Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@missg888: ถ้ามาอ่างศิลา ต้อง ณ ยา แต่ถ้าไปบางแสน ต้องร้าน Pharmaseeds #ร้านยาบางแสน
Miss G
Open In TikTok:
Region: TH
Thursday 25 April 2024 16:10:53 GMT
422
10
0
2
Music
Download
No Watermark .mp4 (
10.38MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
10.38MB
)
Watermark .mp4 (
5.84MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @missg888, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
The most dangerous habit isn't overthinking…
what is unc talm about #funny #aftereffects #memes #edit
ganda talaga😫🫶❤️🤎✨ #clogs #crocs #crocsforwomen
Mong là vậy 🤍 #xuh #tamtrang #82026
Diduga Oknum Polisi Meminta Uang Damai Rp50 Juta Atas Kasus Penangkapan Pedagang Bensin Eceran Asal Way Kanan, Lampung. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR RI mendadak panas saat membahas kasus penangkapan pedagang bensin eceran asal Way Kanan, Lampung. Kasus ini menimpa Pasutri (Ibu Supiah & Pak Hartono) yang niatnya hanya berjualan bensin eceran untuk membantu warga dan anak sekolah di desa yang jaraknya 60 KM dari SPBU terdekat. Naasnya, Pak Hartono justru ditangkap dengan tuduhan penimbunan BBM DPR menegaskan agar aparat kepolisian jangan coba-coba mempermainkan hukum dan menyusahkan rakyat kecil yang hanya mencari nafkah halal dengan keuntungan Rp1.000 per liter. Resmen (kuasa hukum ibu Supiah) juga menyinggung dugaan adanya permintaan uang Rp 50 juta saat proses penanganan perkara di tingkat Polsek. Ia mengatakan, Supiah mengaku mendapat isyarat angka "5" dan "0" ketika meminta solusi agar kasusnya tidak diproses. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto membantah adanya praktik pemerasan oleh anggotanya. Saat Kabid Propam menjelaskan bahwa Supiah sempat menawarkan uang damai Rp 10 juta hingga Rp 50 juta, Habiburokhman selaku mempertanyakan penggunaan kode isyarat angka "5" dan "0" oleh anggota polisi. "Kalau dia menolak, Pak? Sorry nih, Pak, ya. Saya dapet nih, Pak. Kalau dia menolak, dia ngapain ngomong pakai kode-kode? 'Kalau mau 10 juta, mau 50 juta,' kami enggak mau!" tegas Habiburokhman. Komisi III meminta Propam mengusut dugaan tersebut secara objektif dan tidak hanya berpatokan pada keterangan anggota yang diperiksa. DPR menilai penggunaan bahasa isyarat itu perlu didalami untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi permintaan uang dalam penanganan perkara tersebut. Selain itu, Komisi III DPR juga meminta agar kasus ini dihentikan. Bagaimana Menurut kalian? Komen ya 😊 #KasusWayKanan #DPR #Komisi3 #BensinEceran
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy