@mndiaye_97: Replying to @bbthatgirl That smile was 100% malicious intent, if that glass breaks, humanity’s done #orangutan#nature#animals#LearnOnTikTok

mndiaye_97
mndiaye_97
Open In TikTok:
Region: US
Friday 10 May 2024 20:03:24 GMT
1953616
321620
1099
4270

Music

Download

Comments

haruu0.0_
Teto de las chivas 🐐🟦⬜🟥 :
they can talk, they just don't wanna deal with taxes
2024-05-10 20:12:19
16248
unimpressedpotato
UnimpressedPotato :
THOSE WERE TAPEWORMS?!
2024-05-10 21:59:03
9044
cosplaypap1
cosplaypap1 :
Did not have to show me the tape worm one💀😭
2024-05-10 20:49:46
1503
casually_butterscotch
casually_butterscotch :
Commenting to see more of you on the fyp
2024-05-13 09:30:49
49
sibezzee0
SilasB :
ain’t no way we got birds hooked in cigarettes 😭
2024-05-10 23:02:31
33
kamiran256
kamiran256 :
Can you do a orca video
2024-05-12 03:23:51
14
timojin1
🇲🇦| Timojin - تيموجين :
if u watched planet of apes u wouldn't be surprised lol
2024-05-11 13:31:46
1
d0n.juan_
Jc :
oh nahh, I need that story now
2024-05-17 21:42:38
8
markferguson265
markferguson265 :
Early
2024-05-10 20:07:52
36
numba1finesse
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
Cordless hole puncher
2024-05-29 16:00:26
9
zreal14
Zreal14 :
I haven't seen your video in I've a year
2024-06-01 22:29:12
9
mirandom323
Mirandom323 :
The 'don't-come-for-me' "some...some women" 😂😂
2024-05-13 13:00:18
24
kason.sanders
kason.sanders :
Maurice
2024-05-12 20:16:56
13
thought.thru
John😴 :
Swear I saw them show this in wild krats
2024-05-11 01:20:14
29
swift51899
Swift518 :
Nah the end got me weak🤣
2024-05-15 07:35:13
66
effin_gen_x_dad
Effin_gen-x_dad :
Wait I thought cats and dogs eat grass because it’s like eating a natural treat for them As well as to help settle their tummies.
2024-05-12 20:47:24
51
b.rojas_17
Brandon Rojas :
Is the wire story the one from the Omaha Zoo?
2024-05-13 07:09:51
24
i_have_a_cup462
\_/ :
THATS WHY MY CAT MUNCHES ON MY PLANTS?
2024-06-29 00:33:09
8
pugly2468
pugly 2468 :
Maurice
2024-05-16 18:22:57
41
keronean
keronean :
MAURICE
2024-05-16 14:04:46
23
user5886800
Margie Connell Marin :
Yes they do thank you
2024-05-14 03:58:52
28
racooney14
Rachel Myers cooney :
Please never stop doing these ♥️
2024-05-14 01:00:52
24
miguelcabrera151
Miguel Cabrera3281 :
been watching bros videos since quarantine first time i’ve heard him stutter 😭
2024-05-11 18:31:12
56
elijohnston5
elijohnston5 :
just wait until they figure out about gigantopithicus 😭🙏
2024-05-15 07:49:35
7
missginger1273
Ginger AK :
@mndiaye_97 please do a video on Caracara. they're my favorite birds 🔥
2024-05-13 22:30:39
13
To see more videos from user @mndiaye_97, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Salah satu cara termudah untuk terlihat unggul adalah merendahkan orang lain. Mengungkit kesalahan mereka, menyebarkan aibnya, atau membangun citra diri di atas runtuhnya nama baik seseorang. Sekilas cara itu mungkin membuat kita tampak lebih baik di mata manusia. Namun sejatinya, kemuliaan yang dibangun dari menjatuhkan orang lain bukanlah kemuliaan, melainkan cermin dari rapuhnya karakter. Orang yang benar-benar berkualitas tidak membutuhkan pembanding untuk menunjukkan nilainya. Ia membiarkan akhlak, karya, dan integritasnya berbicara. Sebagaimana matahari tidak perlu memadamkan bintang agar cahayanya terlihat, manusia yang memiliki nilai tidak perlu mencemarkan nama orang lain agar dirinya dihormati. Semakin tinggi kualitas seseorang, semakin sedikit ia merasa perlu merendahkan sesamanya. Setiap manusia memiliki kekurangan, dan