@carrot2306: All I can say is thank you for everything #wlw #fypシ #fyp #ldr #fypage #zyxcba

Carol
Carol
Open In TikTok:
Region: MY
Sunday 13 October 2024 12:07:49 GMT
138647
10146
177
344

Music

Download

Comments

username4560742
hshshs :
When you are willing to understand her and want to prove it to her that you are different from her past but she didn’t even notice does effort🥹
2024-11-02 05:29:32
203
heavenhvnt
chepidey 🕸️ :
i hope you're okay carol , we're here for you no matter what happens 🥺
2024-10-13 22:57:34
35
dinorism_
dinorism_ :
not again😔...
2024-10-13 12:16:12
18
pikaraychu
Dreams :
If she doesn’t, someone will. Never place ur worth in somebody action. Trust the process. One step at a time.
2024-10-16 23:30:47
12
orneonedd
Oreo :
i think if they didnt care about the small things that mean they didnt love you that much
2024-11-15 16:16:29
8
nezscherzinger
Nez Scherzinger | Foodie 🐉 :
Now we on the same boat. I understand ur feeling 🥲
2024-10-30 08:56:45
8
veluune_6
𝓢𝓬𝓪𝓻𝓵𝓮𝓽 🎀 :
It’s okay Carol. The true one will come and it’s gonna worth it. Please don’t drag yourself down because of this. Tyt on heal yourself. You deserved it. :)
2024-10-22 18:37:40
8
userr_.ole
noh one :
stay strong , i know how it's feel being not appreciate
2024-10-16 11:56:50
7
morninghottea
NEV :
its not your fault at all
2024-11-14 13:55:27
6
misshyda
MissHyda :
Is this the latest one? I think u fall too fast.. not good for urself.. later u will be afraid to jump or even step a feet..
2024-10-14 00:48:18
5
anachele.a
Aren♓️ :
time goes by and you can do is go with the flow of what you want to make yourself happier 😌
2024-11-03 13:28:23
4
sleepingolaf
kin🕸 :
hey, you alright? it's all gonna be okay, the right one will come soon... alright? keep your head up buddy :)
2024-10-14 14:18:35
4
_heiizee
Hazel Rillon Eusebio :
Last slide hits
2024-12-24 09:03:36
4
jeannylie
jeeeeee🐼 :
so fast?
2024-10-13 13:30:49
3
naominufa
Naomi :
just happened to me. we broke up bye! i'm so done🧎🏻‍♀️
2024-10-22 14:35:59
2
immebatmantwosixthree
ImmeBatman Twosixthree :
same goes to me🥺
2024-10-19 07:51:51
2
merlynnlemonghime
Merlynn Lemonghime :
Stay strong! Time will heal
2024-10-16 16:35:15
2
claire.abn
Claireeee :
sameeeee🥺
2024-10-31 14:30:24
2
justdisappearing
n. :
same ☺️
2024-10-16 01:47:58
2
qqeerr17
R :
aku dulu mcm ni, singkat saja ending nya berpisah sebab dia mewujudkan org 3
2024-10-16 00:26:30
2
ilovemanenekzz
sf :
tell her to change before it's too late, i said what i said, i regret what i did to her, but its all over now, she finally find someone who treat her better im happy for her but i still cant move on
2024-12-12 15:48:16
2
elisabettthhhh
vivianita :
if she feel this's relate to her, i apologize for this mistake :(
2024-12-12 17:27:45
2
ai_lie45
aI_LiE :
be strong buddy..
2024-10-14 14:17:21
2
its.ur.local.dyke
Zia 👾 :
I did it until the very end and begged , pitiful ik , love f’s you up , she left , but i found myself and my value , i’ll never let anyone do me like that again … exactly what they did to us ..
2024-11-13 22:21:44
1
