@lee__cook: #ILLUSION Literally on stage with @Dua Lipa #DuaLipa #RoyalAlbertHall #RAH #RadicalOptimism #RadicalOptimismTour#FutureNostalgia #London #Live #Tour @Team Dua HQ

Lee_Cook
Lee_Cook
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 17 October 2024 21:43:07 GMT
983774
97970
360
4338

Music

Download

Comments

nancy_rivaz
nancy (=^-^=) :
YESSS DARK HAIR IS BACKKKKK
2024-10-18 03:43:39
4050
miguiguerrerogarcia
MIGUI GUERRERO :
Going to miss her red hair so bad 😭😭😭
2024-10-18 08:05:20
1953
scarlett902100
scar :
omg!!! i miss the red hair tbh
2024-10-18 05:15:22
1371
michaelburgerking
Michael :
So elegant 🕺
2024-10-17 22:54:22
220
gabrielramos0101
Enrique Hernán 🦕 :
Con su cabello negro 😭❤️❤️
2024-10-18 04:13:56
634
s.ulikhaya
Ulikhaya :
Personally can’t wait for the next album
2024-10-18 10:06:49
333
lightwood_22
Light 📼 :
Yo estuviera gritando a todo pulmon haciendo le los coros a Dua desde mi asiento
2024-10-18 04:12:33
145
laura_palmer_stan.666
@laura_palmer_stan.666 :
wait, this album is already so nostalgic and it hasn't even been a year😭
2024-10-18 13:03:45
72
_feehcosta
Feeh Costa :
Y’all did her wrong 😭 this era was so good
2024-10-18 10:26:23
42
steviemzz
Nunofurbusiness :
There is nothing this woman can’t do omg I am on my
2024-10-18 14:25:18
67
sebyisus
Sebyisus :
Elegant Diva ❤️‍🔥
2024-10-18 01:10:38
74
charlesgoat16
charlesgoat16 :
BLACK HAIR IS BACK YASSSSS😍
2024-10-18 10:45:09
43
sanfermin1951
juan :
😳 increíble cada vez mejor!!!!!
2024-10-18 04:28:44
34
liwue.4
Reem :
اخخخ كويننن قورجسسس كل شي
2024-11-03 20:06:26
6
yosoyjhovana
Jhovana Manjarréz :
Se pinto el pelooooo?😳
2024-10-19 00:37:50
7
truntchele_
Trunt :
só ela cantando a música 😭
2024-10-18 11:34:49
31
boubax693927
xavleb69 :
Robe pas très adaptée pour ses chorégraphies habituelles mais elle est superbe 🥰🥰
2024-10-19 04:42:10
23
milicardoso7
Mili Cardoso :
que bella esta
2024-10-18 02:40:02
24
bapt2512
bapt :
Merci pour ce partage
2024-10-17 22:43:24
31
gabicisneros
Gabriela Cisneros :
Omg 😍 this version is insane 😮‍💨
2024-10-18 16:26:53
16
csar_rd
♠︎César♠︎ (♥︎Dua's Version♥︎) :
She is beautiful and she knows it ♥
2024-10-18 03:13:17
39
anny.balderas
Anny Balderas :
otra vez con su cabello negro🥰
2024-10-18 22:22:48
7
m4tigomez
mati :
QUE TALENTO 🔥
2024-10-18 03:21:08
20
criadde
Cristian Addesso :
Perché dura 16 ore il video? 😳
2024-10-18 05:56:29
14
To see more videos from user @lee__cook, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MENGAPA IMAM MENYEBUT 'TUBUH KRISTUS' BUKAN 'TUBUH YESUS'? Pertanyaannya sederhana, tapi menyentuh inti iman Katolik yang sangat dalam. Ketika imam mengatakan “Tubuh Kristus”, Gereja tidak sedang memilih kata secara kebetulan. Ada makna teologis yang sangat kaya di baliknya—dan ini bukan pendapat pribadi, melainkan iman yang dijaga sejak awal Gereja. ----------- 1. “Kristus” bukan Sekadar Nama, tapi Gelar Iman Nama Yesus Kristus terdiri dari dua bagian: * Yesus → nama pribadi (manusia historis yang lahir di Betlehem) * Kristus → dari bahasa Yunani Christos, artinya “Yang Diurapi” (Mesias) Gereja sendiri menegaskan bahwa “Kristus” adalah gelar Mesianik, bukan nama belakang (lih. Katekismus Gereja Katolik 436–440). Jadi ketika Gereja mengatakan “Tubuh Kristus”, yang ditegaskan bukan hanya pribadi Yesus secara manusiawi, tetapi Yesus sebagai Mesias, Tuhan yang menyelamatkan. ----------- 2. Ekaristi bukan Sekadar Mengenang, tapi Kehadiran Penuh Dalam iman Katolik, saat konsekrasi dalam Ekaristi, roti bukan lagi sekadar roti. Gereja mengajarkan bahwa Kristus hadir secara nyata, sungguh, dan substansial—Tubuh, Darah, Jiwa, dan Ke-Allahan-Nya (lih. Katekismus Gereja Katolik 1374). Bahkan dalam Kitab Suci sendiri, Yesus berkata: “Inilah tubuh-Ku” (Luk 22:19) Kalau imam mengatakan “Tubuh Yesus”, itu bisa terdengar seperti hanya menunjuk pada tubuh fisik manusia Yesus saja. Sedangkan “Tubuh Kristus” mencakup seluruh misteri iman: → sengsara, wafat, kebangkitan, dan kemuliaan-Nya (lih. KGK 1323). ----------- 3. “Tubuh Kristus” juga