@rossella.23.01: @HAMAD 🇦🇪 حمد

🇮🇹ROSSELLA🇦🇪 سكارليت
🇮🇹ROSSELLA🇦🇪 سكارليت
Open In TikTok:
Region: IT
Friday 04 October 2024 06:20:05 GMT
10347
1028
272
83

Music

Download

Comments

thiloi.dang
Thiloi Dang :
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤n
2024-10-15 12:08:43
1
luna1983.297
luna :
Hola guapo que Dios le bendiga 🇨🇱 🥰🥰
2024-12-25 17:51:55
1
jany_franco0
ana_quiñones :
ya para ser mi cumple años ahí me saludas tristes a cumplir años te aviso cuándo es en enero felicidades bendiciones para ti corazón
2024-10-27 18:32:57
1
jany_franco0
ana_quiñones :
por qué sale en tu perfil una señorita por qué quién es ella por qué no sales tú en tu de perfil por qué
2024-10-27 18:29:45
1
shereen.moodley
Shereen Moodley :
nice guys👍👍👍👍
2024-10-04 17:08:28
4
maria.geralda254
Maria Geralda :
Good Afternon Hermanos ❤️
2024-10-04 10:11:21
3
bernaditafrancis1
bernadita Francisco :
hello sir hamad how are you🌹🌹🌹
2024-10-06 05:20:31
3
lupitaalarcon1212
Lupita Alarcón :
May Allah bless you guys 🙏🇦🇪🙏🇲🇽💯💯💯💯💯
2024-10-06 06:24:16
3
mariarodicaionas
Maria Rodica Ionas :
wow wow 🙏 ❤❤❤❤❤❤
2024-10-04 08:13:27
3
jelly.delos.reyes7
💖💖💖 sweet love💖💖💖 :
🥰🥰🥰💞💞💞 how are you today my best 👍❤️❤️❤️
2024-10-07 08:27:45
2
cilene.rodrigues
Cilene Rodrigues :
top demais 😘💞❤😘💞❤
2024-10-05 14:58:27
2
renalyn.arozado
Renalyn Arozado :
🥰🥰🥰
2024-11-01 06:36:58
2
marlenecarpes
minsa^^ :
te quero amorzinho você é meu eu escolhi você para sempre ele disse que fez as pazes com a esposa que bom para ele que seja feliz
2024-11-08 16:12:24
1
tenasib.erejepova8
tenasib erejepova :
😁😁😁не сега с тоя
2024-11-08 15:25:41
1
tenasib.erejepova8
tenasib erejepova :
😁😁😁тои каза спри с вен
2024-11-08 15:25:58
1
tenasib.erejepova8
tenasib erejepova :
😁😁😁е ас ли ша ги управям
2024-11-08 15:26:12
1
marlenecarpes
minsa^^ :
Hamad amorzinho o Faisal tá com ciúmes de você ele que vai cuidar da mulher dele e os filhos
2024-11-08 15:37:02
1
marlenecarpes
minsa^^ :
o que é gás eu não sei o que é isso Hamad cade a minha peruca meu bigode e a minha barba manda um beijo pra mim o Faisal vai ficar com ciúmes
2024-11-08 15:44:55
1
viorica.stepanovi7
Viorica Stepanovici :
Adi. Te-am. Apreciat. Și. Acum. Te. Iubesc. Adi. Mor. De. Dorul. Tău. ♥️♥️🙏🙏🙏💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
2024-10-06 02:10:23
1
marysotelo1962
Mary :
Saludos chicos 😊
2024-10-04 21:14:51
1
solainamaria5
. :
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-10-04 16:52:44
1
ritamn1960
ritamarques :
.bom. dia. esta. feliz. meu. amore. eu. tá bem. estou. beijos
2024-10-04 15:13:56
1
ludy.perilla
Ludy Perilla :
que lindo verte sonreir se te quiete hermoso
2024-10-06 00:15:06
1
tenasib.erejepova8
tenasib erejepova :
😁😁😁 .инда у царството
2024-11-08 15:24:46
1
stjepan_hauser_cello_1
Stjepan Hauser :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰bună ziua cf te iubesc
2024-11-12 11:13:57
1
tenasib.erejepova8
tenasib erejepova :
😁😁😁проблем е пате
2024-11-08 15:24:20
1
zulma8047
Zulma :
esta muy cansado parece mí vida te mando mi energía positiva 💋💋❤️🙏🙏🙏🙏
2024-11-07 09:07:22
1
mariabedasantiago
maria :
cuídate mucho
2024-11-06 11:58:07
1
belinda.delmundo
Belinda Delmundo :
hey what happend
2024-10-30 08:18:37
1
adelvis06
carmen rodriguez :
que lindo ♥️♥️♥️♥️♥️♥️🇻🇪
2024-10-27 22:54:03
1
motero_33_tatiana
tatianamontero880 :
Siempre Hamad con buen ánimo bendiciones... Cariño
2024-10-07 06:37:14
1
user2840014302511
user2840014302511 :
HAMAD
2024-10-07 13:46:44
1
mtacn.vinefat
Mtacm vinefat :
Betsy Rose George
2024-10-09 05:03:48
1
dianeqene
Dianeqena :
GUYS
2024-10-10 20:27:44
1
kapoyyy14
?? :
💋💋💋
2024-12-29 15:45:18
1
parwin93
Parwin :
Asslm ww
2024-12-31 05:43:48
1
cleonice6712
cleonice :
Tial meu Prince querido ater 1mai
2024-12-15 11:12:48
1
user8048390158043
حموده :
🥰🥰🥰
2025-01-01 01:35:18
1
parwin93
Parwin :
How r u ?
2024-12-31 05:44:07
1
parwin93
Parwin :
smile always like that
2024-12-31 06:06:26
1
parwin93
Parwin :
MashaAllah
2024-12-31 06:05:53
1
parwin93
Parwin :
hv a nice day n stay safe n tk care.
2024-12-31 05:45:18
1
gnkhngcan
