@6b.ld: هلا برجال الچوبي📿🔥 #كاظم_الساهر #جوبي

Omar Al Sahir
Omar Al Sahir
Open In TikTok:
Region: IQ
Wednesday 27 November 2024 17:38:34 GMT
462715
19985
115
1996

Music

Download

Comments

om_qamar86
hadeel👩🏻‍⚖️⚖️ :
حتى من يرقص 🕺 الچوبي راقي كاظم الساهر ☺️
2024-11-28 12:19:13
91
smhr_algames
Samhr_Game :
ايش معنى انوب ؟
2024-12-22 00:34:05
26
kawtharl7
kooki... :
ولكم فخامه و رقي و كلشي اروحلك فدوه
2025-11-29 23:01:05
2
basmalasaid155
Basmala𓂀 :
يعني ايه جوبي؟
2024-11-28 22:47:36
21
volc444
_ :
يسلم لي انا اللي يلعب جوبي
2025-02-09 01:02:33
6
love900090
❤️ :
فدوه لطوله احلى من يركص الجوبي
2024-11-29 12:22:42
8
user616519968753
وئام العراقية :
فديت القيصر وهو يدبك جوبي
2024-11-29 20:52:06
7
user5814255145466
حسن علي :
ليت الشباب يعود يوما 🌺🌺🌺🌺
2024-11-28 16:56:35
4
sarina_saja2017
Sarina-Falih :
♥️♥️♥️♥️♥️love
2026-01-08 23:41:35
1
userrabiarabia
ربيعة 🇲🇦 :
🥰😄😂تم
2024-11-28 18:53:19
3
dtyimf
نور :
😞 يلعب جوبي بكلبي
2024-11-29 16:52:23
2
uayatttttttt
AY☝🏻 :
هلا باليلعب چوبي 😍😍🤍
2024-11-29 18:09:08
2
user800881970904
❤️🌹 :
الله الله عالجوبي معك كاظمي
2024-11-28 20:49:09
2
lilt.l_
َ𝑁 :
اطلقق من يلعببب جوبييي
2024-12-23 19:42:26
3
basmaop7
🥀⃟❉͜͡بـــٍٍََْ🦋ـسـمة🥀⃟❉͡ :
راااااقي 👑❤️
2024-11-29 06:21:19
2
ll1.8_
. :
جعلل محد يرقص غيرك
2024-11-29 16:45:01
1
noraaz10
نوره عبدالله :
هلا هلا ❤️❤️
2024-11-28 11:17:59
2
hanidy88
مآسآت الأصيل :
فدوه للقيصر يجنن 🥰🥰🥰
2024-11-29 08:28:41
2
sarah.a319
Sarah A :
حتى بلجوبي بيهبلللللللللل🥰🥰 جعل لا حد يرقص بعدك جوبي راقيييييييي 🥰🥰
2024-12-01 05:08:19
2
e9k_y
S𝑰𝑹𝑰𝐔𝑺 :
احلى من يجوب
2024-12-01 19:58:07
1
kaa15855
kaa :
الشهم يبقى شهم
2024-11-30 08:45:25
1
user693032385238
user693032385238 :
ليت الشباب يعود يوم❤️🌹🥰
2024-11-28 21:24:42
1
bno_artist
Bayan Barboud | بيان باربود 🎨 :
كنت احب اتابع لمن يجوا يرقصوا معاه 🥹❤️
2024-12-19 02:39:08
1
cad_1980
Iraqi 4 Ever :
ملك الچوبي 🥰🥰🥰
2024-12-19 20:24:15
1
noor_t70
Noor🫀. :
اموتتتتتتتتتتتت
2024-12-23 15:38:37
1
To see more videos from user @6b.ld, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada kehilangan yang masih bisa dicari. Ada perpisahan yang masih bisa diperjuangkan. Tapi kematian berbeda. Ia seperti pintu yang ditutup Tuhan dari sisi yang tidak bisa lagi kita ketuk. Tidak ada pesan yang bisa dikirim, tidak ada pelukan yang bisa dikejar, tidak ada kata “tunggu” yang mampu menahan langkahnya pulang. Aku sering merasa orang-orang tidak mengerti. Mereka bilang waktu akan membantu, seolah duka adalah luka biasa yang bisa mengering dengan sendirinya. Padahal kehilangan karena kematian bukan tentang melupakan seseorang. Itu seperti hidup dengan satu ruang kosong di dalam dada yang selamanya tidak akan terisi lagi. Kita hanya belajar berjalan sambil membawanya. Yang paling menyakitkan bukan saat pemakaman selesai, bukan saat tanah terakhir dijatuhkan di atas peristirahatanmu. Yang paling menyakitkan adalah hari-hari setelahnya. Ketika hidup tetap berjalan seperti biasa, sementara duniaku diam-diam berhenti di hari kepergianmu. Matahari masih terbit, orang-orang masih tertawa, tetapi ada bagian dari diriku yang ikut dikubur bersamamu dan tidak pernah