@nancy.buss: How did they make this bag so soft and squishy at this price?! 🤯 feels so buttery soft and lux! #creatorsearchinsights #bucketbag #vintagebag #tiktokahopfinds #tiktokshop #tiktokshopfyp #fyp #minimalisthandbag #tiktokahoppurse #purse #pursetok

Nancy B ˚.🎀༘⋆
Nancy B ˚.🎀༘⋆
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 29 October 2024 14:05:52 GMT
2969
38
19
2

Music

Download

Comments

maxywithmoxy
Maxine :
That coffee brown!
2024-11-02 01:27:06
1
mamakboymama
Kristen | TTS faves :
Oh my goodness. This is so pretty!! 🥰🥰
2024-10-29 15:03:16
1
jamierothbart
Jamie Rothbart :
Soo so cute!
2024-10-29 22:28:38
1
emmluangs
emmluangs :
I love all of your finds! They’re so good 🤍
2024-10-29 15:11:34
1
dany_jessy
jessy_dany :
So pretty
2024-10-29 14:19:57
1
janna_marie_van
Janna • Twin + Toddler Mom :
Oooh this is stunning!! I love that color too!
2024-10-29 14:33:28
1
baileyduggan
BaileyDuggan :
It’s so cute!! 😍😍
2024-10-29 17:28:12
1
randiiicannon
R A N D I :
I loooove it!!! So gorgeous 😍😍
2024-10-30 01:30:33
1
tbmido88
Run Tom Run :
Fab for sure
2024-11-19 17:16:48
1
wulaninn
wulaninn :
😁
2024-12-04 14:44:38
1
pingwenfriend
Nic :
I'm irritated that the velvet/suede ones are sold out...
2024-11-05 13:42:55
0
To see more videos from user @nancy.buss, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Apakah kamu mengenal hewan pada gambar di atas? Hewan berpenampilan unik ini bernama giant anteater alias pemakan semut raksasa. Nama latinnya Myrmecophaga tridactyla, dan mereka kadang disebut juga beruang semut. 1. Merupakan hewan pemakan semut terbesar Giant anteater adalah salah satu dari 4 spesies hewan pemakan semut yang tergabung dalam subordo Vermilingua. Keempat hewan tersebut adalah tamandua utara (Tamandua mexicana), tamandua selatan (Tamandua tetradactyla), anteater kerdil (Cyclopes didactylus), serta giant anteater sendiri. Sesuai namanya, giant anteater adalah spesies terbesar dari keempat hewan tersebut. Laman Smithsonian menyebut bahwa panjang mereka bisa mencapai 2,4 meter, sementara bobotnya 55 kg. Mereka biasa berjalan dengan kecepatan lambat, tapi juga mampu berlari dengan kecepatan mencapai 48 km/jam. 2. Memiliki beberapa fitur yang unik Meski namanya adalah anteater, hewan ini sebenarnya juga makan serangga lain, misalnya rayap. Sebagai pemakan serangga, giant anteater diperlengkapi beberapa ciri fisik khusus. Pertama tentu adalah moncong yang langsing serta lidah yang panjang tipis. Panjang lidah mereka bisa mencapai 60 cm, lho! Lidahnya itu juga lengket sehingga bisa menangkap serangga langsung dari sarangnya dengan mudah. Dalam sehari, giant anteater bisa makan hingga 35 ribu ekor serangga. Saat makan, biasanya semut akan balik menggigit mereka, tapi itu tak masalah karena giant anteater memiliki kulit yang tebal serta rambut yang lebat. Untuk menggali sarang serangga, giant anteater juga diperlengkapi dengan cakar sepanjang 10 cm yang kuat di kaki depannya. Penglihatan mereka buruk, tapi mereka memiliki penciuman yang sangat baik untuk menemukan sarang serangga makanannya. 3. Hidup menyendiri dan merupakan ibu yang baik Giant anteater adalah hewan yang hidup menyendiri. Mereka hidup dalam teritori yang luasnya mencapai 9.000 hektar, seperti dilansir Animal Diversity. Saat bertemu dengan sesamanya, mereka biasanya saling menghindar dan tidak berinteraksi. Satu-satunya interaksi yang terjadi adalah ketika mencari pasangan.Karena hidup menyendiri, induk giant anteater pun merawat bayinya sendiri. Mereka terbilang sebagai induk yang baik, lho, karena induk giant anteater akan menggendong bayinya di punggungnya kemana-mana sampai kira-kira berusia 6 bulan. Menurut laman Discover Wildlife, giant anteater biasanya hanya melahirkan satu bayi setiap tahun. 4. Merupakan hewan yang lembut, tapi mampu mempertahankan dirinya dari predator Giant anteater hidup di Amerika Tengah dan Selatan, di habitat yang berupa hutan dan padang rumput. Hewan ini secara umum adalah hewan yang lembut, tapi mereka bisa menjadi agresif jika terancam. Menggunakan cakar depannya yang tajam dan kuat, mereka gak segan untuk melawan jika diserang oleh hewan predator seperti puma dan jaguar. 