Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@missmonosworld: Bc I could just put on shoes but walking on concrete in my socks feels so good
Miss Mono
Open In TikTok:
Region: US
Monday 21 October 2024 18:01:15 GMT
2931
37
6
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
5.92MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
4.8MB
)
Watermark .mp4 (
5.75MB
)
Music .mp3
Comments
K-car :
White socks in mud dare !!!
2025-01-27 16:20:55
1
Just love :
I’m buying
2025-01-28 05:01:10
1
imunaisrael :
😂😂😂
2024-10-21 19:38:53
1
To see more videos from user @missmonosworld, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Построил все спрятанные базы в Майнкрафт Автор: Carvs На Русском ________________________ #Minecraft #майнкрафт #fyp
Crack your ribs🤣
#foryou #fyp #goodthing #smarthome #kitchen#losangeles #gadgets #tools #appliancesnewyork #usa!#trendinggadgets#virelsongvideo
Arkadaşlar takip edin devamı gelecek. #gemini #keşfet #fyp #hamamböceği #ai
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Lucu rasanya melihat betapa gampangnya akal sehat kita dibajak oleh judul clickbait receh. Cuma gara-gara baca headline "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang mendadak tantrum, mengamuk seolah-olah kas negara dibobol demi ibadah pribadi seorang Presiden. Tolong, biasakan pakai logika sebelum meledakkan emosi. Mari kita kuliti faktanya! Kita ini harus bisa membedakan antara Prabowo sebagai individu dan kapasitasnya sebagai Kepala Negara. 1.098 sapi ini statusnya sangat jelas: Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini instrumen resmi tata negara! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini program dari negara untuk rakyat, bukan amal sumbangan dari kantong pribadi! Sapi-sapi ini sama sekali tidak masuk ke dapur Istana, apalagi jadi ajang pesta para pejabat. Sapi ini disebar ke pesantren, ormas Islam, dan masyarakat luas di pelosok-pelosok daerah yang berhak menerima. Bersikap kritis itu wajib, tapi jadilah pengkritik yang cerdas. Yang harusnya kalian pelototi itu eksekusinya: sampai tidak sapi-sapi ini ke tangan rakyat yang butuh? Transparan tidak proses pembagiannya? Itu baru namanya kritis yang berbobot. Tapi, kalau dari awal kalian cuma mau nyinyir dan memelintir niat baik negara demi sentimen politik, itu namanya pembodohan publik. Jangan biarkan kebencian buta membuat kalian anti pada bantuan yang jelas-jelas ditujukan untuk perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy