@thdownonthefarm1: #farmtok #farmlife #farming #agriculture #johndeere #amish

Thaskell
Thaskell
Open In TikTok:
Region: US
Friday 26 January 2024 21:07:40 GMT
707817
26629
345
915

Music

Download

Comments

challenger8636
Challenger :
If you can side step a hard rule with loopholes, forget about that rule its silly.
2024-01-26 23:43:18
2561
gottagogetmysocks
jacobdodds107 :
Safely riding a forklift: too worldly. Potentially getting crushed by one: 👍
2024-01-27 01:46:33
1504
j...fisher
CPS :
They just make up the rules as they go, nothing new, always been this way, even changes with each bishop
2024-01-27 12:52:59
741
supradaddy1990
supradaddy96 :
as a forklift technician this is cool but dangerous as hell😂 that fork lift weighs as much as a full size truck
2024-01-27 01:29:07
80
user5730827376583
chewy :
Does osha know about this
2024-01-27 00:54:23
214
s30hero
S30hero :
at that point just drive the forklift
2024-01-27 05:12:41
98
downsouth192
000 :
Nothing like the heat and smell of fresh propane in your face as you back over your feet 😳
2024-01-27 14:41:06
159
mateoesquibel519
42KoKe :
but they are allowed to sit on horse or buggy and use them for work 🤷 can someone explain it better to me?
2024-01-27 16:47:41
2
wab001
wab001 :
The Amish are fake now a days, see them pulling a new holland baler with mules powered by a gas engine
2024-01-26 22:56:32
16
jh_1101
JH1101 :
At that point just use the damn thing the right way. They'll do anything to keep their rules
2024-01-27 03:10:39
41
wapps_gt
Kaden Wappel :
I would honestly prefer this. worked in a lumber yard and now farm, the worst part was up and down or in and out of a cab.
2024-01-27 19:08:08
4
blackmarket65
Blackmarket65 :
How in the hell is that even safe?
2024-01-28 22:26:21
1
856xla
856XLA :
The steering wheel already broken. Bet he hit something
2024-01-28 12:54:04
2
tyminor7
Tyler :
Dont let management at my workplace see this. Sitting down at any point during your shift is highly frowned upon. “I’m a mechanic just fyi 😂“
2024-01-28 20:27:45
1
lox_lyons
lox_lyons :
It doesn’t even matter they’re still using the technology why does it matter if they’re sitting on it or standing behind it
2024-01-27 17:25:22
5
beter.dan.gesneden.brood
ik ben het maar :
Well, you might as well drive it normally now, this makes no sense what so ever😂.
2024-01-28 15:32:52
3
jeffberner0
jeffberner0 :
How about a saddle for a seat
2024-01-28 01:18:12
1
dereklaheen
Galway 1980 :
Why can’t they sit in them?
2024-01-29 09:46:32
0
onlynexus
onlynexus :
Can they use a smartphone as long as someone else is holding it? This makes zero sense.
2024-01-28 03:56:11
1
flervable
Wuuu 👐🏽 :
That’s cheating 😭
2024-01-27 09:29:12
1
jordan_fizer
jordan :
They confuse me sometimes
2024-01-27 19:36:21
1
parker_320
MATTHEW PARKER :
That’s ridiculous on so many levels
2024-01-27 20:20:10
1
captinkornbread
CaptinCornbread :
I love seeing the 2 stroke chop saws
2024-01-27 17:10:18
1
tucker_trucker
Tucker_Trucker :
someone gonna mention that steering wheel... kinda like it stopped and the person didnt.. lol
2024-01-27 17:05:24
2
ricardorodriguez724
ricardo rodriguez805 :
But they can run it with propane 🤦🤦🤦🤦🤦🤦
2024-01-27 14:48:22
2
To see more videos from user @thdownonthefarm1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Polda Sumsel menetapkan dua staf Sarpras Disdik Banyuasin sebagai tersangka dalam OTT terkait dana revitalisasi sekolah. Keduanya diduga meminta fee 1 persen dari dana revitalisasi kepada 12 kepala sekolah, dengan total uang yang disita Rp102,1 juta. Polisi juga menduga kedua tersangka mengarahkan kepala sekolah agar pekerjaan revitalisasi diberikan kepada vendor tertentu. Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel menetapkan dua staf Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin sebagai tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) kepala sekolah dan aparatur sipil negara (ASN) Disdik. Kedua tersangka berinisial RS dan RB. Keduanya diduga menerima uang dari 12 kepala sekolah terkait dana revitalisasi sekolah tahap pertama yang bersumber dari APBN 2026. Dalam OTT tersebut, polisi mengamankan 23 orang yang terdiri dari 12 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD), dua bendahara, empat penyedia, dua orang dari vendor, dua staf Sarpras Disdik Banyuasin, dan satu istri kepala sekolah. OTT dilakukan saat penyerahan uang dari sejumlah kepala sekolah kepada tersangka di sebuah kamar nomor 223 Hotel Duta, Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring mengatakan, polisi menyita total uang tunai sebesar Rp102,1 juta dari kedua tersangka dan beberapa kepala sekolah.
Polda Sumsel menetapkan dua staf Sarpras Disdik Banyuasin sebagai tersangka dalam OTT terkait dana revitalisasi sekolah. Keduanya diduga meminta fee 1 persen dari dana revitalisasi kepada 12 kepala sekolah, dengan total uang yang disita Rp102,1 juta. Polisi juga menduga kedua tersangka mengarahkan kepala sekolah agar pekerjaan revitalisasi diberikan kepada vendor tertentu. Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel menetapkan dua staf Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin sebagai tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) kepala sekolah dan aparatur sipil negara (ASN) Disdik. Kedua tersangka berinisial RS dan RB. Keduanya diduga menerima uang dari 12 kepala sekolah terkait dana revitalisasi sekolah tahap pertama yang bersumber dari APBN 2026. Dalam OTT tersebut, polisi mengamankan 23 orang yang terdiri dari 12 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD), dua bendahara, empat penyedia, dua orang dari vendor, dua staf Sarpras Disdik Banyuasin, dan satu istri kepala sekolah. OTT dilakukan saat penyerahan uang dari sejumlah kepala sekolah kepada tersangka di sebuah kamar nomor 223 Hotel Duta, Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring mengatakan, polisi menyita total uang tunai sebesar Rp102,1 juta dari kedua tersangka dan beberapa kepala sekolah. "Barang bukti dari RS dan RB uang tunai Rp30,9 juta, lalu kami juga menyita Rp71,2 juta uang tunai dari beberapa oknum kepala sekolah yang akan diserahkan kepada tersangka," kata Doni saat rilis perkara, Jumat (18/9/2026).

About