@babettethebuilder: This DIY project is such a lifesaver ❤️ Also great for adults 😉 #legotable #kidsfurniture #kidsfurnituredesign #woodworkingproject #woodworking #furnituredesign #wooddesign #woodideas #kidsdiy #kidsroom #holzbearbeitung #woodwork #madera

Babette the Builder
Babette the Builder
Open In TikTok:
Region: DE
Sunday 17 March 2024 18:48:42 GMT
3162771
32563
203
8452

Music

Download

Comments

jasmania_007
🦒 :
they used to have this at the waiting room at my doctor as as a child
2024-03-19 11:23:05
15
mihoyhoyminoy
DoodleBob :
I did something similar but with an old dresser so the legos can be organized in the drawers.
2024-08-19 16:51:42
5
girlfungaming
Girlfun :
do you have blue prints for this?
2024-03-20 00:31:02
4
liz91201
Liz91201 :
my husband needs this, and he's a damn adult!!
2024-03-21 19:51:06
9
ridgesandreels
Kevin :
What table is this???
2024-12-29 22:31:18
1
dvs2361
93853vjchxj :
Conmect the plates with bricks before glueing, otherwise they are too close together!
2024-03-18 20:02:02
2
mikev301
Mike :
insert a full length drawer in the space below so they can open that to grab the blocks instead of having to lift the top 👌 lifting is gonna give a mess
2024-03-19 10:54:39
3
chrissy.the.goose
Chrissy🎸🥁🎹🎤🎵 :
Oder bei Smith toys kaufen! Ich habe einen bei Smith toys gekauft
2024-03-18 14:06:14
5
kam.sari3
🌈 Kam 🇫🇷 :
Ça se trouve où les planches vertes ?
2024-04-28 12:24:37
2
salmonbrick
SalmonBrick :
she uses Kragle 🤭
2024-03-21 09:39:01
2
izlansadi_
izlansadi_ :
do you have any building plan for this? would love to make something lile this, but with drawers
2024-03-18 15:47:16
3
lulnutgood
Rique :
Für das Video 3 mal umgezogen , danke !👍
2024-03-19 10:22:17
1
justcelo1
justcelo1 :
Hast du zufällig die Maße von der Platte bzw. Den Holz teilen würde es gerne nach bauen
2024-12-14 21:06:21
0
mariakotsekoglou1
mariakotsekoglou1 :
τέλεια 🥰
2025-04-20 10:44:44
1
brownies_welt
brownies_welt :
Mega mega cool! Eine Anleitung oder zumindest material mit größen wäre toll 🙃😬
2024-03-19 07:01:14
4
toktic.007
Will :
love the idea, but slide out drawers might be better so you don't have to lift the top on an angle to get access to stuff
2024-06-06 11:10:40
1
saintvy
Отец Александр 🤍💙🤍 :
Кубики хранятся внутри стола и чтобы взять кубик нужно приподнять всю построенную конструкцию? 🗿
2024-03-19 10:25:30
8
dashylllaa83
Dashylllaa :
еслиб у меня такое было я бы был СУПЕР МЕНОМ 😎
2024-06-02 13:13:45
1
flipper932
filip :
Should connect the plates with some bricks before the glue dries!
2024-03-24 19:02:39
1
sixxens
Sixxens :
Mega 😍👍
2024-03-19 07:43:58
1
ellisbellis10
Ellaaa🩷 :
you can flip the table top upside down if you ever want to have an extra ordinary table.
2024-04-20 14:41:04
1
maunzi_90
maunzi_90 :
Klasse Idee
2024-03-19 07:19:19
3
familienwegbegleitung
FamilienWegbegleitung :
So cool 🤩
2024-03-19 11:56:04
2
anitahofstadler
Anita Hofstadler :
coole Idee
2024-03-24 15:10:04
1
userwffx62t3me
Ursula :
Tolle Idee 👏
2024-03-19 10:27:37
2
To see more videos from user @babettethebuilder, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di tengah hiruk pikuk dunia saat ini, ketika setiap hari kita mendengar kabar tentang konflik, bencana, hingga berbagai ketidakpastian hidup, As the World Caves In terasa seperti sebuah pengingat yang sederhana, tetapi sangat bermakna: jangan menunggu terlalu lama untuk menghargai orang-orang yang kita cintai. Dirilis pada 2017, lagu karya Matt Maltese ini memang mengambil latar cerita tentang akhir dunia akibat perang nuklir. Namun di balik kisah tersebut, lagu ini sebenarnya bukan tentang kehancuran dunia, melainkan tentang bagaimana seseorang memilih menghabiskan waktu terakhirnya bersama orang yang paling berarti dalam hidupnya. Matt Maltese sendiri pernah menjelaskan bahwa lagu ini berawal dari ide satir yang membayangkan dua pemimpin dunia menikmati malam terakhir mereka setelah memicu perang nuklir. