@wadas_melawan: Dikala Wadas Ditambang: Kemarau Panjang Air Hilang, Giliran Musim Penghujan Malah Banjir Bandang Tak pernah mata kami melihat tanah kelahiran, Wadas kekurangan air bersih. Tak juga pernah kami melihat, ketika musim hujan justru mendatangkan banjir bandang. Tetapi, di Wadas kini kami telah melihat semuanya. Kekeringan di musim kemarau dan banjir bandang di kala musim penghujan adalah dampak dari kekerasan negara. Apakah kalian berfikir biang kerok dari bencana kekerasan negara hanyalah Ganjar? Sialan! Tidak hanya dia. Jokowi, Prabowo, DPR, BBWSO, Waskita, PP, dan mereka semua yang turut menjarah tanah kami adalah biang kerok dari semua masalah ini. Parasit! Cobalah lihat hari ini, Sabtu 23 November 2024 di Wadas, persisnya di dukuh Kali Gendol banjir bandang terjadi. Lokasi dukuh Gendol ini tepat berada di bawah bukit yang sedang ditambang oleh Negara Indonesia dengan dalih Proyek Strategis Nasional. Kalian pasti menganggap kehidupan kami sekarang begitu nyaman. Tak usah banyak bicara, lihat video di postingan ini. Jalan manusia dijadikan jalur air berlumpur lengkap dengan material tambang brengsek itu; kayu, lumpur, batu, dan tentu dengan lanjut yang sangat deras. Hujan jatuh di Wadas sejak pukul 14.00 WIB sampai sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah hujan angin reda, warga keluar rumah melihat situasi. Dari situ, banjir bandang itu melongsorkan tanah dan menimbun motor. Batu-batu berserakan di jalanan. Di lain tempat, longsor mengakibatkan dua rumah warga rusak di Dusun Karang. Selain itu, terjadi banjir lumpur di Dusun Winong. Longsor dan banjir ini disebabkan oleh hilangnya vegetasi di atas bukit Wadas karena aktivitas pertambangan. Kami akan terus melawan, sebab dengan melawan kami tak pernah sepenuhnya kalah! ##wadasmelawan #wadastolaktambang #wadasbanjirlumpurbatu
Wadas Melawan
Region: ID
Saturday 23 November 2024 13:12:45 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @wadas_melawan, please go to the Tikwm
homepage.