@gtnewsflash247: Sven Goran Eriksson Has Passed Away #svengoraneriksson #trending #fyp

GTBulletin
GTBulletin
Open In TikTok:
Region: GB
Monday 26 August 2024 11:45:53 GMT
10535
141
20
11

Music

Download

Comments

carlefc1878
Carl_EFC1878 :
rip
2024-08-26 11:55:48
1
paresh1460
paresh1460 :
🙏R.I.P🌹
2024-08-26 13:46:57
1
user6129737244035
user6129737244035 :
waheguru ji 🙏 😌
2024-08-26 11:50:43
1
tommy.rivers5
Tommy Rivers :
RIP 🙏
2024-08-26 14:01:22
0
user6075029966981
🫵🏼 :
👑
2024-09-06 15:05:20
0
punjabiapna
Raks :
🙏
2024-08-28 20:27:59
0
anthony444444488
Anthony :
💛💛
2024-08-27 12:24:05
0
rickxnatureboy
Richie Rich :
Devastating news. So sad. May his soul rest in peace.
2024-08-26 16:31:41
0
nero.2008
Nero 2 :
Rip 🙏
2024-08-26 14:40:56
0
zamans786
zamans786 :
RIP
2024-08-26 14:35:41
0
kunaratnam3
Vijay :
Rip
2024-08-26 14:34:07
0
ssingh6654
Ssingh66 :
RIP sir 😢💔🙏
2024-08-26 14:04:42
0
thegamer1669
thegamer1669 :
RIP 🙏🏽🙏🏽
2024-08-26 14:04:26
0
spike10uk
spike10uk :
🙏RIP 🙏
2024-08-26 13:16:15
0
akua.lewis
Akua Lewis :
RIP.🙏
2024-08-26 13:05:09
0
qamaraslam40
Qamar Aslam775 :
rip
2024-08-26 13:02:57
0
rocksteady204
Rocksteady :
rip may the angels look after you
2024-08-26 12:46:20
0
jamesalan76
James Alan :
RIP Sven 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿❤️🇸🇪
2024-08-26 12:24:38
0
dee_h58
dee_H :
🙏🙏🙏
2024-08-26 12:07:57
0
aidibuzz
aidibuzz :
RIP Sven. You will be missed
2024-08-26 11:53:37
0
To see more videos from user @gtnewsflash247, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Fransisca Mawar, pemilik akun Threads yang mengunggah kritik terkait pemadaman listrik atau *blackout* di Batam pada 12 Oktober 2026, memenuhi panggilan klarifikasi Ditreskrimsus Polda Kepri, Senin (19/10). Ia menjalani pemeriksaan selama sekitar tiga jam, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, dengan didampingi penasihat hukum Yopta Eka Saputra. Usai pemeriksaan, Yopta mengatakan kliennya memenuhi panggilan sebagai bentuk penghormatan terhadap prosedur hukum. Namun, ia mempertanyakan dasar pelaporan terhadap unggahan yang menurutnya merupakan ekspresi keresahan masyarakat atas gangguan listrik. “Kami baru mengetahui bahwa pelapornya atas nama Deni. Kami tidak mengetahui hubungan langsung pelapor dengan postingan tersebut,” kata Yopta. Menurut Yopta, ada dua unggahan yang menjadi perhatian penyidik. Unggahan pertama menautkan berita media daring mengenai Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terkait peristiwa *blackout*. Unggahan kedua menyinggung keterlibatan media asing dalam pemberitaan pemadaman listrik. Yopta menegaskan unggahan tersebut bukan bentuk keberpihakan kepada pihak asing, melainkan ekspresi keresahan warga Batam yang terdampak pemadaman selama berjam-jam. “Kami tegaskan, kami bukan antek asing. Ini murni keresahan warga Batam terkait blackout,” ujarnya. Ia juga mempertanyakan pihak yang merasa dirugikan serta hubungan langsung pelapor dengan konten yang dipersoalkan. Sementara itu, dasar hukum laporan dan kedudukan hukum pelapor masih perlu dikonfirmasi kepada penyidik Polda Kepri. Reporter: Azis Maulana Editor Video: Ari #blackoutbatam #poldakepri #kebebasanberekspresi
Fransisca Mawar, pemilik akun Threads yang mengunggah kritik terkait pemadaman listrik atau *blackout* di Batam pada 12 Oktober 2026, memenuhi panggilan klarifikasi Ditreskrimsus Polda Kepri, Senin (19/10). Ia menjalani pemeriksaan selama sekitar tiga jam, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, dengan didampingi penasihat hukum Yopta Eka Saputra. Usai pemeriksaan, Yopta mengatakan kliennya memenuhi panggilan sebagai bentuk penghormatan terhadap prosedur hukum. Namun, ia mempertanyakan dasar pelaporan terhadap unggahan yang menurutnya merupakan ekspresi keresahan masyarakat atas gangguan listrik. “Kami baru mengetahui bahwa pelapornya atas nama Deni. Kami tidak mengetahui hubungan langsung pelapor dengan postingan tersebut,” kata Yopta. Menurut Yopta, ada dua unggahan yang menjadi perhatian penyidik. Unggahan pertama menautkan berita media daring mengenai Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terkait peristiwa *blackout*. Unggahan kedua menyinggung keterlibatan media asing dalam pemberitaan pemadaman listrik. Yopta menegaskan unggahan tersebut bukan bentuk keberpihakan kepada pihak asing, melainkan ekspresi keresahan warga Batam yang terdampak pemadaman selama berjam-jam. “Kami tegaskan, kami bukan antek asing. Ini murni keresahan warga Batam terkait blackout,” ujarnya. Ia juga mempertanyakan pihak yang merasa dirugikan serta hubungan langsung pelapor dengan konten yang dipersoalkan. Sementara itu, dasar hukum laporan dan kedudukan hukum pelapor masih perlu dikonfirmasi kepada penyidik Polda Kepri. Reporter: Azis Maulana Editor Video: Ari #blackoutbatam #poldakepri #kebebasanberekspresi

About