@yoto_official: #MySweldoBudol #TiktokShopSuperDeals #enrichclosethaul #tiktokshopbudol #tiktokshoppingpaydaysale #tiktokshopsale #TiktokMadeMeBuyIt #Mynewyearbudol #fashiontokshop #TikTokShopFashion #foryou #slippers #shoes #rubbershoes #loafers #fyp #trending #men #women #OOTD #comfyshoes #besteverydayshoes #bestwalkingshoes #blackshoes #corporateshoes

YOTO SHOES
YOTO SHOES
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 14 November 2024 07:15:56 GMT
2414
11
0
6

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @yoto_official, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Demo kawal putusan MK terkait penolakan RUU Pilkada di Bandung pada Kamis (22/8) diwarnai kisah duka. Seorang mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba), Andi Andriana, mesti menjalani malam berat di ruang operasi Rumah Sakit Cicendo. Mata kiri Andi rusak kena lemparan batu. Batunya diduga dilempar dari arah barisan polisi yang sedang berjaga di Gedung DPRD. Menurut Presiden Mahasiswa Unibba, Fauzi Septian, kronologinya bermula saat situasi demo memanas dan para massa aksi dari elemen mahasiswa mengevakuasi diri ke sejumlah titik aman. Mahasiswa Unibba diarahkan ke Gedung Sate. Namun, di tengah situasi kacau itu, Andi dan seorang kawan lainnya Jawir, memutuskan memeriksa keadaan dan membantu massa lainnya. Andi kemudian terseret terpisah dari Jawir dalam arus massa, hingga di barisan terdepan. Di situlah nasib buruk menimpa Andi. Di Jalan Diponegoro yang gelap lantaran penerangan jalan umum tak menyala, terjadi pelemparan ke arah gedung DPRD Provinsi Jawa Barat yang dijaga barisan polisi. Pelemparan juga terjadi ke arah sebaliknya. Kala itu, sepatu Andi lepas. Andi pun berjongkok guna membetulkan sepatunya. Namun saat bangkit, sebongkah batu dari arah gedung DPRD melayang menghantam mata kirinya. Menurut Fauzi, batu itu dilempar dari seseorang yang berada di barisan polisi yang berjaga. Andi yang terjatuh lantas ditangani tim medis, lalu segera dibawa ke RS Hasan Sadikin. Di sana, sekitar pukul 19.00 WIB, Andi mendapat perawatan intensif hingga akhirnya dirujuk ke RS Mata Cicendo untuk menjalani operasi. Fauzi mengatakan, operasi Andi tak bisa ditanggung BPJS, dan biaya yang diperlukan buat operasi cukup besar, hingga puluhan juta. Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol, Jules Abraham Abast, menyebut pihaknya belum mendapat informasi mengenai adanya pelemparan tersebut.
Demo kawal putusan MK terkait penolakan RUU Pilkada di Bandung pada Kamis (22/8) diwarnai kisah duka. Seorang mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba), Andi Andriana, mesti menjalani malam berat di ruang operasi Rumah Sakit Cicendo. Mata kiri Andi rusak kena lemparan batu. Batunya diduga dilempar dari arah barisan polisi yang sedang berjaga di Gedung DPRD. Menurut Presiden Mahasiswa Unibba, Fauzi Septian, kronologinya bermula saat situasi demo memanas dan para massa aksi dari elemen mahasiswa mengevakuasi diri ke sejumlah titik aman. Mahasiswa Unibba diarahkan ke Gedung Sate. Namun, di tengah situasi kacau itu, Andi dan seorang kawan lainnya Jawir, memutuskan memeriksa keadaan dan membantu massa lainnya. Andi kemudian terseret terpisah dari Jawir dalam arus massa, hingga di barisan terdepan. Di situlah nasib buruk menimpa Andi. Di Jalan Diponegoro yang gelap lantaran penerangan jalan umum tak menyala, terjadi pelemparan ke arah gedung DPRD Provinsi Jawa Barat yang dijaga barisan polisi. Pelemparan juga terjadi ke arah sebaliknya. Kala itu, sepatu Andi lepas. Andi pun berjongkok guna membetulkan sepatunya. Namun saat bangkit, sebongkah batu dari arah gedung DPRD melayang menghantam mata kirinya. Menurut Fauzi, batu itu dilempar dari seseorang yang berada di barisan polisi yang berjaga. Andi yang terjatuh lantas ditangani tim medis, lalu segera dibawa ke RS Hasan Sadikin. Di sana, sekitar pukul 19.00 WIB, Andi mendapat perawatan intensif hingga akhirnya dirujuk ke RS Mata Cicendo untuk menjalani operasi. Fauzi mengatakan, operasi Andi tak bisa ditanggung BPJS, dan biaya yang diperlukan buat operasi cukup besar, hingga puluhan juta. Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol, Jules Abraham Abast, menyebut pihaknya belum mendapat informasi mengenai adanya pelemparan tersebut. "Sampai dengan Jumat, pihak Polrestabes Bandung maupun Polda Jabar tidak mendapat informasi kalau ada mahasiswa yang terkena lemparan batu saat demo hari Kamis kemarin," kata Jules. 📸: Dok. kumparan/Roby, Shutterstock. #newsupdate #update #news #videonews #demobandung #bandung #gedungdprd #dprdbandung #unibba #KawalPutusanMK #bicarafaktalewatberita #kumparan

About