gnkhngcan :
🥰🥰🥰
2024-11-06 07:12:38
0
shamsullah009
shamsullah 009 :
🥰🥰🥰
2024-10-31 09:21:10
0
gigingnacorda
GigingNacorda :
🥰🥰🥰
2024-11-05 23:13:29
0
lamia56055
Lamia🧿 :
hammad💋💋💋💋💋💋😍
2024-11-05 02:24:13
0
ca.cynthia7
ca cynthia :
sweet heart I want u to remember this no matter what comes our I will not stop loving u
2024-11-04 19:14:40
0
To see more videos from user @rossella.23.01, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di bawah langit Balikpapan dan Baturaja yang panas. Dua nama muda kembali kepada keheningan yang terlalu cepat dan terlalu menyakitkan. Anisa Muyassaroh dari Lamongan, Jawa Timur, dan Yonanda Muhammad Taufiq. Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer KDMP dan KNMP. Keduanya datang membawa harapan besar tentang KDMP dan masa depan pengabdian yang dijanjikan. Pada 18 Juni 2026, di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Anisa mulai merasakan tubuhnya tidak lagi tunduk pada kemauan dirinya. Di tengah pelatihan yang keras dan cuaca membakar seperti tungku raksasa, ia mengalami gangguan kesehatan serius. Ia sempat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan satuan, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit.  Namun jarak antara harapan dan kenyataan terlalu pendek untuk memberi waktu bagi keajaiban. Dokter menyatakan penyebab kematian adalah heat stroke, serangan panas yang meruntuhkan sistem tubuh dari dalam secara perlahan dan tak terbendung. Jenazahnya kemudian dipulangkan ke Jawa Timur, kembali ke Lamongan, meninggalkan rumah yang kini hanya dipenuhi tangis, doa, dan ruang kosong yang tak bisa lagi diisi suaranya. Di tempat lain, di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatra Selatan, kisah pilu berikutnya terjadi. Pada 17 Juni 2026, Yonanda Muhammad Taufiq mengalami penurunan kondisi kesehatan cepat dan mengkhawatirkan. Tenaga kesehatan satuan segera memberikan pertolongan, lalu ia dirujuk ke rumah sakit. Namun tubuhnya seolah telah mencapai batas paling akhir dari daya tahan manusia. Henti jantung (cardiac arrest) menjadi penyebab kematiannya. Ini sebuah akhir datang tanpa jeda, tanpa kesempatan untuk melawan lebih lama. Di tengah pelatihan yang disebut untuk membentuk disiplin dan karakter, ia justru harus mengakhiri perjalanan hidupnya lebih awal dari yang seharusnya. Jenazahnya dipulangkan dengan suasana duka yang tidak mampu diungkapkan kata-kata, meninggalkan keluarga dalam kehancuran sunyi. Peristiwa ini juga diwarnai kabar, sejumlah peserta sebelumnya memilih mundur karena kekhawatiran terhadap ikatan dinas dua tahun, denda ratusan juta rupiah, serta atmosfer pelatihan yang dinilai terlalu militeristik untuk program pengelolaan koperasi desa. Semua itu kini terasa semakin berat ketika dua nama telah menjadi duka nyata. Di tengah janji pembangunan dan evaluasi yang akan dilakukan Kementerian Pertahanan, publik dihadapkan pada kenyataan, ada harga terlalu mahal untuk sebuah program disebut demi disiplin dan pengabdian. Kemenhan menyampaikan duka cita mendalam. Namun, kata-kata resmi tidak mampu menutup luka yang terbuka. Anisa dan Yonanda adalah harapan keluarga. Kini berubah menjadi kenangan. Semoga keduanya mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi kehilangan tak terbayangkan. Di balik sunyi menyelimuti peristiwa ini, ada pertanyaan menggantung seperti kabut tebal di atas perjalanan panjang bangsa, tentang batas antara disiplin dan kemanusiaan, tentang harga sebuah ambisi, dan tentang tubuh-tubuh muda dipaksa bertemu realitas paling keras terlalu cepat. Tidak ada jawaban benar-benar cukup untuk meredakan duka lahir dari kehilangan seperti ini. Yang tersisa hanyalah nama, tanggal, dan ingatan akan terus berulang dalam kepala mereka yang ditinggalkan. Anisa dan Yonanda telah menjadi bagian dari cerita tidak ingin ditulis siapa pun. Tetapi, kini tercatat dalam sejarah kecil menyakitkan. Semoga dari kejadian ini lahir perenungan lebih dalam, agar setiap langkah ke depan tidak lagi mengabaikan batas kemanusiaan paling dasar. Indonesia hari ini berduka dalam diam yang panjang, sunyi, dan menyakitkan, sebuah luka kolektif terasa berat di hati banyak orang di negeri ini semuanya ini. Foto Ai hanya ilustrasi Rosadi Jamani Ketua Satupena Kalbar #camanewak #jurnalismeyangmenyapa #JYM