Berarti Kita Menjadi Satu dalam Dia Ada satu lapisan makna lagi yang sering tidak disadari. Dalam Kitab Suci, Gereja disebut sebagai “Tubuh Kristus” (lih. 1 Kor 12:27). Dan Paulus Rasul menulis: “Karena roti itu satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh” (1 Kor 10:17) Artinya ketika kita menerima Komuni: * kita tidak hanya menerima Kristus * tapi juga dipersatukan dalam satu tubuh dengan semua orang beriman Ini juga ditegaskan oleh Gereja: Ekaristi membangun kesatuan Tubuh Kristus (lih. KGK 1396). Jadi saat imam berkata “Tubuh Kristus”, itu sekaligus mengandung makna: “Kamu menerima Dia… dan kamu menjadi bagian dari Dia.” ----------- 4. Ini adalah Bahasa Resmi Liturgi Gereja Ungkapan “Tubuh Kristus” bukan pilihan bebas imam, tetapi bagian dari rumusan liturgi resmi Gereja (lih. Pedoman Umum Misale Romawi / PUMR 161). Jawaban kita: “Amin” bukan formalitas, melainkan pengakuan iman pribadi. Santo Agustinus dari Hippo pernah berkata: “Sadarilah siapa dirimu, jadilah seperti apa yang kamu terima: Tubuh Kristus.
MENGAPA IMAM MENYEBUT 'TUBUH KRISTUS' BUKAN 'TUBUH YESUS'? Pertanyaannya sederhana, tapi menyentuh inti iman Katolik yang sangat dalam. Ketika imam mengatakan “Tubuh Kristus”, Gereja tidak sedang memilih kata secara kebetulan. Ada makna teologis yang sangat kaya di baliknya—dan ini bukan pendapat pribadi, melainkan iman yang dijaga sejak awal Gereja. ----------- 1. “Kristus” bukan Sekadar Nama, tapi Gelar Iman Nama Yesus Kristus terdiri dari dua bagian: * Yesus → nama pribadi (manusia historis yang lahir di Betlehem) * Kristus → dari bahasa Yunani Christos, artinya “Yang Diurapi” (Mesias) Gereja sendiri menegaskan bahwa “Kristus” adalah gelar Mesianik, bukan nama belakang (lih. Katekismus Gereja Katolik 436–440). Jadi ketika Gereja mengatakan “Tubuh Kristus”, yang ditegaskan bukan hanya pribadi Yesus secara manusiawi, tetapi Yesus sebagai Mesias, Tuhan yang menyelamatkan. ----------- 2. Ekaristi bukan Sekadar Mengenang, tapi Kehadiran Penuh Dalam iman Katolik, saat konsekrasi dalam Ekaristi, roti bukan lagi sekadar roti. Gereja mengajarkan bahwa Kristus hadir secara nyata, sungguh, dan substansial—Tubuh, Darah, Jiwa, dan Ke-Allahan-Nya (lih. Katekismus Gereja Katolik 1374). Bahkan dalam Kitab Suci sendiri, Yesus berkata: “Inilah tubuh-Ku” (Luk 22:19) Kalau imam mengatakan “Tubuh Yesus”, itu bisa terdengar seperti hanya menunjuk pada tubuh fisik manusia Yesus saja. Sedangkan “Tubuh Kristus” mencakup seluruh misteri iman: → sengsara, wafat, kebangkitan, dan kemuliaan-Nya (lih. KGK 1323). ----------- 3. “Tubuh Kristus” juga Berarti Kita Menjadi Satu dalam Dia Ada satu lapisan makna lagi yang sering tidak disadari. Dalam Kitab Suci, Gereja disebut sebagai “Tubuh Kristus” (lih. 1 Kor 12:27). Dan Paulus Rasul menulis: “Karena roti itu satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh” (1 Kor 10:17) Artinya ketika kita menerima Komuni: * kita tidak hanya menerima Kristus * tapi juga dipersatukan dalam satu tubuh dengan semua orang beriman Ini juga ditegaskan oleh Gereja: Ekaristi membangun kesatuan Tubuh Kristus (lih. KGK 1396). Jadi saat imam berkata “Tubuh Kristus”, itu sekaligus mengandung makna: “Kamu menerima Dia… dan kamu menjadi bagian dari Dia.” ----------- 4. Ini adalah Bahasa Resmi Liturgi Gereja Ungkapan “Tubuh Kristus” bukan pilihan bebas imam, tetapi bagian dari rumusan liturgi resmi Gereja (lih. Pedoman Umum Misale Romawi / PUMR 161). Jawaban kita: “Amin” bukan formalitas, melainkan pengakuan iman pribadi. Santo Agustinus dari Hippo pernah berkata: “Sadarilah siapa dirimu, jadilah seperti apa yang kamu terima: Tubuh Kristus." Kadang hal kecil seperti satu kata terasa sepele. Tapi justru di situlah Gereja menyimpan kedalaman iman yang luar biasa. Karena yang kita terima di Komuni bukan sekadar “Yesus dari Nazaret” sebagai tokoh sejarah, melainkan Kristus yang hidup, yang bangkit, dan yang kini mempersatukan kita dalam diri-Nya. Sc: ✍️ Catatan Katekese – Helida – Perjalanan kecil memahami iman Katolik

About