@_x23rx: لاداعيي 🔜✋🏻: #كسبلاور ✋🏻 . #سماوة 🎵🍏 . #المصمم_ابن_عيسى

مـَحـمۛـد ✨.
مـَحـمۛـد ✨.
Open In TikTok:
Region: IQ
Friday 29 November 2024 05:58:12 GMT
184111
12346
631
3231

Music

Download

Comments

709_re
ٰ :
هوه وينه 😅
2024-11-29 23:48:20
6
7u4.h
يـوسـف . :
والله همه ثنين وثنيهم اعز من روحي 💙
2024-11-30 21:46:36
7
8_qy20
𖤍عــنــو𖤍 :
لا داعـي لڪثره الاصدقاء صـديق واحد يعنيك عن الف شخص🥷🏿🖤؛
2024-12-02 20:42:58
4
sc8ax
ًعاـي حسين • :
مبدع روحيتي
2024-11-29 06:01:07
2
atr_911_
اتـروو 🇩🇪 :
هوا وينه🗿
2024-12-03 19:06:16
3
2012.s3
𝓐 :
لا داعي لكثر الاصدقاء صديق واحد يغنيك عن الف صديق 👑✌
2026-01-26 18:57:32
0
fu_588
KATAP AHMED :
الذهب حتومي
2024-12-23 11:24:14
2
mslm822r
عَگوْشْ₺ :
لا داعي لكثر الاصدقاء صديق واحد يغنيك عن الف صديق
2024-11-29 15:18:25
1
omrar_13
𝑶𝑴𝑨𝑹 :
لاداعي لكثر الأصدقاء صديق واحد يغنيك عن ألف شخص
2026-03-14 16:08:08
0
eh._.91
˼ ♯̶ ححسون🇬🇧🍃¹↻ :
لا داعي لكثر الاصدقاء صديق واحد يغنيك عن الف شخص
2026-01-04 22:57:04
0
murt424
مُرتضٕى /Mortada🌿🖤 :
وين تلگاه 😔
2024-12-01 14:20:56
0
_sf.24
عہعہبہوᯨد انہوᯨر 🤞🏾🦅 :
هوه وينه 😂💔
2024-11-30 07:19:59
0
k7_13j1
جعيفر🦅🗣️ :
هوا وينهه
2025-01-27 09:32:04
0
dyw5bf9jox3a
"عــلــوشـ" ال "تــمــيــم" :
صمملي مثله
2024-11-30 18:32:39
0
ms16x0
حمودي الجبوري🪽 :
الاكثره تغلب الاشجاعه
2024-11-30 19:30:40
0
fgdsp8
عـلي حــمد األامــرلي 🤎🕊 :
:لا داعي لكثر الاصدقاء صديق واحد يغنيك عن الف صديق
2025-11-03 03:16:01
0
313.hkl3
313.hkl3 :
ءءخييي😉
2024-12-05 15:42:27
0
ma2fd
ميثم 🪐✨ :
فدوه لعيونك حبيبي الغالي عباس
2024-12-06 18:13:26
0
mm___ry5
:↺ ˼ ♯̶ نضوري. 🇲🇰🍃. ↻ :
واحد🤚🏽🦅
2024-11-29 16:00:04
0
n_nnd5
ممكاوي¹↯✘😅🇦🇪 :
@عــــبـــــدالـــحـــڤ ✞. اخوييي 🖤💁🏻
2026-04-04 14:21:31
1
4a8l_
رسول :
@آيٰهۧہم الشمۘري ☪️
2026-04-12 20:55:28
1
2cjs7
𝓕𝓪𝓱𝓭 :
لا داعي فقط/@𝐀𝐋𝐘.🔥 @𝐲𝐬𝐚𝐫.🔥|| @مؤمل الحلفي ♥️
2026-01-02 21:30:49
2
alialramahy88
علي الرماحي :
@بهاءBAHAA✓6
2026-01-24 21:37:17
1
r_t_k23
ࢪࢪضـيــو. 🤏🏻😆 :
@M @مًريِّضًـيِّ✨🪐 😅✌🏻🤍
2025-11-05 07:44:53
2
To see more videos from user @_x23rx, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sidang uji materiil Undang-Undang TNI dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli pemohon digelar di Mahkamah Konstitusi, Rabu (14/1/2026). Perkara ini terdaftar dengan nomor 197/PUU-XXIII/2025. Dalam persidangan, Eva Meliani Pasaribu menyampaikan kesaksian terkait peristiwa pembakaran berencana yang men3w4skan seluruh anggota keluarganya, termasuk sang ayah, Riko Sempurna Pasaribu, seorang wartawan. Eva mengungkap bahwa sebelum peristiwa tragis tersebut, ayahnya sempat memberitakan dugaan bisnis jvd1 il3gal yang disebut-sebut dibekingi oknum TNI. Dalam kesaksiannya, Eva menyebut almarhum pernah didatangi seorang prajurit TNI bernama Koptu Herman Bukit, yang