Di bawah langit Balikpapan dan Baturaja yang panas. Dua nama muda kembali kepada keheningan yang terlalu cepat dan terlalu menyakitkan. Anisa Muyassaroh dari Lamongan, Jawa Timur, dan Yonanda Muhammad Taufiq. Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer KDMP dan KNMP. Keduanya datang membawa harapan besar tentang KDMP dan masa depan pengabdian yang dijanjikan. Pada 18 Juni 2026, di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Anisa mulai merasakan tubuhnya tidak lagi tunduk pada kemauan dirinya. Di tengah pelatihan yang keras dan cuaca membakar seperti tungku raksasa, ia mengalami gangguan kesehatan serius. Ia sempat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan satuan, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Namun jarak antara harapan dan kenyataan terlalu pendek untuk memberi waktu bagi keajaiban. Dokter menyatakan penyebab kematian adalah heat stroke, serangan panas yang meruntuhkan sistem tubuh dari dalam secara perlahan dan tak terbendung. Jenazahnya kemudian dipulangkan ke Jawa Timur, kembali ke Lamongan, meninggalkan rumah yang kini hanya dipenuhi tangis, doa, dan ruang kosong yang tak bisa lagi diisi suaranya. Di tempat lain, di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatra Selatan, kisah pilu berikutnya terjadi. Pada 17 Juni 2026, Yonanda Muhammad Taufiq mengalami penurunan kondisi kesehatan cepat dan mengkhawatirkan. Tenaga kesehatan satuan segera memberikan pertolongan, lalu ia dirujuk ke rumah sakit. Namun tubuhnya seolah telah mencapai batas paling akhir dari daya tahan manusia. Henti jantung (cardiac arrest) menjadi penyebab kematiannya. Ini sebuah akhir datang tanpa jeda, tanpa kesempatan untuk melawan lebih lama. Di tengah pelatihan yang disebut untuk membentuk disiplin dan karakter, ia justru harus mengakhiri perjalanan hidupnya lebih awal dari yang seharusnya. Jenazahnya dipulangkan dengan suasana duka yang tidak mampu diungkapkan kata-kata, meninggalkan keluarga dalam kehancuran sunyi. Peristiwa ini juga diwarnai kabar, sejumlah peserta sebelumnya memilih mundur karena kekhawatiran terhadap ikatan dinas dua tahun, denda ratusan juta rupiah, serta atmosfer pelatihan yang dinilai terlalu militeristik untuk program pengelolaan koperasi desa. Semua itu kini terasa semakin berat ketika dua nama telah menjadi duka nyata. Di tengah janji pembangunan dan evaluasi yang akan dilakukan Kementerian Pertahanan, publik dihadapkan pada kenyataan, ada harga terlalu mahal untuk sebuah program disebut demi disiplin dan pengabdian. Kemenhan menyampaikan duka cita mendalam. Namun, kata-kata resmi tidak mampu menutup luka yang terbuka. Anisa dan Yonanda adalah harapan keluarga. Kini berubah menjadi kenangan. Semoga keduanya mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi kehilangan tak terbayangkan. Di balik sunyi menyelimuti peristiwa ini, ada pertanyaan menggantung seperti kabut tebal di atas perjalanan panjang bangsa, tentang batas antara disiplin dan kemanusiaan, tentang harga sebuah ambisi, dan tentang tubuh-tubuh muda dipaksa bertemu realitas paling keras terlalu cepat. Tidak ada jawaban benar-benar cukup untuk meredakan duka lahir dari kehilangan seperti ini. Yang tersisa hanyalah nama, tanggal, dan ingatan akan terus berulang dalam kepala mereka yang ditinggalkan. Anisa dan Yonanda telah menjadi bagian dari cerita tidak ingin ditulis siapa pun. Tetapi, kini tercatat dalam sejarah kecil menyakitkan. Semoga dari kejadian ini lahir perenungan lebih dalam, agar setiap langkah ke depan tidak lagi mengabaikan batas kemanusiaan paling dasar. Indonesia hari ini berduka dalam diam yang panjang, sunyi, dan menyakitkan, sebuah luka kolektif terasa berat di hati banyak orang di negeri ini semuanya ini. Foto Ai hanya ilustrasi Rosadi Jamani Ketua Satupena Kalbar #camanewak #jurnalismeyangmenyapa #JYM

About