setiap orang pernah melakukan kesalahan. Jika hari ini Tuhan masih menutupi aib kita, mengapa kita begitu mudah membuka aib orang lain? Bisa jadi, kesalahan yang kita tertawakan hari ini adalah ujian yang suatu saat akan menghampiri diri kita sendiri. Karena itu, sebelum menghakimi, belajarlah berempati. Sebelum menyebarkan keburukan seseorang, ingatlah bahwa kita pun hidup dari banyaknya rahmat dan penutupan aib yang Allah berikan. Kemuliaan bukanlah tentang terlihat paling bersih, tetapi tentang mampu menjaga lisan dan hati ketika memiliki kesempatan untuk menjatuhkan orang lain. Tidak semua kebenaran harus diumbar, dan tidak semua kesalahan perlu dipertontonkan. Ada kalanya diam adalah bentuk kebijaksanaan, dan menutup aib saudara adalah wujud akhlak yang lebih tinggi daripada memenangkan perdebatan. Maka, jika ingin menjadi pribadi yang lebih baik, sibukkanlah dirimu memperbaiki akhlak, memperluas ilmu, dan memperbanyak manfaat bagi sesama. Biarkan orang lain mengenalmu karena ketulusanmu, bukan karena buruknya cerita tentang orang lain yang kamu sebarkan. Sebab pada akhirnya, nama baik tidak lahir dari kemampuan menjatuhkan sesama, melainkan dari kemampuan menjaga kehormatan diri sendiri sekaligus menghormati kehormatan orang lain. Itulah kemuliaan yang akan tetap bernilai, baik di hadapan manusia maupun di hadapan Tuhan.
Salah satu cara termudah untuk terlihat unggul adalah merendahkan orang lain. Mengungkit kesalahan mereka, menyebarkan aibnya, atau membangun citra diri di atas runtuhnya nama baik seseorang. Sekilas cara itu mungkin membuat kita tampak lebih baik di mata manusia. Namun sejatinya, kemuliaan yang dibangun dari menjatuhkan orang lain bukanlah kemuliaan, melainkan cermin dari rapuhnya karakter. Orang yang benar-benar berkualitas tidak membutuhkan pembanding untuk menunjukkan nilainya. Ia membiarkan akhlak, karya, dan integritasnya berbicara. Sebagaimana matahari tidak perlu memadamkan bintang agar cahayanya terlihat, manusia yang memiliki nilai tidak perlu mencemarkan nama orang lain agar dirinya dihormati. Semakin tinggi kualitas seseorang, semakin sedikit ia merasa perlu merendahkan sesamanya. Setiap manusia memiliki kekurangan, dan setiap orang pernah melakukan kesalahan. Jika hari ini Tuhan masih menutupi aib kita, mengapa kita begitu mudah membuka aib orang lain? Bisa jadi, kesalahan yang kita tertawakan hari ini adalah ujian yang suatu saat akan menghampiri diri kita sendiri. Karena itu, sebelum menghakimi, belajarlah berempati. Sebelum menyebarkan keburukan seseorang, ingatlah bahwa kita pun hidup dari banyaknya rahmat dan penutupan aib yang Allah berikan. Kemuliaan bukanlah tentang terlihat paling bersih, tetapi tentang mampu menjaga lisan dan hati ketika memiliki kesempatan untuk menjatuhkan orang lain. Tidak semua kebenaran harus diumbar, dan tidak semua kesalahan perlu dipertontonkan. Ada kalanya diam adalah bentuk kebijaksanaan, dan menutup aib saudara adalah wujud akhlak yang lebih tinggi daripada memenangkan perdebatan. Maka, jika ingin menjadi pribadi yang lebih baik, sibukkanlah dirimu memperbaiki akhlak, memperluas ilmu, dan memperbanyak manfaat bagi sesama. Biarkan orang lain mengenalmu karena ketulusanmu, bukan karena buruknya cerita tentang orang lain yang kamu sebarkan. Sebab pada akhirnya, nama baik tidak lahir dari kemampuan menjatuhkan sesama, melainkan dari kemampuan menjaga kehormatan diri sendiri sekaligus menghormati kehormatan orang lain. Itulah kemuliaan yang akan tetap bernilai, baik di hadapan manusia maupun di hadapan Tuhan.

About