benar-benar kembali. Kadang aku membayangkan diriku sebagai rumah tua yang kehilangan lampu di berandanya. Dari luar masih tampak berdiri, masih terlihat utuh. Namun setiap malam, ada gelap yang tidak bisa dijelaskan kepada siapa pun. Sebab orang yang dulu menjadi cahaya itu sudah tidak ada. Dan tidak peduli berapa banyak lampu baru yang dinyalakan, tetap saja bukan cahaya yang sama. Aku rindu dengan cara yang tidak bisa disembuhkan. Rindu yang tidak membutuhkan balasan, hanya membutuhkan keajaiban yang tidak mungkin terjadi. Sebab kematian adalah satu-satunya perpisahan yang bahkan harapan pun tidak berani menjanjikan pertemuan ulang di dunia ini. Maka jika hari ini aku masih menangis, itu bukan karena aku belum menerima kepergianmu. Aku hanya sedang berusaha hidup dengan kenyataan bahwa seseorang yang begitu berarti bagiku kini hanya bisa kutemui dalam doa. Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mencintai seseorang yang alamatnya kini bukan lagi rumah, melainkan langit.
Ada kehilangan yang masih bisa dicari. Ada perpisahan yang masih bisa diperjuangkan. Tapi kematian berbeda. Ia seperti pintu yang ditutup Tuhan dari sisi yang tidak bisa lagi kita ketuk. Tidak ada pesan yang bisa dikirim, tidak ada pelukan yang bisa dikejar, tidak ada kata “tunggu” yang mampu menahan langkahnya pulang. Aku sering merasa orang-orang tidak mengerti. Mereka bilang waktu akan membantu, seolah duka adalah luka biasa yang bisa mengering dengan sendirinya. Padahal kehilangan karena kematian bukan tentang melupakan seseorang. Itu seperti hidup dengan satu ruang kosong di dalam dada yang selamanya tidak akan terisi lagi. Kita hanya belajar berjalan sambil membawanya. Yang paling menyakitkan bukan saat pemakaman selesai, bukan saat tanah terakhir dijatuhkan di atas peristirahatanmu. Yang paling menyakitkan adalah hari-hari setelahnya. Ketika hidup tetap berjalan seperti biasa, sementara duniaku diam-diam berhenti di hari kepergianmu. Matahari masih terbit, orang-orang masih tertawa, tetapi ada bagian dari diriku yang ikut dikubur bersamamu dan tidak pernah benar-benar kembali. Kadang aku membayangkan diriku sebagai rumah tua yang kehilangan lampu di berandanya. Dari luar masih tampak berdiri, masih terlihat utuh. Namun setiap malam, ada gelap yang tidak bisa dijelaskan kepada siapa pun. Sebab orang yang dulu menjadi cahaya itu sudah tidak ada. Dan tidak peduli berapa banyak lampu baru yang dinyalakan, tetap saja bukan cahaya yang sama. Aku rindu dengan cara yang tidak bisa disembuhkan. Rindu yang tidak membutuhkan balasan, hanya membutuhkan keajaiban yang tidak mungkin terjadi. Sebab kematian adalah satu-satunya perpisahan yang bahkan harapan pun tidak berani menjanjikan pertemuan ulang di dunia ini. Maka jika hari ini aku masih menangis, itu bukan karena aku belum menerima kepergianmu. Aku hanya sedang berusaha hidup dengan kenyataan bahwa seseorang yang begitu berarti bagiku kini hanya bisa kutemui dalam doa. Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mencintai seseorang yang alamatnya kini bukan lagi rumah, melainkan langit.

About