@granica.by: #пограничники #граница #учения #брдм #агс

Граница.BY
Граница.BY
Open In TikTok:
Region: BY
Monday 08 April 2024 14:13:34 GMT
66040
2536
57
176

Music

Download

Comments

user1992267129683
Оксана румянцева :
мой сынок 6месяц в погранвайсках маневренная група
2024-04-10 06:03:06
8
user7483731267697
Галина Савельева :
👍
2024-07-06 16:19:33
0
user30537147440667
user30537147440667 :
на заставах откуда такие учения там службу тащить надо там следовые стрельбы и бегали много
2024-04-13 05:52:16
4
tapok_v_pol5
aleksei :
враньё ,палтора года там отслужил и не разу не было таких учений
2024-04-08 15:58:22
3
vera294538
vera :
УДАЧИ, РЕБЯТА! СПОКОЙНОЙ СЛУЖБЫ ВАМ МЫ ГОРДИМСЯ ВАМИ!!!
2024-04-25 10:50:50
1
tatsiana0872
tatsiana0872 :
Мирной службы ребята!
2024-04-20 13:38:27
1
user1992267129683
Оксана румянцева :
я далеко от Бреста,была на дне рождения 31 мартапообщалась с сыночкам больше разволновалась,храни господь бог наших салдатикав
2024-04-12 05:59:48
1
user1992267129683
Оксана румянцева :
да,едут на 8 дней,ваш тоже в Бресте
2024-04-11 05:36:32
1
andreynovik965
Андрей 965 :
я служил тоже МГ
2024-04-09 18:27:27
1
berxys.bxxx
Berxys_ :
Пацаны мои🥹
2024-06-07 10:38:20
0
survive23_
Бос :
Погранцом тепер важко
2024-06-02 04:19:21
0
vasilii19776
Василий :
💪💪💪
2024-04-15 12:40:59
0
ggg81321
Владимир :
я такое не видел
2024-04-24 22:59:28
0
ggg81321
Владимир :
а на каком погп есть пгс и БТР?
2024-04-24 22:58:31
0
tiktok.comipacom
436527347288. :
😇
2024-10-05 23:29:19
0
user1483574221663
Елена Левковец :
враньё?
2024-04-23 21:19:07
0
itely405098
Александр :
чему вы там учите мыть полы на заставе и бес сна вкалывать
2024-04-22 14:52:49
0
v.v.v204
VVV :
браво ♥️♥️♥️
2024-04-21 09:21:09
0
svoboda_top733
HELL :
а на поле боя обосрклись
2024-11-22 20:01:16
0
uralaks18
user3271199760137 :
ну как говарил Суворов легче в бою....
2024-04-20 04:47:29
0
durnoy_chel0
Дурной чел :
Типичное враньё на срочке мало кто держал оружие в руках да и у страны нет столько патронов как и срочников вот и жалеют стрельбище
2024-04-09 10:42:21
0
user1992267129683
Оксана румянцева :
очень тяжелая служба
2024-04-13 12:13:15
0
.wagner89
Wagner :
очень масштабно
2024-04-08 14:23:46
0
girl_too3
🇧🇾 Беларусь 🇧🇾 :
👍👍👍
2024-04-11 16:51:53
0
.78125
Серега 78 калючий :
ком рота так и бвлр696-98
2024-04-11 09:29:55
0
romanribak0999
🐍ooc_kobra2002🐍🇺🇦 :
уберіть нахуй ту зірку
2024-04-10 23:13:38
0
romanribak0999
🐍ooc_kobra2002🐍🇺🇦 :
😂😂😂сука і дал йобане сср є😂😂
2024-04-10 23:12:42
0
gromov_scam
gromov_scam :
ссо 🥱🥱🥱
2024-04-10 20:34:19
0
user9346034371672
user9346034371672 :
ПВ РБ СИЛА СМОРГОНЬ 2044 ГУСИ
2024-04-10 17:04:37
0
nikita_sopelev
inst:nikita_sopelev :
Лида ?
2024-04-09 04:40:44
0
user237710257143
user237710257143 :
Да я бухой
2024-04-09 17:00:24
0
user1045038043706
Татьяна :
🙏
2024-04-09 14:34:31
0
To see more videos from user @granica.by, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi menyatakan keberatan setelah dituntut hukuman delapan tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan user terminal Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan) di Kementerian Pertahanan. Usai sidang pembacaan tuntutan, ia menyebut tuntutan tersebut sebagai tindakan yang tidak adil dan merasa dikriminalisasi. Leonardi menegaskan seluruh langkah yang diambilnya saat menjabat sebagai Kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilakukan untuk melaksanakan arahan pimpinan. Ia mengaku hanya menjalankan perintah Menteri Pertahanan saat itu, Ryamizard Ryacudu, serta Presiden ke-7 RI Joko Widodo guna mempertahankan slot orbit satelit 123 derajat Bujur Timur yang dinilai strategis bagi kepentingan negara. Menurut Leonardi, pengadaan satelit dilakukan berdasarkan kontrak payung dengan Airbus senilai 425 juta dolar AS dan statusnya sebagai PPK yang sah telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 17 Tahun 2014. Ia juga mengklaim seluruh saksi yang dihadirkan di persidangan tidak membantah keabsahan posisinya sebagai PPK. Leonardi turut membantah sejumlah dalil yang disampaikan penuntut. Ia menyebut kontrak dengan Navayo International AG baru ditandatangani pada 12 Oktober 2016, bukan 1 Juli 2016 sebagaimana disebut dalam dakwaan. Menurutnya, fakta tersebut didukung oleh keterangan sejumlah saksi dan laporan audit yang diajukan dalam persidangan. Sementara itu, kuasa hukumnya, Rinto Maha, mempersoalkan munculnya Pasal 603 KUHP dalam surat tuntutan. Menurutnya, pasal tersebut tidak pernah dicantumkan dalam surat dakwaan sehingga disebut sebagai
Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi menyatakan keberatan setelah dituntut hukuman delapan tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan user terminal Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan) di Kementerian Pertahanan. Usai sidang pembacaan tuntutan, ia menyebut tuntutan tersebut sebagai tindakan yang tidak adil dan merasa dikriminalisasi. Leonardi menegaskan seluruh langkah yang diambilnya saat menjabat sebagai Kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilakukan untuk melaksanakan arahan pimpinan. Ia mengaku hanya menjalankan perintah Menteri Pertahanan saat itu, Ryamizard Ryacudu, serta Presiden ke-7 RI Joko Widodo guna mempertahankan slot orbit satelit 123 derajat Bujur Timur yang dinilai strategis bagi kepentingan negara. Menurut Leonardi, pengadaan satelit dilakukan berdasarkan kontrak payung dengan Airbus senilai 425 juta dolar AS dan statusnya sebagai PPK yang sah telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 17 Tahun 2014. Ia juga mengklaim seluruh saksi yang dihadirkan di persidangan tidak membantah keabsahan posisinya sebagai PPK. Leonardi turut membantah sejumlah dalil yang disampaikan penuntut. Ia menyebut kontrak dengan Navayo International AG baru ditandatangani pada 12 Oktober 2016, bukan 1 Juli 2016 sebagaimana disebut dalam dakwaan. Menurutnya, fakta tersebut didukung oleh keterangan sejumlah saksi dan laporan audit yang diajukan dalam persidangan. Sementara itu, kuasa hukumnya, Rinto Maha, mempersoalkan munculnya Pasal 603 KUHP dalam surat tuntutan. Menurutnya, pasal tersebut tidak pernah dicantumkan dalam surat dakwaan sehingga disebut sebagai "pasal selundupan". Tim kuasa hukum juga berpendapat unsur kerugian negara dalam perkara ini masih menjadi perdebatan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Dalam tuntutannya, Oditur Militer meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun kepada Leonardi serta denda sebesar Rp750 juta subsider lima bulan kurungan. Sidang selanjutnya akan beragendakan pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari Leonardi dan tim kuasa hukumnya sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.

About