@kalildogg: Bro can’t catch a break #jujutsukaisen #jjk #jujutsukaisenedit #jjkedit #jjkmanga #jjkleaks #jjk260 #jjkmangaspoilers #jjkmemes #jujutsukaisenmeme #gojo #gojousatoru #sukuna #hollowpurple #fyp

Kalil Diaz
Kalil Diaz
Open In TikTok:
Region: US
Friday 17 May 2024 22:28:41 GMT
221282
48813
397
2654

Music

Download

Comments

achlys.13
Achlys :
"Here comes the sun"
2024-05-17 22:37:12
4370
cayden_lol
Cayden hauenstein :
“This ghost got a little spice to it”
2024-05-17 22:34:11
2750
peak..aep
Peak :
GEGE BRING BACK GOJO AND MY LIFE YOURS
2024-05-17 22:38:23
1256
herobrine07366
herobrine07366 • Twitch :
"Dam I'm hallucinating now? Oh dam that purple lookin real, a lil to real. 👁️👁️👄👁️👁️"
2024-05-18 01:13:39
1212
lectron
se🚼astian :
Am I the only one that wants it to just be a ghost cause yuji is beating him that bad? Like that’s such a cool concept instead of just gojo coming back. He can come back at the end.
2024-05-17 23:38:33
221
blorgleflorp
S :
“Binding vow: Im immune to hollow purples but im now allergic to salami”
2024-05-20 03:26:20
157
lightsaloser
lightsaloser :
Gojo don’t even need to come back, Itadori and Todo are COOKING
2024-05-17 22:42:33
304
aarondragonvr
VR BRO :
“At least I fall by the hands of the strongest and not my crusty musty dusty nephew” 🧍🏼‍♂️🟣💨
2024-05-18 04:51:49
145
notthebackrooms
Mello :
Is it just me or is this ball of purple light getting brighter and bigg-
2024-05-18 20:47:12
71
ecko2022
Ecko2022 :
Really giving Sukuna that Toji treatment in the most literal sense😂😂😂
2024-05-18 00:28:10
15
jrblevin
Burberry Blevins :
This is exactly how the chapter should start this week!
2024-05-20 13:59:11
3
vokuzi
𑁍 :
binding vow:immune to any attack but loses eyebrow hairs
2024-05-20 22:34:11
1
mmarrje_
Eh :
Some people are trying to correct your handsign, Little did they know they are SO wrong 😹
2024-05-20 03:15:42
1
betoyoyodoho
betoyoyodoho :
“Ah yes, my anti gojo resurrections hollow purple technique. I havnt used this since the hein era.”
2024-05-18 16:54:36
1
interestingscar
Rondell Turner Jr. :
Hollow purple with a cursed technique switch since todo is there
2024-05-23 05:38:34
1
x_kitty.kat
🏳️‍⚧️Kat :3 :
Shoulda used "here comes the sun" 🙏😭
2024-05-19 15:57:46
1
seilamanpqp
SeiLaManPqp :
ash baby
2024-05-18 15:35:23
4
tuconnais565487
. :
regardez et lisez jjk
2024-05-19 16:16:15
1
spiderexo
LostStasis :
“here comes the sun” ahh video
2024-05-18 21:31:09
1
ghostyobtc
𝔎𝔢𝔫𝔱𝔯𝔢𝔩𝔩 :
I wonder if gojo domain is not fully displayed because he uses one hand, but can he use two🤔, maybe his domain is so strong he just can't use it or takes a toll on his own body
2024-05-18 01:08:39
2
monkko2
Cj :
them fingers done did something
2024-05-22 23:47:12
0
yuannnn56
元 :
real
2024-07-06 04:03:19
0
zong1818
Aiden🧘 :
WHAT? GOJO IS BACK?!!!
2024-05-30 22:00:25
0
topic.topic7
Topic Topic :
when is sukuna getting a break dawg😭💀
2024-05-17 22:39:44
0
To see more videos from user @kalildogg, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rembang – Masih banyaknya menu makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Rembang yang tidak dikonsumsi secara maksimal oleh penerima manfaat, memicu keprihatinan. Apalagi program tersebut di tingkat nasional telah menyedot anggaran negara sangat besar, dari Rp 335 Triliun, belakangan dipangkas menjadi Rp 268 Triliun pada tahun 2026 ini. Penelusuran Reporter R2B dalam kurun waktu sebulan terakhir di beberapa lokasi menemukan, tumpukan nasi dan menu MBG dibuang, menumpuk di pojok sekolah. Ada pula menu MBG yang tidak dimakan siswa, kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang oleh bapak/ibu guru, supaya tidak mubadzir. “Kalau nasi lauknya masih utuh dan kondisinya layak ya saya bagi-bagikan ke tetangga. Tapi kalau nasi sama lauk sudah nggak layak ya, buat pakan ayam. Jadi guyonan semenjak ada MBG, banyak guru memiliki sampingan menggeluti usaha ternak ayam di rumah, itu benar adanya mas. Nggak sekadar isyu saja,” ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya. Dihubungi terpisah, seorang kepala sekolah mengakui menu MBG yang masih banyak terbuang, sudah menjadi pemandangan biasa di sekolahnya. Padahal pembagian MBG, baru berjalan beberapa bulan. Faktor tertinggi, karena alasan siswa tidak suka dengan menunya. Tapi karena menurutnya MBG sebagai program prioritas Presiden, ia memilih pasrah saja dengan fenomena tersebut. “Sebenarnya dengan MBG ini kita sekolah juga repot mas. Mulai pembagian, efek sampah plastiknya, harus kita bersihkan. Belum lagi kalau ada ompreng hilang, sekolah harus mengganti. Jika disuruh milih, penginnya MBG ini dihilangkan saja, diganti program lain yang lebih manfaat. Tapi apa daya, kita pegawai di bawah, nanti kalau ngomong begitu, dikira mengganggu programnya pemerintah. Kita sendiri juga bagian dari pemerintah,” keluh salah satu kepala sekolah. Di tempat lain, terdapat pula temuan jatah MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan Balita non paud yang menumpuk di balai desa, karena tidak diambil penerima manfaat. Daripada mubadzir, menu MBG dibawa kader desa, selanjutnya dibagikan kepada warga lain. Thoriqul Ulum, seorang warga di Kecamatan Kragan berharap pemerintah mengevaluasi total program MBG, karena anggaran yang digelontorkan sangat besar dan terindikasi memicu praktik korupsi. “Kalau dihentikan langsung, mungkin nggak ya. Tapi harus dievaluasi, misal nggak semua dapat, tapi penerimanya harus tepat sasaran, diprioritaskan untuk siapa. Daripada terbuang mubadzir, di sisi lain ini anggaran besar. Kan lebih baik, efisiensi total, anggaran dipakai untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas,” tuturnya. Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro’ menyatakan program pemerintah adalah makan bergizi. Belum tentu, makan bergizi disukai anak-anak. “Ini makanan bergizi, bukan makanan enak mas. Kalau bergizi, belum tentu anak-anak suka. Anak-anak sebenarnya juga bisa request kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang mendistribusikan,” terangnya. Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Rembang, Aprilia Qoulan Syakila, saat dikonfirmasi tentang berapa banyak menu MBG yang terbuang percuma, sejauh ini belum memberikan tanggapan. Jika melansir data dan temuan Celios (Center Of Economics and Law Studies), perkiraan potensi kerugian MBG di Indonesia akibat makanan terbuang, setiap Minggunya mencapai Rp 1,7 Triliun. (Musyafa Musa).
Rembang – Masih banyaknya menu makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Rembang yang tidak dikonsumsi secara maksimal oleh penerima manfaat, memicu keprihatinan. Apalagi program tersebut di tingkat nasional telah menyedot anggaran negara sangat besar, dari Rp 335 Triliun, belakangan dipangkas menjadi Rp 268 Triliun pada tahun 2026 ini. Penelusuran Reporter R2B dalam kurun waktu sebulan terakhir di beberapa lokasi menemukan, tumpukan nasi dan menu MBG dibuang, menumpuk di pojok sekolah. Ada pula menu MBG yang tidak dimakan siswa, kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang oleh bapak/ibu guru, supaya tidak mubadzir. “Kalau nasi lauknya masih utuh dan kondisinya layak ya saya bagi-bagikan ke tetangga. Tapi kalau nasi sama lauk sudah nggak layak ya, buat pakan ayam. Jadi guyonan semenjak ada MBG, banyak guru memiliki sampingan menggeluti usaha ternak ayam di rumah, itu benar adanya mas. Nggak sekadar isyu saja,” ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya. Dihubungi terpisah, seorang kepala sekolah mengakui menu MBG yang masih banyak terbuang, sudah menjadi pemandangan biasa di sekolahnya. Padahal pembagian MBG, baru berjalan beberapa bulan. Faktor tertinggi, karena alasan siswa tidak suka dengan menunya. Tapi karena menurutnya MBG sebagai program prioritas Presiden, ia memilih pasrah saja dengan fenomena tersebut. “Sebenarnya dengan MBG ini kita sekolah juga repot mas. Mulai pembagian, efek sampah plastiknya, harus kita bersihkan. Belum lagi kalau ada ompreng hilang, sekolah harus mengganti. Jika disuruh milih, penginnya MBG ini dihilangkan saja, diganti program lain yang lebih manfaat. Tapi apa daya, kita pegawai di bawah, nanti kalau ngomong begitu, dikira mengganggu programnya pemerintah. Kita sendiri juga bagian dari pemerintah,” keluh salah satu kepala sekolah. Di tempat lain, terdapat pula temuan jatah MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan Balita non paud yang menumpuk di balai desa, karena tidak diambil penerima manfaat. Daripada mubadzir, menu MBG dibawa kader desa, selanjutnya dibagikan kepada warga lain. Thoriqul Ulum, seorang warga di Kecamatan Kragan berharap pemerintah mengevaluasi total program MBG, karena anggaran yang digelontorkan sangat besar dan terindikasi memicu praktik korupsi. “Kalau dihentikan langsung, mungkin nggak ya. Tapi harus dievaluasi, misal nggak semua dapat, tapi penerimanya harus tepat sasaran, diprioritaskan untuk siapa. Daripada terbuang mubadzir, di sisi lain ini anggaran besar. Kan lebih baik, efisiensi total, anggaran dipakai untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas,” tuturnya. Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro’ menyatakan program pemerintah adalah makan bergizi. Belum tentu, makan bergizi disukai anak-anak. “Ini makanan bergizi, bukan makanan enak mas. Kalau bergizi, belum tentu anak-anak suka. Anak-anak sebenarnya juga bisa request kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang mendistribusikan,” terangnya. Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Rembang, Aprilia Qoulan Syakila, saat dikonfirmasi tentang berapa banyak menu MBG yang terbuang percuma, sejauh ini belum memberikan tanggapan. Jika melansir data dan temuan Celios (Center Of Economics and Law Studies), perkiraan potensi kerugian MBG di Indonesia akibat makanan terbuang, setiap Minggunya mencapai Rp 1,7 Triliun. (Musyafa Musa).

About