@mata_lelakiy: Dance challenge #jezzamarie #dancechallenge #goyangasyik #fakesituation #viraltiktok #mata_lelakiy #trending #fakebody

👁 Mata_Lelakiy
👁 Mata_Lelakiy
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 17 September 2024 01:59:14 GMT
11575
61
2
1

Music

Download

Comments

ananroyal81
😎RoYaL 81😎 :
🥰🥰🥰
2024-12-02 08:41:15
0
dslalsjo5zb
AG :
😂
2025-12-23 23:21:40
0
To see more videos from user @mata_lelakiy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bagaimana Angine de Poitrine membuat musik microtonal yang secara teori terdengar rumit, tetapi tetap catchy dan menyenangkan? Jawabannya bisa dilihat dari penampilan mereka membawakan “Zugzegk” di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon pada September 2026. “Zugzegk” merupakan lagu instrumental yang saat itu bahkan belum dirilis secara resmi. Untuk debut TV Amerika mereka, duo asal Quebec ini justru memilih memperkenalkan materi baru dengan karakter khas mereka: gitar dan bass microtonal, looping berlapis, perubahan ritme, serta permainan drum yang sangat presisi. Salah satu kuncinya adalah penggunaan sistem 24-TET atau quarter-tone, yang memungkinkan mereka memainkan nada di antara 12 nada standar musik Barat. Meski terdengar eksperimental, Angine de Poitrine tetap menggunakan interval dan pola yang familiar sehingga musiknya tidak terasa sepenuhnya disonan. Ditambah groove yang danceable, riff yang repetitif, serta layer looping yang terus berkembang, hasilnya justru terasa hypnotic dan mudah diingat. Di atas musik yang teknis tersebut, mereka tetap mempertahankan sisi absurd yang menjadi identitasnya. Kostum polka-dot hitam-putih, topeng papier-mâché berukuran besar, lampu, backdrop polka-dot, hingga gestur segitiga membuat penampilan “Zugzegk” terasa seperti perpaduan konser eksperimental dan pertunjukan dada. Bahkan Jimmy Fallon diberi kebebasan untuk menentukan sendiri cara mengucapkan judul “Zugzegk”, yang kemudian dianggap sebagai pengucapan resminya. Penampilan ini menjadi contoh bagaimana Angine de Poitrine bisa membawa microtonality, odd time signatures, dan teknik looping ke panggung mainstream tanpa kehilangan sisi fun mereka. Di tangan duo ini, musik yang secara teknis kompleks justru bisa terdengar groovy, catchy, dan penuh karakter.
Bagaimana Angine de Poitrine membuat musik microtonal yang secara teori terdengar rumit, tetapi tetap catchy dan menyenangkan? Jawabannya bisa dilihat dari penampilan mereka membawakan “Zugzegk” di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon pada September 2026. “Zugzegk” merupakan lagu instrumental yang saat itu bahkan belum dirilis secara resmi. Untuk debut TV Amerika mereka, duo asal Quebec ini justru memilih memperkenalkan materi baru dengan karakter khas mereka: gitar dan bass microtonal, looping berlapis, perubahan ritme, serta permainan drum yang sangat presisi. Salah satu kuncinya adalah penggunaan sistem 24-TET atau quarter-tone, yang memungkinkan mereka memainkan nada di antara 12 nada standar musik Barat. Meski terdengar eksperimental, Angine de Poitrine tetap menggunakan interval dan pola yang familiar sehingga musiknya tidak terasa sepenuhnya disonan. Ditambah groove yang danceable, riff yang repetitif, serta layer looping yang terus berkembang, hasilnya justru terasa hypnotic dan mudah diingat. Di atas musik yang teknis tersebut, mereka tetap mempertahankan sisi absurd yang menjadi identitasnya. Kostum polka-dot hitam-putih, topeng papier-mâché berukuran besar, lampu, backdrop polka-dot, hingga gestur segitiga membuat penampilan “Zugzegk” terasa seperti perpaduan konser eksperimental dan pertunjukan dada. Bahkan Jimmy Fallon diberi kebebasan untuk menentukan sendiri cara mengucapkan judul “Zugzegk”, yang kemudian dianggap sebagai pengucapan resminya. Penampilan ini menjadi contoh bagaimana Angine de Poitrine bisa membawa microtonality, odd time signatures, dan teknik looping ke panggung mainstream tanpa kehilangan sisi fun mereka. Di tangan duo ini, musik yang secara teknis kompleks justru bisa terdengar groovy, catchy, dan penuh karakter.

About