@saggysara: #filter #edited #fakevsreal #doublechin #jowls #facetexture #wrinkles

Sara Puhto
Sara Puhto
Open In TikTok:
Region: FI
Sunday 29 September 2024 13:32:55 GMT
2959000
329671
3682
9027

Music

Download

Comments

thee.halien
Halien 👾 :
My face is made up of past generations of people who fell in love😭 💕💕
2024-09-29 22:59:44
20320
strxwberrygun
strxwberrygun 🍓⚢ :
"Your face is made up of past generations of people who fell in love" girl I'm latina 😭😭
2024-10-01 14:55:03
3833
punkrockylives
Fox Among Wolves :
The biggest thing that changed how I felt about my face was seeing it on my daughter.
2024-10-01 22:47:10
4215
fuckbitual
Fuckbitual :
“You do not need to be insecure about your face that is made up of past generations of people who fell in love” 🥺 I’ve never heard anything more beautiful. I love this. You’re gorgeous 🤍
2024-09-29 20:14:00
6305
godisawoman086
godisawoman086 :
You remind me of Shailene Woodley 😍 so naturally pretty
2024-09-29 14:20:26
31
simply_oonah
simply_oonah 🇸🇪 :
”Made up of past generations of people who fell in love”. ❤️❤️❤️❤️
2024-09-29 17:53:57
2808
squishmallow115
Squishmallow 💜 :
😭iv been struggling w this so much lately. thank you
2024-09-29 22:13:51
1122
brain_dead247
Brain_Dead :
My face is crying now thanks 😭🥰
2024-09-29 23:25:21
1345
iamrobbiez
Robbie Z :
"Your face that's made of Past generations of people who fell in love" made me smile
2024-09-29 18:12:38
166
hyiperkele
ninpe :
you're such a beauty though and you're so right, we have kinda lost the plot as a society
2024-09-29 14:15:18
381
mephisto_1331
Lara :
I’m so happy more people is spreading this kind of awareness
2024-09-30 16:07:50
127
l8eenl8
L8eenL8 :
Saved with ‘past generations in general’ cause I was about to FIGHT 😄 Thank you for the message ❤️
2024-09-29 16:43:27
313
sloopymutt
sleepyboyo :
this video seriously clicked something inside me. thank you
2024-10-24 06:47:51
28
gingan506
G :
Honestly I have been feeling so low about my skin and how I look I have never really felt this bad before. seeing your page has definitely been a sign for me thank you for being real x
2024-09-29 22:24:57
104
liliacourant
sally 🎀 :
I really needed this right now ❤️‍🩹🫶🏻
2024-09-29 19:42:33
207
merlerne
Merlerne :
I was 22 first time I met my paternal grandpa and he got so teary eyed. Why? Cuz I’m a carbon copy of his late wife, my grandmother, from when they met as young. She’d passed some 30yrs ago 🥺
2024-09-30 10:09:56
354
jonfhancock
Jon F Hancock :
I adore this video!
2024-09-29 18:29:59
260
_happy_go_lucy
Lucy :
I so needed to hear and see this ❤️
2024-09-29 22:15:47
56
makoaydan
Mako :
I LOVE your freckles!
2024-09-29 20:33:47
37
jasminejoel
Jasmine Joel | Coaching :
“we are made of past generations of people who fell in love” 🥹😭
2024-09-30 00:26:43
80
lexicarapella
𝓛𝓮𝔁𝓲 𓆉 :
You are adorable 😭
2025-05-29 12:15:20
8
tendercurse
kit sweet :
thank you
2024-09-29 19:03:35
57
coach.nidia
Nidia Sariñana :
GRACIAS ✨🙌🏽
2024-10-01 16:08:45
8
hex_riffcraft
Hex :
it's easy to say when your real face looks pretty like yours :(
2024-09-29 17:58:21
217
dementedmizfit
Alexis :
Thank you for the beautiful message, I've always been very judgemental of my face for many years
2024-10-02 01:42:26
5
