@aliyu_al_arab: Hijra#karatunusulussalasa #aliyualarab #tauhidi #sunnah #musulunci #hijra

aliyu_al_arab
aliyu_al_arab
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 03 August 2024 19:27:29 GMT
1726
107
2
1

Music

Download

Comments

abbamahamanouaday
Abba Ouaday :
ma sha Allah
2025-08-20 16:12:08
0
sulaimanidirssabdullahi
sulaimanidirssAbdullahi.7068 :
🥰🥰🥰
2026-08-04 20:26:05
0
To see more videos from user @aliyu_al_arab, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BREAKING NEWS: Hujan Abu Vulkanik Melanda Pematang Sawa Tanggamus, Puskesmas Buka Posko dan Bagikan Masker TANGGAMUS — Hujan abu vulkanik melanda sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (5/9/2026) pagi, menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda. Hujan abu mulai dirasakan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Kondisi abu dilaporkan cukup tebal dan disertai gempa kecil yang terjadi berulang. Dampaknya terpantau di sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martanda. Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus melalui Puskesmas Martanda langsung melakukan langkah antisipasi dengan membuka posko pengobatan serta membagikan masker kepada masyarakat terdampak. Hingga Sabtu pagi, belum terdapat laporan korban jiwa, kerugian material, maupun warga yang harus mengungsi. Persediaan masker di Puskesmas Martanda juga masih dinyatakan mencukupi. Hujan abu terpantau antara lain di Pekon Karang Brak. Abu terlihat menempel pada pepohonan, daun pisang hingga atap rumah warga. Jarak pandang di wilayah tersebut dilaporkan sekitar 300 meter saat hujan abu berlangsung. Kondisi serupa juga dirasakan warga Pekon Tirom dan Teluk Brak. Pemerintah kecamatan bersama para kepala pekon terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di tengah masyarakat. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama hujan abu berlangsung. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker dan pelindung mata untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Erupsi tercatat berulang sejak Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. Berdasarkan laporan pengamatan, erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat antara lain pada pukul 22.03 WIB, 22.11 WIB, 22.42 WIB, 22.53 WIB dan 23.07 WIB pada Jumat malam, kemudian kembali tercatat pada pukul 00.01 WIB Sabtu. Sebelumnya, erupsi juga terjadi pada Jumat pagi. Pada erupsi pukul 05.46 WIB, kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut dan bergerak ke arah barat serta barat laut. Hingga kini, kondisi wilayah Pematang Sawa masih dalam pemantauan pemerintah daerah dan instansi terkait. #BreakingNews #Tanggamus #PematangSawa #HujanAbu #GunungAnakKrakatau     @KOMINFO TANGGAMUS @POLDA LAMPUNG @Humas Polres Tanggamus @KODIM_0424_TANGGAMUS @bpbdtanggamus
BREAKING NEWS: Hujan Abu Vulkanik Melanda Pematang Sawa Tanggamus, Puskesmas Buka Posko dan Bagikan Masker TANGGAMUS — Hujan abu vulkanik melanda sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (5/9/2026) pagi, menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda. Hujan abu mulai dirasakan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Kondisi abu dilaporkan cukup tebal dan disertai gempa kecil yang terjadi berulang. Dampaknya terpantau di sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martanda. Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus melalui Puskesmas Martanda langsung melakukan langkah antisipasi dengan membuka posko pengobatan serta membagikan masker kepada masyarakat terdampak. Hingga Sabtu pagi, belum terdapat laporan korban jiwa, kerugian material, maupun warga yang harus mengungsi. Persediaan masker di Puskesmas Martanda juga masih dinyatakan mencukupi. Hujan abu terpantau antara lain di Pekon Karang Brak. Abu terlihat menempel pada pepohonan, daun pisang hingga atap rumah warga. Jarak pandang di wilayah tersebut dilaporkan sekitar 300 meter saat hujan abu berlangsung. Kondisi serupa juga dirasakan warga Pekon Tirom dan Teluk Brak. Pemerintah kecamatan bersama para kepala pekon terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di tengah masyarakat. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama hujan abu berlangsung. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker dan pelindung mata untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Erupsi tercatat berulang sejak Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. Berdasarkan laporan pengamatan, erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat antara lain pada pukul 22.03 WIB, 22.11 WIB, 22.42 WIB, 22.53 WIB dan 23.07 WIB pada Jumat malam, kemudian kembali tercatat pada pukul 00.01 WIB Sabtu. Sebelumnya, erupsi juga terjadi pada Jumat pagi. Pada erupsi pukul 05.46 WIB, kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut dan bergerak ke arah barat serta barat laut. Hingga kini, kondisi wilayah Pematang Sawa masih dalam pemantauan pemerintah daerah dan instansi terkait. #BreakingNews #Tanggamus #PematangSawa #HujanAbu #GunungAnakKrakatau @KOMINFO TANGGAMUS @POLDA LAMPUNG @Humas Polres Tanggamus @KODIM_0424_TANGGAMUS @bpbdtanggamus

About