@jamaica.travel.vibez: Have you ever heard of this place? I bet you haven't 🇯🇲📍🌲 This is the Cinchona Botanical Garden, the botanical garden of the highest altitude in all the Caribbean. #jamaicaexplore #jamaica #naturelover

Jamaica Travel Vibez 🇯🇲
Jamaica Travel Vibez 🇯🇲
Open In TikTok:
Region: JM
Friday 29 March 2024 16:01:09 GMT
24169
845
24
456

Music

Download

Comments

sonikasupria
Saj🤎⁷ :
Watch mi hometown man😍😍
2024-10-23 13:12:13
13
verona.willis
theayfeway :
finally this hidden gem is being highlighted . big up East Rural St. Andrew
2026-04-02 02:59:05
0
ssc.travel
SSC TRAVEL :
wow
2024-08-26 18:16:13
1
kattsmonee
Kattsmonee B.I.G❌️ :
Home
2026-02-24 23:23:25
0
audaciousannette
audaciousannette :
Jamaica Jamaica
2024-08-24 04:00:53
1
shanaspeaks_poetry
Shana Speaks / Healing Poetry :
Do they offer camping 🏕️?
2024-05-10 11:42:21
2
islandgirlforever27
Ella_jay ❤💕✝️ :
cost?
2024-08-12 22:31:12
0
tiny.teeee
Tennn😮‍💨 :
Is there an admission cost?
2024-07-01 16:42:55
0
angelbabe4040
Angelbabe :
@SukiesCHILL_Spot next adventure?
2026-04-29 10:21:54
1
phiphi9511
phiphi :
❤️🥰
2024-03-29 17:29:40
0
mellamaria91
MellaMaria💕 :
@chriss_johnson this is where I would take you if I was rich rich because due to how ur gnna be taking a lot of plants and police wudda lock wi up🤣
2024-09-04 05:38:51
1
greatman_official01
Greatman :
The roads are border line horrifying and absolutely dangerous
2024-07-24 16:32:57
1
kevkev_45
KEVKEV_45 :
How do I get up there?
2025-03-03 21:41:50
0
To see more videos from user @jamaica.travel.vibez, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Agam – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, terus berkomitmen mengawal percepatan penanganan ruas-ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Agam.  Hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan telah tibanya material box culvert di lokasi gorong-gorong yang rusak di kawasan Balai Selasa, Kecamatan Lubuk Basung, berdasarkan pantauan Tim Diskominfo pada Rabu (8/7), sebagai persiapan pelaksanaan pekerjaan. Bupati Agam melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan Pemkab Agam terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat guna mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang menjadi perhatian masyarakat. “Material box culvert sudah berada di lokasi kerusakan di Balai Selasa. Hal ini menunjukkan bahwa proses penanganan terus berjalan dan dalam waktu dekat pekerjaan penggantian gorong-gorong akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Roza. Roza menjelaskan, selain persiapan penanganan gorong-gorong di Balai Selasa, pekerjaan reguler pada ruas jalan provinsi di Kabupaten Agam juga terus berjalan. Salah satunya pada ruas Maninjau–Kelok 44 yang telah berkontrak dengan nilai Rp3.619.208.693. Hingga saat ini, progres realisasi fisik telah mencapai 63,5 persen, sehingga pekerjaan diharapkan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, berdasarkan informasi dari BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, penanganan ruas Jalan Padang Luar–Manggopoh yang bersumber dari dana TKD juga terus berproses. Saat ini, perbaikan ruas jalan beraspal yang mengalami kerusakan dengan nilai anggaran Rp6.365.401.500 sedang dalam tahap evaluasi melalui sistem e-katalog. Sementara itu, penanganan titik-titik longsor di kawasan Sungai Landia dan sekitarnya dengan nilai anggaran Rp14.713.690.900 yang bersumber dari dana TKD masih dalam proses revisi perencanaan guna menyempurnakan aspek teknis sebelum memasuki tahap pelaksanaan. Menurut Roza, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang harus dilalui sebelum pekerjaan fisik dimulai. Pemerintah Kabupaten Agam akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar seluruh proses dapat berjalan sesuai jadwal. Roza mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang sedang menunggu penanganan. Ia berharap, dengan dukungan semua pihak, seluruh pekerjaan dapat segera direalisasikan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, serta mampu menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian di Kabupaten Agam.
Agam – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, terus berkomitmen mengawal percepatan penanganan ruas-ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Agam. Hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan telah tibanya material box culvert di lokasi gorong-gorong yang rusak di kawasan Balai Selasa, Kecamatan Lubuk Basung, berdasarkan pantauan Tim Diskominfo pada Rabu (8/7), sebagai persiapan pelaksanaan pekerjaan. Bupati Agam melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan Pemkab Agam terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat guna mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang menjadi perhatian masyarakat. “Material box culvert sudah berada di lokasi kerusakan di Balai Selasa. Hal ini menunjukkan bahwa proses penanganan terus berjalan dan dalam waktu dekat pekerjaan penggantian gorong-gorong akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Roza. Roza menjelaskan, selain persiapan penanganan gorong-gorong di Balai Selasa, pekerjaan reguler pada ruas jalan provinsi di Kabupaten Agam juga terus berjalan. Salah satunya pada ruas Maninjau–Kelok 44 yang telah berkontrak dengan nilai Rp3.619.208.693. Hingga saat ini, progres realisasi fisik telah mencapai 63,5 persen, sehingga pekerjaan diharapkan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, berdasarkan informasi dari BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, penanganan ruas Jalan Padang Luar–Manggopoh yang bersumber dari dana TKD juga terus berproses. Saat ini, perbaikan ruas jalan beraspal yang mengalami kerusakan dengan nilai anggaran Rp6.365.401.500 sedang dalam tahap evaluasi melalui sistem e-katalog. Sementara itu, penanganan titik-titik longsor di kawasan Sungai Landia dan sekitarnya dengan nilai anggaran Rp14.713.690.900 yang bersumber dari dana TKD masih dalam proses revisi perencanaan guna menyempurnakan aspek teknis sebelum memasuki tahap pelaksanaan. Menurut Roza, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang harus dilalui sebelum pekerjaan fisik dimulai. Pemerintah Kabupaten Agam akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar seluruh proses dapat berjalan sesuai jadwal. Roza mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang sedang menunggu penanganan. Ia berharap, dengan dukungan semua pihak, seluruh pekerjaan dapat segera direalisasikan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, serta mampu menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian di Kabupaten Agam.

About