meminta agar pemberitaan tersebut diturunkan. Ia juga menyoroti perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dan pelaku dari unsur militer. Menurut Eva, proses hukum terhadap sipil berlangsung terbuka, sementara penanganan dugaan keterlibatan oknum militer dinilai tertutup, minim informasi, dan sulit diawasi publik. Eva menyampaikan kekhawatirannya bahwa ketimpangan tersebut tidak hanya mencederai rasa keadilan korban, tetapi juga mengancam kebebasan pers dan kepercayaan publik terhadap supremasi hukum. Hingga sidang berlangsung, oknum TNI yang disebut dalam persidangan diklaim masih aktif bertugas. Melalui uji materiil ini, pemohon berharap Mahkamah Konstitusi mempertimbangkan revisi norma dalam UU TNI agar tidak ada lagi perbedaan perlakuan hukum antara warga sipil dan anggota militer, serta memastikan keadilan dan perlindungan bagi korban. #UjiMateriilUUTNI #MahkamahKonstitusi #KeadilanUntukKorban #SupremasiSipil #KebebasanPers #HAM #ReformasiHukum #BeritaNasional
Sidang uji materiil Undang-Undang TNI dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli pemohon digelar di Mahkamah Konstitusi, Rabu (14/1/2026). Perkara ini terdaftar dengan nomor 197/PUU-XXIII/2025. Dalam persidangan, Eva Meliani Pasaribu menyampaikan kesaksian terkait peristiwa pembakaran berencana yang men3w4skan seluruh anggota keluarganya, termasuk sang ayah, Riko Sempurna Pasaribu, seorang wartawan. Eva mengungkap bahwa sebelum peristiwa tragis tersebut, ayahnya sempat memberitakan dugaan bisnis jvd1 il3gal yang disebut-sebut dibekingi oknum TNI. Dalam kesaksiannya, Eva menyebut almarhum pernah didatangi seorang prajurit TNI bernama Koptu Herman Bukit, yang meminta agar pemberitaan tersebut diturunkan. Ia juga menyoroti perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dan pelaku dari unsur militer. Menurut Eva, proses hukum terhadap sipil berlangsung terbuka, sementara penanganan dugaan keterlibatan oknum militer dinilai tertutup, minim informasi, dan sulit diawasi publik. Eva menyampaikan kekhawatirannya bahwa ketimpangan tersebut tidak hanya mencederai rasa keadilan korban, tetapi juga mengancam kebebasan pers dan kepercayaan publik terhadap supremasi hukum. Hingga sidang berlangsung, oknum TNI yang disebut dalam persidangan diklaim masih aktif bertugas. Melalui uji materiil ini, pemohon berharap Mahkamah Konstitusi mempertimbangkan revisi norma dalam UU TNI agar tidak ada lagi perbedaan perlakuan hukum antara warga sipil dan anggota militer, serta memastikan keadilan dan perlindungan bagi korban. #UjiMateriilUUTNI #MahkamahKonstitusi #KeadilanUntukKorban #SupremasiSipil #KebebasanPers #HAM #ReformasiHukum #BeritaNasional

About