@tecnosivar: Que buenas cámaras 😍🔥 Samsung Galaxy S24 Ultra video 4k ✨ . ¿Qué opinas de las cámaras del nuevo tope de gama de Samsung? 😏 . . #samsung #samsungs24ultra #samsungs24ultratitaniumgray

Gerardo Amaya
Gerardo Amaya
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 01 February 2024 01:35:01 GMT
1142165
79974
1054
3506

Music

Download

Comments

dovran_123
Hennessy ★ XXL :
I bought today s24 ultra🙂🙂
2024-02-04 22:55:55
119
souleart_ph
I am still here :
which is better to take s23 ultra or s24 ultra this year and whose battery lasts longer, please help me
2024-02-07 11:59:08
15
_javierlol26_
_JAVIERLOL26 :
Que me recomiendas por cambiarme mi iPhone 13 pro Max a por el iPhone 15 pro Max o el galaxy s24 ultra ?? 💯💯
2024-02-02 20:42:19
8
el_mesias_23
EL༒MESÍAS :
por fin puedo decir: viéndolo desde mi s24 ultra🗿
2024-02-02 22:19:38
671
ezequiela_fernandoz
MR ,Felixs :
green line screen isues🗿👍
2024-02-05 23:58:45
4
komutanq1
Giray :
Samsung s24 ultradan Selamlar 😏🔥
2024-02-06 19:52:13
13
cab.ff7
Brandon Cab :
yo tengo el s24 pero mi zoom en videos solo llega a x5 🤔
2024-02-05 05:43:22
195
19jhann
19Jhann :
esta en el puesto 18 de mejores cámaras de móviles:(
2024-02-05 16:11:49
37
wanz.clipper_ac
kodoklompat :
ip 12 pro ku gak ada apapa nya🥲
2024-02-05 16:23:51
0
3dy_t3ddy0
edyls :
Na minha opinião o s24 tá mais bonito que o 15 pro max
2024-02-03 17:59:17
112
realyrys02
Кыргыз🤍 :
Единственный андроид который вызгляд очень красиво👍🏻
2025-07-10 19:06:54
1
ikrammehsood360
IKM GAMING :
wow nice ai version
2024-02-06 08:54:21
1
_dimasik9
Шкипер :
Единственный андроид который выглядит очень красиво
2024-02-08 09:45:53
215
omar15av
Omar15/// :
es mejor iphone en claridad
2024-02-03 17:56:31
12
hokage1337_
scare face :
шим 😭😭😭😭😭
2024-02-01 05:30:07
84
user15061992_
ຸ :
The problem is one only😭😭 :-The transition between the zoom a bit lag,if no laggy, iphone will be grounded forever.
2024-02-03 10:56:24
9
unikx_zero
Hамzа あ :
طب الأيفون فخامته ما عندها مقارنة وتقدر تلعب العاب البلاي ستيشن عليه
2024-02-05 13:24:02
12
jr.dany
Jr.Dany :
Subelo a Instagram 😹
2024-02-05 20:32:31
2
382007l
🇯🇴 :
بس لو إنه يدعم الألعاب
2024-02-06 11:22:23
1
getroantonio
Getro Antonio :
samsung❤❤❤❤
2024-02-01 21:39:31
95
dytgld0l66c0
xxxxyii :
сейчас форсеры ипхонов будут плакать что это фотошоп. уже бегут, готовьтесь! 😁
2024-02-05 18:19:43
60
mkhalid732
Muhammad Khalid(MK) :
Is that submarine which is flying in the air?????????????????????????
2024-02-02 09:11:07
3
itslyvon
Lyvon :
Continuo indignado por ele custar 9k e só ter o zoom e a tela de realmente bom kkkkk
2024-02-28 18:49:45
16
To see more videos from user @tecnosivar, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kepolisian Resor (Polres) Tarakan memastikan penanganan serius terhadap kasus keker^san seksu^l yang menimpa anak di bawah umur, menyusul maraknya pemberitaan di media sosial terkait seorang ibu yang mencari keadilan untuk anaknya. Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Ridho Pandu Abdillah, menegaskan perkara tersebut sedang dalam proses hukum oleh Unit Perlindungan Perempu^n dan An^k (PPA). “Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Perkara ini sedang kami tangani dengan serius,” jelasnya, Jumat (29/8/2025). Ridho menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyidikan mulai dari visum, pemeriksaan saksi, hingga menaikkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan. “Proses sudah berjalan, kami sudah mengantongi sejumlah alat bukti,” katanya.Namun, upaya penegakan hukum masih menemui hambatan karena terlapor belum menunjukkan sikap kooperatif. Polres Tarakan bahkan sudah dua kali melayangkan surat panggilan, tetapi tidak dipenuhi. “Kami telah menerbitkan daftar pencarian saksi terhadap terlapor karena tidak hadir memenuhi panggilan,” ujarnya. Dalam periode Januari hingga Agustus 2025, Unit PPA Polres Tarakan tercatat menangani 70 kas^s kekeras^n terhadap an^k dan perempu^n. Dari jumlah tersebut, 24 orang tersangk^ berhasil diamankan. Rinciannya, 14 kasus dinyatakan lengkap berkasnya (P-21), 4 kasus masih dalam tahap penyidikan, 4 kasus dicabut pelapor, 2 kasus diselesaikan melalui restorative justice, dan 46 kasus lainnya masih dalam pendalaman.