@poonstt_: eyes blue - terpikat senyummu #story #fyp #fypシ #xyzbca #beranda #sadvibes #lyrics #gtalyrics #gtasanandreas

𝐏𝐎𝐏𝐎𝐍𝐒𝐒𝐭𝐭𝐭
𝐏𝐎𝐏𝐎𝐍𝐒𝐒𝐭𝐭𝐭
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 19 March 2024 15:29:36 GMT
492980
47504
242
5262

Music

Download

Comments

oppunggdoli
yjooo :
second choice
2024-03-24 13:45:29
29
pepe54756
pepe :
brooooooo
2024-03-26 04:32:46
2
alexs.yuda
sumon :
setelah ragu apa ngab ??😃
2024-03-22 15:22:38
90
wannstr001
wann :
gue terakhir boss
2025-12-03 12:23:55
4
jondzz.42
🇯🇲☘️ :
😐
2026-02-09 12:06:56
1
regapedot
(KING MINIATUR PLAT KT) :
Ucok mode galau🗿
2026-07-01 02:15:07
2
looopraa
araa :
siapapun hibur gua, hidup gua sesakit ini y
2024-06-09 12:58:31
17
arl_nzzz
🥷 :
2 tahun lalu😭
2026-03-24 04:29:22
1
shrlymldazzh
￶￶ :
pertama soalnya bkn second choice😋
2024-03-19 17:43:01
7
barkahaz
bar :
info takjil gratis☺️
2024-03-26 07:54:56
8
hans_better
Mas hans :
kuli² apa yg sakit sih?
2024-03-25 08:59:01
6
zah_2204
archen's wife :
kedua bng soalnya second choice😢
2024-03-25 06:33:30
6
kemshin35
kemshin💤 :
rasa air laut apa si???
2024-04-07 10:32:10
9
1407gzn
gegee :
ke dua bang
2024-03-20 04:44:56
3
g.ramseyy_01
ln :
"Mengenalmu itu seperti main hujan yang awalnya aku senang akhirnya aku sakit"
2024-04-20 05:34:12
4
villain_tia
𝐕𝐢𝐥𝐥𝐚𝐢𝐧 :
pliss ini game apaa
2024-06-13 11:14:36
14
danzy_c.s
. :
kenapa like lebih banyak daripada yang komentar, karena menyukai lebih gampang daripada mengungkapkan"🙂
2024-05-16 23:01:36
2
vanyycuyyy
Fanny☀️🎀 :
woy nama game nya apa pelissss
2024-06-06 02:50:30
0
garrincha590
garrincha :
lah kek gini doang rame
2024-06-06 06:42:24
2
andara.alysa
🫀 :
rowrrrrr
2025-09-19 04:10:23
1
danialrokhi
Danial@Rokhi :
gw nostalgia banget sama ni lagu
2024-04-22 04:45:44
1
zzzoldyck_99
キルアゾルディック :
vibes nya 2020 kerasa banget
2024-06-05 13:37:00
1
tio4911
TIO𓆧 :
air laut rasa nya asing abis empat belas lama balas ya abis senin selesai ya
2024-04-01 12:59:20
1
29_november2013
Badut mu 🤡🙃 :
ke pasar membeli mainan : cj telah meninggal kan permainan🙃
2024-05-14 14:52:18
1
syifazahra_25
syifa :
Even though we never meet or communicate, I will always be here waiting for you. Even though I know I'm not the one you want.
2026-01-03 03:39:55
1
To see more videos from user @poonstt_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).

About