@laodong.vn: Mặc dù lương hưu chỉ có khoảng 5 triệu đồng/tháng nhưng nhờ chi tiêu tiết kiệm, nhiều người cao tuổi vẫn dành được một khoản tiền tích lũy hàng tháng để đầu tư sinh lời hoặc dự phòng khi ốm đau, bệnh tật. #nguoicaotuoi #luonghuu #tienluong #tietkiem #tiktoknews #baolaodong #kehoachchitieu

Báo Lao Động
Báo Lao Động
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 14 January 2024 03:23:38 GMT
6649
58
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @laodong.vn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bagian 1 | Retorika Aristoteles adalah salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran Barat yang membahas seni persuasi. Aristoteles mendefinisikan retorika bukan sekadar cara bicara yang manis, melainkan kemampuan untuk melihat sarana persuasi yang tersedia dalam setiap keadaan. ​Menurut Aristoteles, agar sebuah argumen dapat meyakinkan orang lain, seseorang perlu menguasai tiga pilar utama (sering disebut sebagai Rhetorical Triangle): ​1. Ethos (Kredibilitas) ​Ini berkaitan dengan karakter pembicara. Penonton atau pendengar akan lebih mudah terbujuk jika mereka percaya bahwa pembicara adalah orang yang berwenang, jujur, dan memiliki niat baik. ​Contoh: Seorang dokter yang berbicara tentang kesehatan lebih memiliki ethos daripada orang awam. ​2. Pathos (Emosi) ​Ini adalah upaya untuk menyentuh perasaan audiens. Aristoteles memahami bahwa keputusan manusia sering kali dipengaruhi oleh emosi seperti kemarahan, rasa kasihan, ketakutan, atau kegembiraan. ​Contoh: Menggunakan cerita sedih tentang korban bencana untuk mengajak orang berdonasi. ​3. Logos (Logika) ​Ini adalah inti dari argumen itu sendiri. Pembicara menggunakan penalaran logis, data, fakta, dan bukti-bukti nyata untuk mendukung klaimnya. Aristoteles sering menekankan penggunaan entimem (silogisme singkat) dalam bagian ini. ​Contoh: Menyajikan statistik pertumbuhan ekonomi untuk membuktikan keberhasilan sebuah kebijakan. ​Mengapa ini Penting? ​Aristoteles membagi retorika ke dalam tiga jenis situasi: ​Forensik (Yudisial): Fokus pada masa lalu (menentukan keadilan atau kesalahan di pengadilan). ​Deliberatif (Politik): Fokus pada masa depan (memutuskan tindakan apa yang harus diambil untuk kepentingan bersama). ​Epideiktik (Seremonial): Fokus pada masa sekarang (memuji atau mencela seseorang dalam suatu acara). #motivation #capcut #mindset #4u #jjelitis
Bagian 1 | Retorika Aristoteles adalah salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran Barat yang membahas seni persuasi. Aristoteles mendefinisikan retorika bukan sekadar cara bicara yang manis, melainkan kemampuan untuk melihat sarana persuasi yang tersedia dalam setiap keadaan. ​Menurut Aristoteles, agar sebuah argumen dapat meyakinkan orang lain, seseorang perlu menguasai tiga pilar utama (sering disebut sebagai Rhetorical Triangle): ​1. Ethos (Kredibilitas) ​Ini berkaitan dengan karakter pembicara. Penonton atau pendengar akan lebih mudah terbujuk jika mereka percaya bahwa pembicara adalah orang yang berwenang, jujur, dan memiliki niat baik. ​Contoh: Seorang dokter yang berbicara tentang kesehatan lebih memiliki ethos daripada orang awam. ​2. Pathos (Emosi) ​Ini adalah upaya untuk menyentuh perasaan audiens. Aristoteles memahami bahwa keputusan manusia sering kali dipengaruhi oleh emosi seperti kemarahan, rasa kasihan, ketakutan, atau kegembiraan. ​Contoh: Menggunakan cerita sedih tentang korban bencana untuk mengajak orang berdonasi. ​3. Logos (Logika) ​Ini adalah inti dari argumen itu sendiri. Pembicara menggunakan penalaran logis, data, fakta, dan bukti-bukti nyata untuk mendukung klaimnya. Aristoteles sering menekankan penggunaan entimem (silogisme singkat) dalam bagian ini. ​Contoh: Menyajikan statistik pertumbuhan ekonomi untuk membuktikan keberhasilan sebuah kebijakan. ​Mengapa ini Penting? ​Aristoteles membagi retorika ke dalam tiga jenis situasi: ​Forensik (Yudisial): Fokus pada masa lalu (menentukan keadilan atau kesalahan di pengadilan). ​Deliberatif (Politik): Fokus pada masa depan (memutuskan tindakan apa yang harus diambil untuk kepentingan bersama). ​Epideiktik (Seremonial): Fokus pada masa sekarang (memuji atau mencela seseorang dalam suatu acara). #motivation #capcut #mindset #4u #jjelitis

About