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pendengar justru menemukan makna yang jauh lebih personal. Bagi mereka, As the World Caves In adalah lagu tentang cinta, kehilangan, dan pentingnya menghargai setiap momen bersama orang yang kita sayangi. Itulah yang membuat lagu ini terasa begitu dekat dengan banyak orang. Bukan karena cerita tentang kiamatnya, tetapi karena situasi tersebut membuat kita sadar apa yang benar-benar berharga ketika semuanya terasa akan berakhir. Pada akhirnya, yang paling kita cari bukanlah harta, pekerjaan, atau pencapaian. Yang paling berarti adalah keluarga yang selalu ada, pasangan yang menemani, sahabat yang mendukung, atau siapa pun yang selama ini menjadi tempat kita pulang. Lewat lagu ini, Matt Maltese seolah mengingatkan bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Karena itu, jangan menunggu momen yang “tepat” untuk menghubungi orang tua, memeluk pasangan, meminta maaf, atau sekadar mengatakan bahwa kita menyayangi seseorang. Sebab sering kali, kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah mereka tidak lagi ada di sisi kita. Dan mungkin, pesan terbesar dari As the World Caves In bukanlah tentang akhir dunia, melainkan tentang bagaimana kita memilih mengisi waktu yang kita miliki sebelum semuanya berubah menjadi kenangan. #musiknisme #interpretasi
Di tengah hiruk pikuk dunia saat ini, ketika setiap hari kita mendengar kabar tentang konflik, bencana, hingga berbagai ketidakpastian hidup, As the World Caves In terasa seperti sebuah pengingat yang sederhana, tetapi sangat bermakna: jangan menunggu terlalu lama untuk menghargai orang-orang yang kita cintai. Dirilis pada 2017, lagu karya Matt Maltese ini memang mengambil latar cerita tentang akhir dunia akibat perang nuklir. Namun di balik kisah tersebut, lagu ini sebenarnya bukan tentang kehancuran dunia, melainkan tentang bagaimana seseorang memilih menghabiskan waktu terakhirnya bersama orang yang paling berarti dalam hidupnya. Matt Maltese sendiri pernah menjelaskan bahwa lagu ini berawal dari ide satir yang membayangkan dua pemimpin dunia menikmati malam terakhir mereka setelah memicu perang nuklir. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pendengar justru menemukan makna yang jauh lebih personal. Bagi mereka, As the World Caves In adalah lagu tentang cinta, kehilangan, dan pentingnya menghargai setiap momen bersama orang yang kita sayangi. Itulah yang membuat lagu ini terasa begitu dekat dengan banyak orang. Bukan karena cerita tentang kiamatnya, tetapi karena situasi tersebut membuat kita sadar apa yang benar-benar berharga ketika semuanya terasa akan berakhir. Pada akhirnya, yang paling kita cari bukanlah harta, pekerjaan, atau pencapaian. Yang paling berarti adalah keluarga yang selalu ada, pasangan yang menemani, sahabat yang mendukung, atau siapa pun yang selama ini menjadi tempat kita pulang. Lewat lagu ini, Matt Maltese seolah mengingatkan bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Karena itu, jangan menunggu momen yang “tepat” untuk menghubungi orang tua, memeluk pasangan, meminta maaf, atau sekadar mengatakan bahwa kita menyayangi seseorang. Sebab sering kali, kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah mereka tidak lagi ada di sisi kita. Dan mungkin, pesan terbesar dari As the World Caves In bukanlah tentang akhir dunia, melainkan tentang bagaimana kita memilih mengisi waktu yang kita miliki sebelum semuanya berubah menjadi kenangan. #musiknisme #interpretasi

About