“Setiap laporan kami tindaklanjuti dengan cepat, namun tentu setiap kasus memiliki karakteristik yang berbeda,” tegasnya. Ridho menekankan, kendala terbesar biasanya muncul dari sikap tersangka. Ada yang kooperatif, tetapi ada juga yang sulit ditemukan sehingga membutuhkan waktu lebih panjang. “Kami selalu berupaya maksimal untuk menuntaskan setiap laporan, meskipun dinamika di lapangan berbeda-beda,” ucapnya. Selain fokus pada proses hukum, Polres Tarakan juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan korb^n. Korb^n keker^san an^k maupun perempu^n mendapatkan pendampingan hukum, medis, dan psikologis yang dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait. “Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada kelompok rentan, khususnya anak dan perempuan,” lanjutnya.Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan di lingkungan sekitar. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya, sementara korb^n akan mendapatkan perlindungan penuh sesuai aturan hukum yang berlaku. “Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secara profesional oleh personel Unit PPA,” imbuhnya. Polres Tarakan berharap dukungan penuh masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, khususnya bagi an^k dan perempuan. “Sinergi antara aparat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk mencegah kasus serupa terjadi kembali,” tutupnya.
Kepolisian Resor (Polres) Tarakan memastikan penanganan serius terhadap kasus keker^san seksu^l yang menimpa anak di bawah umur, menyusul maraknya pemberitaan di media sosial terkait seorang ibu yang mencari keadilan untuk anaknya. Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Ridho Pandu Abdillah, menegaskan perkara tersebut sedang dalam proses hukum oleh Unit Perlindungan Perempu^n dan An^k (PPA). “Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Perkara ini sedang kami tangani dengan serius,” jelasnya, Jumat (29/8/2025). Ridho menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyidikan mulai dari visum, pemeriksaan saksi, hingga menaikkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan. “Proses sudah berjalan, kami sudah mengantongi sejumlah alat bukti,” katanya.Namun, upaya penegakan hukum masih menemui hambatan karena terlapor belum menunjukkan sikap kooperatif. Polres Tarakan bahkan sudah dua kali melayangkan surat panggilan, tetapi tidak dipenuhi. “Kami telah menerbitkan daftar pencarian saksi terhadap terlapor karena tidak hadir memenuhi panggilan,” ujarnya. Dalam periode Januari hingga Agustus 2025, Unit PPA Polres Tarakan tercatat menangani 70 kas^s kekeras^n terhadap an^k dan perempu^n. Dari jumlah tersebut, 24 orang tersangk^ berhasil diamankan. Rinciannya, 14 kasus dinyatakan lengkap berkasnya (P-21), 4 kasus masih dalam tahap penyidikan, 4 kasus dicabut pelapor, 2 kasus diselesaikan melalui restorative justice, dan 46 kasus lainnya masih dalam pendalaman.“Setiap laporan kami tindaklanjuti dengan cepat, namun tentu setiap kasus memiliki karakteristik yang berbeda,” tegasnya. Ridho menekankan, kendala terbesar biasanya muncul dari sikap tersangka. Ada yang kooperatif, tetapi ada juga yang sulit ditemukan sehingga membutuhkan waktu lebih panjang. “Kami selalu berupaya maksimal untuk menuntaskan setiap laporan, meskipun dinamika di lapangan berbeda-beda,” ucapnya. Selain fokus pada proses hukum, Polres Tarakan juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan korb^n. Korb^n keker^san an^k maupun perempu^n mendapatkan pendampingan hukum, medis, dan psikologis yang dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait. “Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada kelompok rentan, khususnya anak dan perempuan,” lanjutnya.Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan di lingkungan sekitar. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya, sementara korb^n akan mendapatkan perlindungan penuh sesuai aturan hukum yang berlaku. “Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secara profesional oleh personel Unit PPA,” imbuhnya. Polres Tarakan berharap dukungan penuh masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, khususnya bagi an^k dan perempuan. “Sinergi antara aparat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk mencegah kasus serupa terjadi kembali,” tutupnya.

About