@chameleonmovie: This boy actually ignored his grandmother,and there were serious consequences #animation #recaped

Chameleon Movies
Chameleon Movies
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 05 June 2024 19:20:00 GMT
45865
410
7
20

Music

Download

Comments

younggavi8
Ama riders :
🥰🥰🥰
2025-11-23 11:22:04
0
sproutseedly288
🍪ッsprout ッ🍪 :
♥️♥️
2025-01-19 06:58:32
0
yomero35782
donut :
🥰
2025-04-24 17:22:01
0
taish4912
*😜~~F[_]T@1SH~~😜* :
Catnap😭
2024-07-14 00:14:35
0
mylila2
user3727121103524 :
Wow,Dont ignore grandma or your parents.We want good for you. .We love you unconditionally Don't be rude. Kindness is happiness Love is everything ♥️♥️♥️♥️♥️♥️💔🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
2025-11-17 20:12:39
0
To see more videos from user @chameleonmovie, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Air mata Aprilliani (20) tak terbendung saat mengantar pemakaman suaminya, Joni Iskandar.  Perempuan asal Jabung, Lampung Timur itu bukan hanya berduka atas kepergian sang suami, tetapi juga mempertanyakan kondisi jenazah yang diterimanya setelah proses penangkapan oleh aparat kepolisian. Joni Iskandar tewas dalam operasi yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada Kamis (4/6/2026).  Kepolisian menyebut Joni merupakan residivis dan diduga terlibat dalam komplotan pencurian kendaraan bermotor bersenjata api. Menurut polisi, tindakan tegas terukur dilakukan karena Joni disebut melakukan perlawanan saat proses pengembangan kasus berlangsung. “Pelaku melawan dengan menyerang anggota polisi. Kami sudah berikan tembakan peringatan, namun tidak digubris. Maka dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigi Andri Putranto. Pihak kepolisian juga menyebut Joni diduga berada di bawah pengaruh narkotika jenis sabu saat diamankan. Namun, keterangan berbeda disampaikan oleh Aprilliani. Ia mengaku menyaksikan langsung proses penangkapan suaminya di rumah dan menilai tidak ada perlawanan seperti yang disebutkan aparat. “Katanya suami saya kabur, melawan. Sedangkan saya lihat sendiri, Pak, saat polisi datang, suami saya langsung duduk menyerahkan diri. Tangannya ditaruh di belakang, langsung diborgol,” seru Aprilliani dalam video yang beredar di media sosial. Kekecewaan keluarga semakin besar setelah melihat kondisi fisik jenazah Joni. Aprilliani mempertanyakan sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh suaminya saat jenazah dipulangkan. “Dia dibawa baik-baik, tidak melawan sama sekali. Diambil sehat, pulangnya kayak gitu,” katanya. “Kalau memang mau ditembak mati, kenapa harus patah lehernya? Kenapa hidungnya patah? Kenapa matanya sampai begitu?”
Air mata Aprilliani (20) tak terbendung saat mengantar pemakaman suaminya, Joni Iskandar. Perempuan asal Jabung, Lampung Timur itu bukan hanya berduka atas kepergian sang suami, tetapi juga mempertanyakan kondisi jenazah yang diterimanya setelah proses penangkapan oleh aparat kepolisian. Joni Iskandar tewas dalam operasi yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada Kamis (4/6/2026). Kepolisian menyebut Joni merupakan residivis dan diduga terlibat dalam komplotan pencurian kendaraan bermotor bersenjata api. Menurut polisi, tindakan tegas terukur dilakukan karena Joni disebut melakukan perlawanan saat proses pengembangan kasus berlangsung. “Pelaku melawan dengan menyerang anggota polisi. Kami sudah berikan tembakan peringatan, namun tidak digubris. Maka dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigi Andri Putranto. Pihak kepolisian juga menyebut Joni diduga berada di bawah pengaruh narkotika jenis sabu saat diamankan. Namun, keterangan berbeda disampaikan oleh Aprilliani. Ia mengaku menyaksikan langsung proses penangkapan suaminya di rumah dan menilai tidak ada perlawanan seperti yang disebutkan aparat. “Katanya suami saya kabur, melawan. Sedangkan saya lihat sendiri, Pak, saat polisi datang, suami saya langsung duduk menyerahkan diri. Tangannya ditaruh di belakang, langsung diborgol,” seru Aprilliani dalam video yang beredar di media sosial. Kekecewaan keluarga semakin besar setelah melihat kondisi fisik jenazah Joni. Aprilliani mempertanyakan sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh suaminya saat jenazah dipulangkan. “Dia dibawa baik-baik, tidak melawan sama sekali. Diambil sehat, pulangnya kayak gitu,” katanya. “Kalau memang mau ditembak mati, kenapa harus patah lehernya? Kenapa hidungnya patah? Kenapa matanya sampai begitu?”

About