To see more videos from user @carrot2306, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kekhalifahan Abbasiyah (bahasa Arab: الْخِلَافَة الْعَبَّاسِيَّة, translit. al-Khilāfah al-ʿAbbāsiyyah) adalah kekhalifahan ketiga yang menggantikan nabi Islam Muhammad. Dinasti ini didirikan oleh dinasti keturunan paman Muhammad, Abbas bin Abdul Muthalib (566–653 M), yang merupakan asal muasal nama dinasti tersebut.[8] Setelah menggulingkan Kekhalifahan Umayyah dalam Revolusi Abbasiyah tahun 750 M (132 H), mereka memerintah sebagai khalifah yang berpusat di wilayah Irak modern (Mesopotamia), dengan Bagdad sebagai ibu kota mereka selama sebagian besar sejarah mereka. Revolusi Abbasiyah berawal dan meraih keberhasilan pertama di wilayah timur Khurasan, jauh dari pusat pengaruh Umayyah di Levant.[9] Kekhalifahan Abbasiyah awalnya memusatkan pemerintahannya di Kufah, Irak modern, tetapi pada tahun 762 khalifah al-Mansur mendirikan kota Bagdad, dekat ibu kota Babilonia kuno, Babilonia, dan kota Sasaniyah, Tisfon. Bagdad menjadi pusat sains, budaya, seni, dan penemuan dalam apa yang kemudian dikenal sebagai Zaman Kejayaan Islam. Dengan menaungi beberapa lembaga akademis utama, termasuk Baitul Hikmah, serta lingkungan multietnis dan multiagama, ibu kota tersebut memperoleh reputasi internasional sebagai pusat pembelajaran. Periode Abbasiyah ditandai dengan penggunaan birokrat dalam pemerintahan, termasuk wazir, serta meningkatnya keterlibatan Muslim non-Arab dalam ummah (komunitas Muslim) dan di antara elit politik.[10][11] Puncak kekuasaan dan prestise kekhalifahan secara tradisional dikaitkan dengan Harun ar-Rasyid (m. 786–809).[12][13] Setelah kematiannya, perang saudara membawa perpecahan baru dan diikuti oleh perubahan signifikan pada karakter negara, termasuk pembentukan tentara profesional baru yang direkrut terutama dari budak-budak Turk dan pembangunan ibu kota baru, Samarra, pada tahun 836. Abad ke-9 juga menyaksikan tren pertumbuhan otonomi provinsi yang melahirkan dinasti-dinasti lokal yang menguasai berbagai wilayah kekaisaran, seperti Aghlabiyyah, Thahiriyah, Samaniyah, Saffariyah, dan Thuluniyah. Setelah periode kekacauan pada tahun 860-an, kekhalifahan memperoleh kembali stabilitas dan kedudukannya dikembalikan ke Bagdad pada tahun 892. Selama abad ke-10, kewenangan khalifah secara progresif dikurangi menjadi fungsi seremonial di dunia Islam. Kekuasaan politik dan militer malah dipindahkan ke Buwaihi Iran dan Turk Seljuk, yang masing-masing menguasai Bagdad pada tahun 945 dan 1055. Abbasiyah akhirnya mendapatkan kembali kendali Mesopotamia selama pemerintahan Khalifah al-Muqtafi (m. 1136–1160) dan memperluasnya ke Iran selama pemerintahan Khalifah an-Nashir (m. 1180–1225).[14] Kebangkitan ini berakhir pada tahun 1258 dengan pengepungan Bagdad oleh bangsa Mongol di bawah Hulagu Khan dan eksekusi Khalifah al-Musta'shim. Garis penguasa Abbasiyah kembali memusatkan diri di ibu kota Mamluk, Kairo, pada tahun 1261. Meskipun tidak memiliki kekuatan politik, dengan pengecualian singkat Khalifah al-Musta'in, dinasti tersebut terus mengklaim otoritas agama hingga beberapa tahun setelah penaklukan Mesir oleh Utsmaniyah pada tahun 1517,[15] dengan khalifah Abbasiyah terakhir adalah al-Mutawakkil III. #fyp #arab #abbasiyah #kekhalifahan #khalifah #harunarrasyid #iraq #mongol #genghiskhan  #fyp
Kekhalifahan Abbasiyah (bahasa Arab: الْخِلَافَة الْعَبَّاسِيَّة, translit. al-Khilāfah al-ʿAbbāsiyyah) adalah kekhalifahan ketiga yang menggantikan nabi Islam Muhammad. Dinasti ini didirikan oleh dinasti keturunan paman Muhammad, Abbas bin Abdul Muthalib (566–653 M), yang merupakan asal muasal nama dinasti tersebut.[8] Setelah menggulingkan Kekhalifahan Umayyah dalam Revolusi Abbasiyah tahun 750 M (132 H), mereka memerintah sebagai khalifah yang berpusat di wilayah Irak modern (Mesopotamia), dengan Bagdad sebagai ibu kota mereka selama sebagian besar sejarah mereka. Revolusi Abbasiyah berawal dan meraih keberhasilan pertama di wilayah timur Khurasan, jauh dari pusat pengaruh Umayyah di Levant.[9] Kekhalifahan Abbasiyah awalnya memusatkan pemerintahannya di Kufah, Irak modern, tetapi pada tahun 762 khalifah al-Mansur mendirikan kota Bagdad, dekat ibu kota Babilonia kuno, Babilonia, dan kota Sasaniyah, Tisfon. Bagdad menjadi pusat sains, budaya, seni, dan penemuan dalam apa yang kemudian dikenal sebagai Zaman Kejayaan Islam. Dengan menaungi beberapa lembaga akademis utama, termasuk Baitul Hikmah, serta lingkungan multietnis dan multiagama, ibu kota tersebut memperoleh reputasi internasional sebagai pusat pembelajaran. Periode Abbasiyah ditandai dengan penggunaan birokrat dalam pemerintahan, termasuk wazir, serta meningkatnya keterlibatan Muslim non-Arab dalam ummah (komunitas Muslim) dan di antara elit politik.[10][11] Puncak kekuasaan dan prestise kekhalifahan secara tradisional dikaitkan dengan Harun ar-Rasyid (m. 786–809).[12][13] Setelah kematiannya, perang saudara membawa perpecahan baru dan diikuti oleh perubahan signifikan pada karakter negara, termasuk pembentukan tentara profesional baru yang direkrut terutama dari budak-budak Turk dan pembangunan ibu kota baru, Samarra, pada tahun 836. Abad ke-9 juga menyaksikan tren pertumbuhan otonomi provinsi yang melahirkan dinasti-dinasti lokal yang menguasai berbagai wilayah kekaisaran, seperti Aghlabiyyah, Thahiriyah, Samaniyah, Saffariyah, dan Thuluniyah. Setelah periode kekacauan pada tahun 860-an, kekhalifahan memperoleh kembali stabilitas dan kedudukannya dikembalikan ke Bagdad pada tahun 892. Selama abad ke-10, kewenangan khalifah secara progresif dikurangi menjadi fungsi seremonial di dunia Islam. Kekuasaan politik dan militer malah dipindahkan ke Buwaihi Iran dan Turk Seljuk, yang masing-masing menguasai Bagdad pada tahun 945 dan 1055. Abbasiyah akhirnya mendapatkan kembali kendali Mesopotamia selama pemerintahan Khalifah al-Muqtafi (m. 1136–1160) dan memperluasnya ke Iran selama pemerintahan Khalifah an-Nashir (m. 1180–1225).[14] Kebangkitan ini berakhir pada tahun 1258 dengan pengepungan Bagdad oleh bangsa Mongol di bawah Hulagu Khan dan eksekusi Khalifah al-Musta'shim. Garis penguasa Abbasiyah kembali memusatkan diri di ibu kota Mamluk, Kairo, pada tahun 1261. Meskipun tidak memiliki kekuatan politik, dengan pengecualian singkat Khalifah al-Musta'in, dinasti tersebut terus mengklaim otoritas agama hingga beberapa tahun setelah penaklukan Mesir oleh Utsmaniyah pada tahun 1517,[15] dengan khalifah Abbasiyah terakhir adalah al-Mutawakkil III. #fyp #arab #abbasiyah #kekhalifahan #khalifah #harunarrasyid #iraq #mongol #genghiskhan #fyp

About