@kirabalingerr: 🤷🏻‍♀️ #fyp

Kira 🌻
Kira 🌻
Open In TikTok:
Region: PH
Monday 12 August 2024 12:39:57 GMT
580012
15446
109
135

Music

Download

Comments

sassyyna_
yna👩‍✈️✈️ :
the prettiest
2024-08-13 15:28:33
2
sachi_rainn
🍕 :
kala ko si Therese e
2024-08-12 13:56:19
2
01prettyjane
❤Eli Jane❤ :
So beautiful 😍😍😍
2024-09-13 08:35:59
1
immeganchu
Megan Chu :
so pretty 😍😍😍
2025-04-29 12:36:08
1
everybodycallmerhian
rhian :
ikaw po ba yung nasa araneta nung wish date??
2024-08-23 13:05:55
0
12345678wexar
LEO :
🥰🥰🥰 mapansin kaya Ako nito
2024-09-02 14:44:46
0
iamqu3nnie
Quen :
🤣🤣🤣
2025-08-20 17:48:02
0
jemai088
jemai♥️ :
🥰
2025-08-04 16:19:07
0
jemai088
jemai♥️ :
😁
2025-08-04 16:19:04
0
sunshine.ticketing
Sunshine-Travel :
😂😂😂
2025-08-02 16:29:36
0
cssf1mz
️ :
💋
2025-08-01 09:45:12
0
its_joulesss
Its_Joules ✨ :
😁😁😁
2025-07-23 16:42:50
0
yelshaelocin442
YelshaElocin442 💖 :
🥰
2025-07-18 16:01:31
0
yamyam.sotnas
kurdapya :
😁
2025-07-15 02:08:02
0
yantichairil
Yanti Chairil :
🥰
2025-07-12 23:53:54
0
merlesasagaynaoma
ZEPHANIAH22 :
💖
2025-07-12 15:56:33
0
kram.rehsej
Kram Rehsej :
😁
2025-07-09 14:47:15
0
eeehhhhh_10
🦋🐚🫧 :
😁😁😁
2025-07-09 05:22:47
0
belleame517
belle_ame🍏 :
😁😁😁
2025-07-04 16:35:20
0
kirby_882
kirby_88 :
🥰🥰🥰
2025-05-22 11:29:27
0
laurentejulius
Yos :
🔥
2025-04-29 05:31:23
0
haleem.hamsain8
yuri Hamsain :
😚
2025-04-17 22:58:12
0
haleem.hamsain8
yuri Hamsain :
🥺
2025-04-17 22:58:12
0
juhfinds
JMCu :
❤️❤️❤️
2025-04-17 14:29:29
0
ireneretanan
♡♡♡kitina♡♡♡ :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-09-14 01:00:41
0
To see more videos from user @kirabalingerr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif:
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif:
Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN." Buat kalian yang malas baca dan cuma modal scroll judul, pasti langsung nyinyir, "Loh, kok ibadah kurban pribadi pakai uang negara?!" Nah, di situlah kalian telan mentah-mentah framing licik itu! Pakai logika sedikit, mari kita bedah faktanya. Tolong bedakan antara Prabowo sebagai pribadi, dan Prabowo sebagai Presiden (Kepala Negara). Dua hal ini nggak bisa dicampuradukkan sesuka jidat. 1.098 sapi itu BUKAN kurban pribadi. Itu adalah program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Artinya, ini adalah program resmi negara yang dananya dari negara, dan manfaatnya 100% dikembalikan untuk perut rakyat! Ke mana sapi-sapi itu pergi? Ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas yang membutuhkan. Manfaatnya bukan buat orang Istana, bukan buat pejabat. Dan ingat, negara ini bukan cuma Pulau Jawa, daerah-daerah lain juga sangat berhak merasakan kehadiran negara. Mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai masyarakat memang punya hak dan kewajiban ikut mengawasi. Tapi kritiklah pakai otak dan data yang adil. Jangan sampai program bantuan yang jelas-jelas buat rakyat malah kalian fitnah seolah Presiden pakai APBN buat kurban pribadi. Kalau dompet kalian belum mampu buat ikut berbagi, minimal jari kalian jangan dipakai buat nyebar hoax dan informasi menyesatkan! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #BantuanRakyat #AkalSehat #LawanFraming #IndonesiaMaju #SikatMafia

About