5. Status mereka sangat terancam punah Giant anteater memang bisa menghadapi puma maupun jaguar, tapi mereka tetap kesulitan bertahan dari ancaman predator terganas di muka bumi, yaitu manusia. Laman National Geographic menyebut bahwa menurut IUCN, giant anteater adalah mamalia paling terancam punah di Amerika Tengah. Mereka bahkan sudah punah di beberapa negara, misalnya Guatemala, El Salvador, dan Uruguay. Ancaman terbesar mereka adalah aktivitas manusia yang membuat habitat mereka rusak. Selain itu, giant anteater juga kerap tertabrak kendaraan saat tengah menyeberang jalan raya. Ditambah tingkat reproduksi yang rendah, nasib hewan unik ini sudah berada di ujung tanduk. Giant anteater benar-benar hewan yang unik dan luar biasa ya! Semoga saja manusia bisa mengerahkan upaya maksimal untuk menyelamatkan mereka sehingga raksasa lembut ini bisa terus lestari. #berandatiktok #berbagiilmu #semuabisaditiktok #hewan
Apakah kamu mengenal hewan pada gambar di atas? Hewan berpenampilan unik ini bernama giant anteater alias pemakan semut raksasa. Nama latinnya Myrmecophaga tridactyla, dan mereka kadang disebut juga beruang semut. 1. Merupakan hewan pemakan semut terbesar Giant anteater adalah salah satu dari 4 spesies hewan pemakan semut yang tergabung dalam subordo Vermilingua. Keempat hewan tersebut adalah tamandua utara (Tamandua mexicana), tamandua selatan (Tamandua tetradactyla), anteater kerdil (Cyclopes didactylus), serta giant anteater sendiri. Sesuai namanya, giant anteater adalah spesies terbesar dari keempat hewan tersebut. Laman Smithsonian menyebut bahwa panjang mereka bisa mencapai 2,4 meter, sementara bobotnya 55 kg. Mereka biasa berjalan dengan kecepatan lambat, tapi juga mampu berlari dengan kecepatan mencapai 48 km/jam. 2. Memiliki beberapa fitur yang unik Meski namanya adalah anteater, hewan ini sebenarnya juga makan serangga lain, misalnya rayap. Sebagai pemakan serangga, giant anteater diperlengkapi beberapa ciri fisik khusus. Pertama tentu adalah moncong yang langsing serta lidah yang panjang tipis. Panjang lidah mereka bisa mencapai 60 cm, lho! Lidahnya itu juga lengket sehingga bisa menangkap serangga langsung dari sarangnya dengan mudah. Dalam sehari, giant anteater bisa makan hingga 35 ribu ekor serangga. Saat makan, biasanya semut akan balik menggigit mereka, tapi itu tak masalah karena giant anteater memiliki kulit yang tebal serta rambut yang lebat. Untuk menggali sarang serangga, giant anteater juga diperlengkapi dengan cakar sepanjang 10 cm yang kuat di kaki depannya. Penglihatan mereka buruk, tapi mereka memiliki penciuman yang sangat baik untuk menemukan sarang serangga makanannya. 3. Hidup menyendiri dan merupakan ibu yang baik Giant anteater adalah hewan yang hidup menyendiri. Mereka hidup dalam teritori yang luasnya mencapai 9.000 hektar, seperti dilansir Animal Diversity. Saat bertemu dengan sesamanya, mereka biasanya saling menghindar dan tidak berinteraksi. Satu-satunya interaksi yang terjadi adalah ketika mencari pasangan.Karena hidup menyendiri, induk giant anteater pun merawat bayinya sendiri. Mereka terbilang sebagai induk yang baik, lho, karena induk giant anteater akan menggendong bayinya di punggungnya kemana-mana sampai kira-kira berusia 6 bulan. Menurut laman Discover Wildlife, giant anteater biasanya hanya melahirkan satu bayi setiap tahun. 4. Merupakan hewan yang lembut, tapi mampu mempertahankan dirinya dari predator Giant anteater hidup di Amerika Tengah dan Selatan, di habitat yang berupa hutan dan padang rumput. Hewan ini secara umum adalah hewan yang lembut, tapi mereka bisa menjadi agresif jika terancam. Menggunakan cakar depannya yang tajam dan kuat, mereka gak segan untuk melawan jika diserang oleh hewan predator seperti puma dan jaguar. 5. Status mereka sangat terancam punah Giant anteater memang bisa menghadapi puma maupun jaguar, tapi mereka tetap kesulitan bertahan dari ancaman predator terganas di muka bumi, yaitu manusia. Laman National Geographic menyebut bahwa menurut IUCN, giant anteater adalah mamalia paling terancam punah di Amerika Tengah. Mereka bahkan sudah punah di beberapa negara, misalnya Guatemala, El Salvador, dan Uruguay. Ancaman terbesar mereka adalah aktivitas manusia yang membuat habitat mereka rusak. Selain itu, giant anteater juga kerap tertabrak kendaraan saat tengah menyeberang jalan raya. Ditambah tingkat reproduksi yang rendah, nasib hewan unik ini sudah berada di ujung tanduk. Giant anteater benar-benar hewan yang unik dan luar biasa ya! Semoga saja manusia bisa mengerahkan upaya maksimal untuk menyelamatkan mereka sehingga raksasa lembut ini bisa terus lestari. #berandatiktok #berbagiilmu #semuabisaditiktok #hewan

About