To see more videos from user @saggysara, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketika kesulitan finansial datang, naluri manusia biasanya mendorongnya untuk menggenggam lebih erat apa yang masih tersisa. Kita menjadi lebih berhati-hati, lebih takut kehilangan, dan lebih cemas menghadapi masa depan yang belum pasti. Secara logika, memberi saat sedang kekurangan terasa bertentangan dengan akal sehat. Namun di situlah letak salah satu pelajaran spiritual yang paling dalam. Sedekah mengajarkan bahwa rezeki tidak semata-mata bergantung pada apa yang ada di tangan manusia, tetapi juga pada keyakinan, keberkahan, dan pertolongan yang datang dari jalan yang sering tidak terduga. Di kehidupan modern yang penuh tekanan ekonomi, banyak orang hidup dalam kecemasan yang berkepanjangan. Mereka bekerja lebih keras, menghitung lebih cermat, dan terus memikirkan cara menambah pemasukan. Semua itu penting dan perlu dilakukan. Namun ada kalanya hati menjadi terlalu bergantung pada perhitungan manusia hingga lupa bahwa kehidupan tidak hanya berjalan dengan logika materi. Ada banyak orang yang hartanya bertambah tetapi ketenangannya berkurang. Ada pula yang penghasilannya sederhana, namun hidupnya terasa cukup dan penuh keberkahan. Karena pada akhirnya, manusia tidak hanya membutuhkan rezeki yang banyak, tetapi juga rezeki yang membawa ketenangan dan kemudahan dalam hidupnya. Sedekah Melatih Hati untuk Tidak Diperbudak Ketakutan Kesulitan keuangan sering kali melahirkan rasa takut. Takut tidak cukup, takut gagal memenuhi kebutuhan, dan takut menghadapi masa depan. Saat seseorang tetap mampu berbagi di tengah keterbatasannya, ia sedang mengirim pesan kepada hatinya sendiri bahwa rasa takut tidak boleh menjadi penguasa hidupnya. Ia memilih percaya bahwa memberi tidak akan membuatnya miskin dalam makna yang sesungguhnya. Karena kemiskinan yang paling berat sering kali bukan sedikitnya harta, melainkan hati yang terus hidup dalam ketakutan dan rasa kurang. Sedekah Adalah Bentuk Keyakinan yang Nyata Mudah berbicara tentang kepercayaan kepada Tuhan ketika keadaan sedang lapang. Namun keyakinan yang sesungguhnya sering terlihat ketika keadaan sedang sempit. Ketika seseorang tetap bersedekah meski sedang mengalami kesulitan, ia sedang menunjukkan bahwa harapannya tidak hanya bergantung pada angka di rekening atau isi dompetnya. Ia percaya bahwa Tuhan mampu membuka jalan yang tidak selalu bisa dihitung oleh logika manusia. Bukan berarti sedekah menggantikan usaha. Justru ia berjalan berdampingan dengan kerja keras, ikhtiar, dan tanggung jawab. Sedekah adalah cara menjaga agar hati tetap terhubung kepada sumber rezeki, bukan hanya kepada sarana rezeki. Keberkahan Tidak Selalu Datang dalam Bentuk Uang Banyak orang memahami rezeki hanya sebagai bertambahnya harta. Padahal keberkahan sering hadir dalam bentuk yang lebih luas. Kadang berupa kesehatan yang terjaga. Kadang berupa keluarga yang harmonis. Kadang berupa kemudahan dalam urusan, ketenangan batin, atau hadirnya orang-orang baik yang membantu ketika dibutuhkan. Karena itu, hasil dari sedekah tidak selalu bisa diukur dengan hitungan matematika yang sederhana. Ada hal-hal berharga dalam hidup yang nilainya jauh melampaui angka. Memberi di Saat Sulit Adalah Kemuliaan yang Jarang Dimiliki Memberi ketika berkelimpahan adalah hal yang baik. Namun memberi ketika diri sendiri sedang berjuang memiliki makna yang berbeda. Di dalamnya ada pengorbanan, keikhlasan, dan kepercayaan yang lebih besar. Seseorang yang tetap mau berbagi di tengah keterbatasannya sedang menunjukkan bahwa hatinya tidak dikuasai oleh rasa takut kehilangan. Ia memahami bahwa tangan yang terbuka untuk memberi sering kali lebih damai daripada tangan yang terus menggenggam karena cemas. Mungkin itulah sebabnya sedekah menjadi salah satu bentuk ibadah yang begitu istimewa. Karena ia bukan hanya mengubah keadaan orang yang menerima, tetapi juga mengubah jiwa orang yang memberi. Jika saat ini kondisi keuanganmu sedang sulit, apakah yang lebih besar di dalam hatimu.
