@ogqwgwvbf: #台灣 #工地日常 三合一多功能捲尺 裝修有他就行 #激光捲尺 #五金工具 #測量神器

建材五金行-晨晨
建材五金行-晨晨
Open In TikTok:
Region: TW
Tuesday 05 November 2024 04:26:44 GMT
5603
24
2
15

Music

Download

Comments

31874399649
陳哲文 :
大
2026-04-15 10:15:18
0
ogqwgwvbf
建材五金行-晨晨 :
需要了解的老闆可加主頁賴
2024-11-05 04:27:18
2
To see more videos from user @ogqwgwvbf, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kadang kita terlalu sibuk mengejar sesuatu yang ternyata tidak penting. Gus Baha mengingatkan tentang keadaan manusia ketika kematian datang. Allah menggambarkannya dalam Al-Qur’an: لَقَدْ كُنتَ فِي غَفْلَةٍ مِّنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ “Sungguh, kamu dahulu lalai dari hal ini. Maka Kami singkapkan tutup yang menutupi matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini menjadi tajam.” (QS. Qaf: 22) Di dunia, kita sering merasa hebat karena mengenal orang penting. Bangga kenal pejabat, tokoh terkenal, bahkan merasa punya banyak relasi. Tetapi ketika semua tabir dunia disingkap, kita akan melihat dengan jelas: ternyata semua itu tidak banyak berarti jika tidak menjadi bekal menuju Allah. Yang dahulu mungkin kita anggap kecil justru bisa menjadi sangat besar nilainya. Mengusap kepala anak yatim. Memberikan sedekah. Bersujud kepada Allah dengan penuh kenikmatan. Mengaji lalu mensyukurinya. Itulah yang akan menemani kita. Rasulullah ﷺ bersabda: يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثَةٌ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ “Mayit diikuti oleh tiga hal: keluarganya, hartanya, dan amalnya. Dua akan kembali, sedangkan satu akan tetap bersamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Keluarga akan kembali. Harta akan ditinggalkan. Amal yang akan menemani. Maka jangan sampai kita baru memiliki pandangan yang tajam setelah kematian datang. Selagi masih hidup, mari belajar melihat dunia dengan kacamata akhirat. Sebab bisa jadi, yang kita kejar mati-matian hari ini ternyata bukan yang paling kita butuhkan ketika menghadap Allah. #GusBaha #Ngaji #KajianIslam #Akhirat #Kematian #Amal #Sedekah #AnakYatim #AlQuran #QSQaf #NasihatUlama #DakwahIslam #Islam #Santri #Pesantren #Ulama #NderekUlama #nderekulama
Kadang kita terlalu sibuk mengejar sesuatu yang ternyata tidak penting. Gus Baha mengingatkan tentang keadaan manusia ketika kematian datang. Allah menggambarkannya dalam Al-Qur’an: لَقَدْ كُنتَ فِي غَفْلَةٍ مِّنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ “Sungguh, kamu dahulu lalai dari hal ini. Maka Kami singkapkan tutup yang menutupi matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini menjadi tajam.” (QS. Qaf: 22) Di dunia, kita sering merasa hebat karena mengenal orang penting. Bangga kenal pejabat, tokoh terkenal, bahkan merasa punya banyak relasi. Tetapi ketika semua tabir dunia disingkap, kita akan melihat dengan jelas: ternyata semua itu tidak banyak berarti jika tidak menjadi bekal menuju Allah. Yang dahulu mungkin kita anggap kecil justru bisa menjadi sangat besar nilainya. Mengusap kepala anak yatim. Memberikan sedekah. Bersujud kepada Allah dengan penuh kenikmatan. Mengaji lalu mensyukurinya. Itulah yang akan menemani kita. Rasulullah ﷺ bersabda: يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثَةٌ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ “Mayit diikuti oleh tiga hal: keluarganya, hartanya, dan amalnya. Dua akan kembali, sedangkan satu akan tetap bersamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Keluarga akan kembali. Harta akan ditinggalkan. Amal yang akan menemani. Maka jangan sampai kita baru memiliki pandangan yang tajam setelah kematian datang. Selagi masih hidup, mari belajar melihat dunia dengan kacamata akhirat. Sebab bisa jadi, yang kita kejar mati-matian hari ini ternyata bukan yang paling kita butuhkan ketika menghadap Allah. #GusBaha #Ngaji #KajianIslam #Akhirat #Kematian #Amal #Sedekah #AnakYatim #AlQuran #QSQaf #NasihatUlama #DakwahIslam #Islam #Santri #Pesantren #Ulama #NderekUlama #nderekulama

About