir. Kendaraan komando dan radar untuk pengendalian tembakan. � Default + 1 Sasaran yang dapat dihadapi HQ-11 dirancang untuk mencegat: Pesawat tempur. Helikopter. UAV/drone. Rudal jelajah. Bom berpemandu dan amunisi presisi lainnya. � Default + 1 Perbandingan dengan sistem lain Setara konsepnya dengan gabungan NASAMS dan CIWS Barat, karena mengombinasikan rudal serta meriam pertahanan jarak dekat. Berada di bawah sistem jarak jauh seperti HQ-9 dalam lapisan pertahanan udara berlapis. Menggantikan sistem HQ-6 dengan kemampuan yang lebih baik menghadapi rudal dan drone modern. � Wikipedia + 1 Secara keseluruhan, HQ-11 merupakan sistem pertahanan udara modern yang berfokus pada perlindungan objek vital dan pasukan bergerak dari ancaman udara pada jarak dekat hingga menengah, dengan menggabungkan rudal dan meriam otomatis dalam satu sistem pertahanan berlapis.#fyp #military #fyppppppppppppppppppppppp
HQ-11 adalah sistem pertahanan udara bergerak buatan Tiongkok yang dirancang untuk pertahanan titik (terminal air defense) terhadap ancaman udara jarak pendek hingga menengah. Sistem ini mulai diperkenalkan kepada publik pada Airshow China 2022 dan mulai memasuki dinas sekitar tahun 2022. � Default + 1 Spesifikasi utama Jenis: Sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) dengan meriam CIWS. Jangkauan rudal: Sekitar 30 km terhadap pesawat. Sekitar 20 km terhadap rudal jelajah dan senjata berpemandu. � Wikipedia + 1 Peluncur: 8 tabung peluncur vertikal (VLS). Radar: Menggunakan radar AESA (Active Electronically Scanned Array). Kemampuan: Dapat melacak dan menghadapi puluhan sasaran secara bersamaan. � Wikipedia Komponen sistem HQ-11 menggabungkan beberapa elemen menjadi satu jaringan pertahanan: Kendaraan peluncur rudal dengan 8 sel VLS. Kendaraan LD-3000 CIWS, meriam Gatling 30 mm 11 laras sebagai lapisan pertahanan terakhir. Kendaraan komando dan radar untuk pengendalian tembakan. � Default + 1 Sasaran yang dapat dihadapi HQ-11 dirancang untuk mencegat: Pesawat tempur. Helikopter. UAV/drone. Rudal jelajah. Bom berpemandu dan amunisi presisi lainnya. � Default + 1 Perbandingan dengan sistem lain Setara konsepnya dengan gabungan NASAMS dan CIWS Barat, karena mengombinasikan rudal serta meriam pertahanan jarak dekat. Berada di bawah sistem jarak jauh seperti HQ-9 dalam lapisan pertahanan udara berlapis. Menggantikan sistem HQ-6 dengan kemampuan yang lebih baik menghadapi rudal dan drone modern. � Wikipedia + 1 Secara keseluruhan, HQ-11 merupakan sistem pertahanan udara modern yang berfokus pada perlindungan objek vital dan pasukan bergerak dari ancaman udara pada jarak dekat hingga menengah, dengan menggabungkan rudal dan meriam otomatis dalam satu sistem pertahanan berlapis.#fyp #military #fyppppppppppppppppppppppp
رئيس كلية الطب في اصفهان  In the heart of Holy Karbala, specifically in 1966, a voice was born that became the most iconic symbol in Hussaini history. Basim Al-Karbalaei was not just a chanter; he was a project for a vocal epic that began in Karbala's old alleys, drawing inspiration from the legendary
رئيس كلية الطب في اصفهان In the heart of Holy Karbala, specifically in 1966, a voice was born that became the most iconic symbol in Hussaini history. Basim Al-Karbalaei was not just a chanter; he was a project for a vocal epic that began in Karbala's old alleys, drawing inspiration from the legendary "Hamza Al-Zagheer" and mastering the foundations of the sacred pulpit. From Karbala to Exile: The journey began in childhood within Karbalaei processions. However, in 1980, due to harsh political circumstances, Basim and his family moved to Iran (Isfahan). There, he began a phase of academic refinement, studying the Quran and Tajweed under great masters, which gave his voice the strength to master the most difficult melodies. The 1990s: Global Fame: His true fame launched in the early 90s from the Sultanate of Oman. He collaborated with great poets, led by (Jaber Al-Kazemi), forming a duo that transformed the Hussaini poem from traditional styles to modern emotional themes that deeply touch the human soul and spirit. Vocal Engineering and Legacy: Just as a skyscraper is built in layers, Basim built his glory with vocal layers (bass and treble) that amazed listeners. Blending authentic Iraqi modes with modern arrangements, masterpieces like "Khattar jani" and "Tamannayt" became eternal pillars, crowning him as the "Sultan of the Pulpit" with thousands of poems. The Return and Immortality: After decades of exile, Basim returned to Iraq as a global symbol of willpower. The story of Basim Al-Karbalaei is a human epic written with patience and sincerity, proving that the voice from Karbala never ages, and the dream that started in those old alleys has now embraced the skies of immortality. #explore #reels #العراق #إيران #كربلاء

About