Ketika kesulitan finansial datang, naluri manusia biasanya mendorongnya untuk menggenggam lebih erat apa yang masih tersisa. Kita menjadi lebih berhati-hati, lebih takut kehilangan, dan lebih cemas menghadapi masa depan yang belum pasti. Secara logika, memberi saat sedang kekurangan terasa bertentangan dengan akal sehat. Namun di situlah letak salah satu pelajaran spiritual yang paling dalam. Sedekah mengajarkan bahwa rezeki tidak semata-mata bergantung pada apa yang ada di tangan manusia, tetapi juga pada keyakinan, keberkahan, dan pertolongan yang datang dari jalan yang sering tidak terduga. Di kehidupan modern yang penuh tekanan ekonomi, banyak orang hidup dalam kecemasan yang berkepanjangan. Mereka bekerja lebih keras, menghitung lebih cermat, dan terus memikirkan cara menambah pemasukan. Semua itu penting dan perlu dilakukan. Namun ada kalanya hati menjadi terlalu bergantung pada perhitungan manusia hingga lupa bahwa kehidupan tidak hanya berjalan dengan logika materi. Ada banyak orang yang hartanya bertambah tetapi ketenangannya berkurang. Ada pula yang penghasilannya sederhana, namun hidupnya terasa cukup dan penuh keberkahan. Karena pada akhirnya, manusia tidak hanya membutuhkan rezeki yang banyak, tetapi juga rezeki yang membawa ketenangan dan kemudahan dalam hidupnya. Sedekah Melatih Hati untuk Tidak Diperbudak Ketakutan Kesulitan keuangan sering kali melahirkan rasa takut. Takut tidak cukup, takut gagal memenuhi kebutuhan, dan takut menghadapi masa depan. Saat seseorang tetap mampu berbagi di tengah keterbatasannya, ia sedang mengirim pesan kepada hatinya sendiri bahwa rasa takut tidak boleh menjadi penguasa hidupnya. Ia memilih percaya bahwa memberi tidak akan membuatnya miskin dalam makna yang sesungguhnya. Karena kemiskinan yang paling berat sering kali bukan sedikitnya harta, melainkan hati yang terus hidup dalam ketakutan dan rasa kurang. Sedekah Adalah Bentuk Keyakinan yang Nyata Mudah berbicara tentang kepercayaan kepada Tuhan ketika keadaan sedang lapang. Namun keyakinan yang sesungguhnya sering terlihat ketika keadaan sedang sempit. Ketika seseorang tetap bersedekah meski sedang mengalami kesulitan, ia sedang menunjukkan bahwa harapannya tidak hanya bergantung pada angka di rekening atau isi dompetnya. Ia percaya bahwa Tuhan mampu membuka jalan yang tidak selalu bisa dihitung oleh logika manusia. Bukan berarti sedekah menggantikan usaha. Justru ia berjalan berdampingan dengan kerja keras, ikhtiar, dan tanggung jawab. Sedekah adalah cara menjaga agar hati tetap terhubung kepada sumber rezeki, bukan hanya kepada sarana rezeki. Keberkahan Tidak Selalu Datang dalam Bentuk Uang Banyak orang memahami rezeki hanya sebagai bertambahnya harta. Padahal keberkahan sering hadir dalam bentuk yang lebih luas. Kadang berupa kesehatan yang terjaga. Kadang berupa keluarga yang harmonis. Kadang berupa kemudahan dalam urusan, ketenangan batin, atau hadirnya orang-orang baik yang membantu ketika dibutuhkan. Karena itu, hasil dari sedekah tidak selalu bisa diukur dengan hitungan matematika yang sederhana. Ada hal-hal berharga dalam hidup yang nilainya jauh melampaui angka. Memberi di Saat Sulit Adalah Kemuliaan yang Jarang Dimiliki Memberi ketika berkelimpahan adalah hal yang baik. Namun memberi ketika diri sendiri sedang berjuang memiliki makna yang berbeda. Di dalamnya ada pengorbanan, keikhlasan, dan kepercayaan yang lebih besar. Seseorang yang tetap mau berbagi di tengah keterbatasannya sedang menunjukkan bahwa hatinya tidak dikuasai oleh rasa takut kehilangan. Ia memahami bahwa tangan yang terbuka untuk memberi sering kali lebih damai daripada tangan yang terus menggenggam karena cemas. Mungkin itulah sebabnya sedekah menjadi salah satu bentuk ibadah yang begitu istimewa. Karena ia bukan hanya mengubah keadaan orang yang menerima, tetapi juga mengubah jiwa orang yang memberi. Jika saat ini kondisi keuanganmu sedang sulit, apakah yang lebih besar di dalam hatimu.

About